10 Oleh-oleh Khas Aceh yang Enak dan Populer di Pasaran, Sudah Coba?
Membawa pulang buah tangan menjadi hal yang wajib dilakukan saat berkunjung ke Aceh. Simak beragam rekomendasi oleh-oleh khas Aceh menarik dan populer di bawah ini.
8. Bakpia Aceh

Mendengar nama bakpia mungkin akan membuat kamu kepikiran bahwa bakpia ini asalnya dari Yogyakarta. Jangan salah, Aceh juga memiliki bakpia yang tidak kalah unik dan rasanya begitu lezat.
Banyak dari pabrik bakpia Aceh yang memperbolehkan wisatawan untuk berkunjung dan melihat cara pembuatannya. Tentu hal ini membuat pengalaman berkunjung menjadi semakin menyenangkan dan berkesan.
9. Keumamah

Mungkin banyak dari kamu yang belum begitu mengenal atau baru mendengar nama keumamah ini.
Kuliner khas Aceh satu ini terbuat dari ikan tuna yang sudah direbus, lalu dikeringkan dan diiris agar bisa diolah menjadi menu yang nikmat.
Kamu bisa membawa pulang keumamah untuk diolah sendiri menjadi berbagai menu yang menarik. Biasanya keumamah kering bisa bertahan bahkan sampai berminggu-minggu lamanya.
Ada banyak olahan makanan yang bisa kamu gunakan dengan keumamah ini. Bahkan kamu juga bisa memasaknya dicampur dengan santan kelapa, cabai hijau, kentang, dan bahan lainnya.
10. Kembang Loyang

Pilihan oleh-oleh khas Aceh selanjutnya yaitu terdapat kembang loyang. Masyarakat Aceh banyak yang menyukai makanan satu ini dan sering dihidangkan untuk berbagai acara.
Bentuknya yang begitu unik serta rasanya yang gurih dan renyah membuat banyak wisatawan menyukai makanan satu ini. Kamu bisa menikmatinya dengan ditemani secangkir teh yang membuatnya menjadi semakin lezat.
Nah, itu tadi merupakan beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Aceh yang bisa kamu jadikan sebagai buah tangan saat akan kembali ke rumah.
Dari oleh-oleh yang disebutkan di atas, apakah ada yang menarik perhatianmu dan sudah tidak sabar untuk bisa segera dicoba?
Tidak hanya menawarkan wisata kuliner yang unik dan menarik, Aceh memiliki banyak destinasi wisata yang wajib untuk kamu kunjungi.
Ada banyak rekomendasi tempat wisata di Aceh yang bisa dijadikan sebagai referensi seperti yang dibahas pada situs blog Mamikos.
Halaman:

