12 Oleh-oleh Khas Dieng Wonosobo yang Terkenal dan Harganya
Bagi kamu yang berkunjung ke Wonosobo, tapi bingung mau membawa oleh-oleh apa, pastikan kamu membaca artikel Mamikos ini, ya.
5. Purwaceng

Purwaceng adalah salah satu tanaman herbal khas Dieng yang tumbuh pada dataran tinggi. Purwaceng sendiri diolah menjadi minuman khas Dieng yang berkhasiat untuk tubuh dan kesehatan.
Kamu bisa membawa Purwaceng sebagai oleh-oleh khas Dieng Wonosobo. Keunikan Purwaceng sendiri terletak pada aromanya yang keluar dari akar sehingga menghasilkan rasa mint, yang memberikan kesan hangat saat masuk ke tenggorokan.
Purwaceng memiliki berbagai macam jenis, mulai dari bubuk murni, kopi purwaceng, teh celup purwaceng ataupun berbentuk kapsul. Harga purwaceng dijual mulai dari Rp15.000 hingga Rp60.000 tergantung jenisnya.
6. Kacang Dieng

Kacang Dieng menjadi salah satu oleh-oleh khas yang wajib kamu bawa jika berkunjung ke Dieng, Wonosobo. Kacang Dieng biasanya terkenal karena teksturnya yang empuk dan rasa gurih.
Kacang Dieng dengan kacang lainnya terletak dari ukuran kacangnya, kacang Dieng memiliki ukuran yang lebih besar dibanding kacang pada umumnya.
Makanan ini tumbuh pada ketinggian lebih dari 2.000 mdpl menghasilkan kacang tanah yang lebih besar. Selain itu teksturnya jelas lebih padat karena ukuran kacangnya yang besar.
Biasanya kacang Dieng dijual dalam beberapa varian rasa, seperti dari kacang rebus, kacang oven atau sangrai, kacang goreng dan kacang kemasan yang dibuat untuk oleh-oleh. Kacang Dieng biasanya dijual mulai dari Rp10.000 hingga Rp40.000 tergantung jenis ukurannya.
7. Teh Tambi

Teh Tambi khas dari perkebunan Tambi yang terletak di Lereng Gunung Sindoro, Wonosobo ini menjadi salah satu teh yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.
Teh Tambi menjadi salah satu teh favorit dan kebanggaan milik masyarakat Wonosobo.
Teh Tambi ditanam pada ketinggian antara 900 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut sehingga Teh Tambi menghasilkan teh yang berbeda dari teh pada umumnya karena mengeluarkan aroma kuat dan rasa yang pas.
Teh Tambi menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari wisatawan saat berkunjung ke Wonosobo. Teh Tambi biasanya dijual mulai dari Rp10.000 hingga Rp70.000 tergantung jenis Teh Tambi.
8. Petos

Petos atau sering disebut sebagai tempe petos yang memiliki arti tempe kemul kering. Bagi kamu yang berkunjung ke Wonosobo, pastikan kamu membawa oleh-oleh Petos, ya.
Petos berbeda dengan tempe kemul, Petos dominan lebih tipis dibanding dengan tempe kemul dan biasanya petos seperti namanya lebih keras atau dalam bahasa jawa disebut atos.
Petos menjadi salah satu buah tangan yang bisa bertahan lama dan biasanya dibandrol dengan harga Rp8.000 hingga Rp40.000 tergantung kemasan. Jika kamu tertarik membeli Petos, kamu bisa mencari tempat oleh-oleh Wonosobo yang berada di alun-alun ataupun terminal.
9. Terong Belanda

Terong Belanda merupakan salah satu buah yang dapat tumbuh di daerah dataran tinggi seperti Dieng. Terong belanda memiliki tekstur rasa yang cukup unik mulai dari rasa campuran seperti mangga, tomat dan juga markisa.
Terong Belanda sendiri memiliki warna yang berbeda dari terong pada umumnya, biasanya terong belanda berwarna merah keunguan saat sudah matang, dan daging buahnya berwarna orange dengan biji yang kecil.
Terong Belanda memiliki beberapa varian seperti dibuat sebagai buah segar yang dijual mulai dari Rp15.000 hingga Rp30.000 tergantung berat kemasan. Kemudian, Terong Belanda juga dibuat sebagai sirup yang dikemas dalam botol yang dijual mulai dari Rp25.000 hingga Rp40.000/botolnya.
Bahkan kamu juga bisa membeli Terong Belanda yang diolah menjadi jus yang ada pada kemasan sachet, yang dijual mulai dari Rp5.000 hingga Rp10.000/sachet.
Halaman:

