Pengertian Cerita Inspiratif, Struktur, Ciri, Tujuan dan Kaidah Kebahasaan
Ingin membuat cerita inspiratif? Cari tahu pengertiannya, struktur penulisan, ciri-ciri, tujuan, beserta kaidah kebahasaan ceritanya.
Ciri-Ciri Cerita Inspiratif
Ada beberapa ciri-ciri cerita inspiratif yang perlu kamu ketahui, sehingga kamu dapat membedakan jenis cerita ini dengan cerita yang lainnya, yaitu:
- Mengandung suatu tema spesifik yang bisa dikembangkan menjadi kisah menarik
- Memiliki alur cerita yang memudahkan pembaca memahami kisah serta pesan di dalamnya
- Berbentuk narasi untuk memberikan inspirasi berupa kebaikan bagi pembaca
- Menggugah perasaan pembaca dengan nilai moral yang ada di dalamnya
- Memberikan kesan positif bagi pembaca
- Menginspirasi pembaca agar menjadi pribadi yang lebih baik, peduli pada sekitar, serta mempunyai rasa empati
- Struktur cerita inspiratif terdiri dari orientasi, rangkaian peristiwa, komplikasi, resolusi, dan koda
- Menekankan adanya amanat atau pesan moral
- Memiliki tokoh utama yang menjadi teladan bagi pembaca
- Penokohan bisa diambil dari kehidupan nyata atau kejadian fiksi
Tujuan Cerita Inspiratif
Cerita inspiratif mempunyai tujuan yang berbeda dengan jenis cerita lainnya, di antaranya:
- Memberikan motivasi pada pembaca
- Mengajarkan pembaca mengambil pelajaran atau hikmah dari cerita
- Meningkatkan rasa percaya diri pembaca
- Memupuk semangat pembaca
- Memberikan nilai-nilai positif untuk menyadarkan pembaca agar menjadi pribadi yang lebih baik
Kaidah Kebahasaan Cerita Inspiratif
Cerita inspiratif mempunyai kaidah kebahasaan yang hampir sama seperti teks narasi, yaitu:
- Menggunakan kalimat yang maknanya lampau
- Menggunakan konjungsi kronologis atau kata-kata yang menunjukkan urutan waktu
- Menggunakan kata kerja yang menggambarkan tindakan
- Memakai kata kerja yang menunjukkan kalimat tidak langsung
- Menceritakan penuturan tokoh, namun dibawakan oleh penulis
- Menggunakan kata kerja yang menunjukkan sesuatu yang dirasakan oleh tokoh atau sedang dipikirkan oleh tokoh
- Ditulis dengan sudut pandang orang pertama yang terlibat pada cerita (menggunakan kata ganti ‘aku, saya, kami’) atau
- Ditulis dengan sudut pandang orang ketiga sebagai pengamat (menggunakan kata ganti ‘dia, mereka’)
Cara Menulis Cerita Inspiratif
Untuk membuat cerita inspiratif, kamu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:
- Tentukan tema cerita inspiratif atau pesan moral cerita inspiratif yang akan disampaikan
- Tentukan target pembaca cerita inspiratif
- Buat gambaran kejadian utama yang akan ditulis pada cerita inspiratif. Gambaran tersebut bisa berupa diagram atau alur
- Klasifikasikan kejadian utama ke dalam bagian pembuka, inti cerita, dan akhir cerita
- Buat rincian peristiwa pada kejadian utama tersebut sebagai peristiwa pendukung
- Susun penokohan, perwatakan, sudut pandang, dan latar cerita inspiratif
- Lengkapi cerita inspiratif dengan membubuhkan tanda baca serta memperbaiki huruf kapital
Halaman:

