43 Pertanyaan saat Survei Rumah yang Tidak Boleh Dilewatkan, Catat Ya!
Saat akan mensurvei rumah, ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu ditanyakan agar kita memahami dan mengetahui seperti apa kondisi rumahnya.
D. Biaya-biaya Tambahan
Pastikan pengeluaran kamu tidak membengkak di luar harga rumah:
- Berapa biaya iuran lingkungan (IPL) per bulan?
- Apakah harga sudah termasuk biaya balik nama, BPHTB, dan notaris?
- Apakah ada renovasi besar yang dilakukan dalam 2 tahun terakhir?
E. Aspek Masa Depan dan Investasi
Rumah bukan hanya tempat tinggal, tapi aset. Tanyakan ini untuk melihat potensi nilai properti Anda:
- Apakah ada rencana pembangunan besar di sekitar sini dalam waktu dekat? (Misal: mal, jalan tol, atau apartemen yang bisa bikin macet atau justru menaikkan harga).
- Bagaimana prospek kenaikan harga tanah di daerah ini per tahunnya?
- Apakah rumah ini punya potensi untuk ditingkat (ditambah lantai)? (Cek kekuatan fondasi awal).
F. Detail Fungsionalitas Harian
Hal-hal kecil yang kalau absen bisa bikin darah tinggi setiap hari:
- Bagaimana kekuatan sinyal HP dan pilihan provider internet di sini? (Sangat krusial jika kamu Work From Home).
- Di mana posisi pipa pembuangan AC? (Agar kamu tidak perlu membobok tembok lagi saat pasang AC).
- Ke arah mana rumah ini menghadap? (Menentukan panas matahari sore dan sirkulasi udara).
- Apakah jalan di depan rumah sering dilewati kendaraan umum atau jadi jalan pintas?
G. Hubungan Tetangga dan Sosial
Kamu tidak hanya membeli bangunan, tapi juga komunitas:
- Bagaimana karakter tetangga kanan-kiri? (Cari tahu apakah mereka tipikal yang suka berpesta bising atau sangat tertutup).
- Apakah ada aturan warga yang unik? (Misal: dilarang parkir di jalan depan rumah, atau aturan renovasi yang ketat).
- Seberapa aktif kegiatan warga di sini? (Arisan, kerja bakti, dsb).
H. Kondisi Struktur Spesifik
Tanyakan hal yang sering luput dari mata telanjang:
- Material apa yang digunakan untuk kusen pintu dan jendela? (Jika kayu, tanya apakah sudah diberi anti-rayap. Jika aluminium, lebih aman dari rayap).
- Apakah atap menggunakan baja ringan atau kayu?
- Apakah ada garansi dari pengembang (untuk rumah baru) jika ada kerusakan dalam 3-6 bulan pertama?”
- Di mana letak jalur pipa air bersih dan air kotor? (Minta denah instalasi air agar tidak asal bor tembok nanti).
Selain daftar pertanyaan teknis, ada beberapa aspek psikologis dan strategi lapangan yang akan membuat Anda terlihat seperti pembeli profesional (sehingga agen atau pemilik tidak akan berani menyembunyikan masalah).
Berikut adalah beberapa hal penting lainnya:
I. Strategi “Dua Kali Kunjungan”
Jangan pernah membeli rumah hanya dengan satu kali survei saja.
- Survei di Siang Hari: Untuk melihat detail fisik (retak, kelembapan, cahaya matahari).
- Survei Malam/Sore: Untuk melihat suasana lingkungan saat penghuni sudah pulang kantor. Apakah parkir mobil tetangga menutup jalan? Apakah area tersebut sangat bising atau justru terlalu gelap dan sepi?
J. Gunakan Seluruh Indra secara Maksimal
Jangan hanya terpaku pada kata-kata agen properti.
- Indra Penciuman: Apakah ada bau “apek” di dalam kamar? Itu tanda ada kelembapan tersembunyi di balik wallpaper atau di bawah lantai.
- Indra Pendengaran: Matikan AC dan TV saat survei. Dengarkan apakah suara tetangga atau kendaraan dari jalan raya terdengar jelas ke dalam kamar tidur.
- Indra Peraba: Iseng-iseng rabalah dinding. Jika terasa dingin atau lembap (padahal tidak hujan), itu berarti tanda ada masalah rembesan air tanah.
Halaman:

