12 Pondok Pesantren untuk Anak SD di Jogja yang Bisa jadi Referensi
Tak hanya sekolah negri maupun swasta, pondok pesantren juga populer menjadi tujuan, lho. Apa saja, sih, ponpes terbaik yang ada di Jogja?
4. Pondok Pesantren Darul Qur’an

Di wilayah Kabupaten Sleman, terdapat satu pondok pesantren di Jogja gratis yang fokus mendampingi anak-anak yatim. Namanya Pondok Pesantren Darul Qur’an dan program yang dijalankan berupa pembelajaran tahfizh Al-Qur’an secara intensif.
Pesantren ini dikhususkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, calon santri wajib menyertakan surat keterangan tidak mampu saat mendaftar.
Selanjutnya, biaya pendidikan akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak pesantren, termasuk kebutuhan selama tinggal di asrama.
Informasi terkait teknis pendaftaran atau detail lainnya biasanya dapat diperoleh langsung dari pengurus pondok, ya. Mengingat program ini bersifat bantuan, sehingga jumlah peserta yang diterima kemungkinan disesuaikan dengan kapasitas.
5. Pondok Pesantren Al-Mahalli

Referensi pondok pesantren untuk anak SD di Jogja selanjutnya terletak di kawasan Banguntapan, Bantul, yaitu Pondok Pesantren Al-Mahalli.
Sama seperti sebelum-sebelumnya, Pesantren Al-Mahalli juga menyelenggarakan pendidikan tingkat dasar berupa Madrasah Ibtidaiyah yang terintegrasi dengan pembelajaran tahfizh Al-Qur’an.
Santri akan mengikuti kegiatan belajar secara formal di pagi hari, dilanjutkan dengan hafalan dan bimbingan keagamaan di waktu lainnya.
Untuk bergabung, orang tua perlu menyiapkan uang pangkal sebesar Rp1,2 juta dan iuran bulanan sekitar Rp400.000 untuk biaya pendidikan dan kebutuhan dasar selama berada di pondok.
6. Pondok Pesantren Nurul Iman
Pondok Pesantren Nurul Iman berlokasi di kawasan Jl. Parangtritis, Bantul, yang cukup mudah diakses dari berbagai arah dan berada di lingkungan yang tidak terlalu padat.
Pondok Pesantren Nurul Iman menjalankan pendidikan dasar berbasis Madrasah Ibtidaiyah yang disertai pembelajaran diniyah secara rutin.
Di luar pelajaran sekolah, anak-anak juga mengikuti kegiatan keagamaan setiap hari. Mulai dari penguatan hafalan, pengkajian dasar-dasar fikih, hingga pembiasaan ibadah harian seperti salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an.
Untuk biaya pendidikan, orang tua perlu menyiapkan uang gedung sekitar Rp800.000 dan iuran bulanan sebesar Rp350.000. Nominal tersebut digunakan untuk keperluan operasional sekaligus kegiatan pembelajaran harian santri.
7. Pondok Pesantren Al-Furqan
Tidak jauh dari pusat kota Jogja, bagi orang tua yang ingin memperkenalkan hafalan Al-Qur’an sejak dini, Pondok Pesantren Al-Furqan di Gamping, Sleman bisa jadi pilihan.
Sebelum masuk, santri baru dikenakan uang pangkal sebesar Rp1 juta. Selanjutnya, iuran bulanan ditetapkan sekitar Rp450.000. Biaya tersebut sudah termasuk kebutuhan belajar serta pembinaan sehari-hari di lingkungan pondok.
Meski berada di wilayah yang cukup berkembang, suasana pondok tetap tenang dan tertata. Anak-anak akan didampingi dalam proses menghafal secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan dan kesiapan masing-masing.
8. Pondok Pesantren Nurul Huda
Bagi keluarga kurang mampu yang tinggal di sekitar Kulon Progo, tersedia pondok pesantren gratis di Jogja yang bisa menjadi pilihan, yaitu Pondok Pesantren Nurul Huda. Pesantren ini menerima santri dari kalangan dhuafa dan memberikan pendidikan gratis tanpa pungutan bulanan.
Program yang tersedia adalah pendidikan MI yang dikombinasikan dengan pengajaran agama. Nah, untuk mendaftar calon santri perlu melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan sebagai syarat administratif.
Berlokasi di Jl. Wates, pondok ini cukup dikenal di masyarakat sekitar karena konsistensinya membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap bisa mengakses pendidikan dasar yang layak.
Halaman:

