Rangkuman Materi Puisi Rakyat Kelas 7 Kurikulum Merdeka Lengkap
Ingin mempelajari materi puisi rakyat kelas 7 kurikulum merdeka? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan rangkuman materinya secara lengkap untuk kamu!
4. Mantra
Jenis puisi rakyat yang keempat adalah mantra, ini merupakan sebuah puisi yang terkandung unsur magis. Biasanya, di setiap daerah Indonesia memiliki mantra dengan menggunakan bahasa daerahnya masing-masing.
Mantra sendiri sering dijadikan oleh masyarakat sebagai doa dengan kekuatan magis untuk meraih sesuatu secara pintas.
Meskipun terdengar menyeramkan, sejatinya mantra merupakan salah satu warisan sastra bangsa Indonesia yang sudah ada sejak lama.
Mantra juga memiliki beberapa ciri atau karakteristik, beberapa diantaranya yaitu:
Ciri-Ciri Mantra
- Memiliki rima a-b-c-a-b-c, a-b-c-d-a-b-c-d atau a-b-c-d-e a-b-c-d-e.
- Biasanya bersifat lisan.
- Biasanya diyakini memiliki kekuatan mistis atau magis di dalamnya.
- Mengandung majas metafora.
- Mengandung perulangan.
- Bahasa yang digunakan bersifat esoferik (bahasa yang digunakan secara khusus diantara pembicara dengan lawan bicaranya)
- Bersifat misterius.
Contoh Mantra
Assalamualaikum putri satulung besar
Yang beralun berilir simayang
Mari kecil, kemari
Aku menyanggul rambutmu
Aku membawa sadap gading
Akan membasuh mukamu
5. Talibun
Jenis puisi rakyat yang kelima adalah talibun, puisi ini memiliki bentuk yang cukup mirip dengan pantun karena di dalamnya terdapat sebuah sampiran dan isi.
Namun yang membedakan diantara keduanya yaitu sampiran dan isi yang ada dalam talibun itu ditulis lebih dari empat baris dengan rima yang berbeda-beda.
Mulai dari abc-abc, abcd-abcd, abcde-abcde, hingga yang lainnya.
Isi yang terkandung di dalam talibun biasanya didasarkan pada suatu perkara. Di mana perkara tersebut akan diceritakan secara merinci di dalam talibun.
Selain hal-hal di atas, talibun juga memiliki beberapa ciri atau karakteristik lain, diantaranya yaitu:
Ciri-Ciri Talibun
- Berbentuk puisi bebas yang menjelaskan atau menceritakan pemerian.
- Di dalamnya menceritakan sebuah perkara dengan rinci.
- Gaya bahasa yang digunakan bersifat luas dan lumrah.
- Di setiap akhir baris kalimat memiliki rima yang sama.
Contoh Talibun
Berlayar menuju pulau di sana
Menerjang ombak di bulan purnama
Bersama nahkoda melempar jala
Agar memiliki gelar sarjana
Belajarlah dengan giat dan seksama
Jangan lupa selalu berdoa
Halaman:
