Advertisement
Source : Canva/@sciencephotolibrary

Rangkuman Materi Sistem Ekskresi Kelas 8 SMP dan Penjelasannya

Dapatkan penjelasan ringkas namun menyeluruh mengenai materi ekskresi untuk kelas 8 SMP di artikel ini.

25 Juni 2024 Fajar Laksana

Hati

Selain menjadi organ yang berperan dalam membersihkan darah, hati juga termasuk dalam alat ekskresi manusia, sehingga memiliki sistem ekskresinya tersendiri. 

Adapun fungsi hati sebagai sistem ekskresi manusia adalah mengonversi amonia, sebuah zat beracun akibat proses metabolisme protein, menjadi urea.

Urea adalah hasil akhir yang diekskresikan lewat urine. Proses tersebut akan membantu manusia menjaga keseimbangan nitrogen di tubuh, serta menjadi pencegah adanya penumpukan amonia yang sangat berbahaya.

Berbagai Gangguan pada Sistem Ekskresi Manusia

Pembahasan terakhir di dalam rangkuman materi sistem ekskresi kelas 8 SMP adalah mengenai gangguan yang ada pada sistem ekskresi manusia.

Berikut adalah beberapa gangguan yang berpotensi muncul di dalam sistem ekskresi manusia berupa nefritis interstisial, batu ginjal, hingga diabetes.

Contoh Gambar Sistem Ekskresi pada Manusia beserta Fungsi dan Penjelasannya

Nefritis Interstisial

Salah satu gangguan dalam sistem ekskresi manusia adalah nefritis interstisial. 

Nefritis interstisial adalah infeksi yang terjadi pada ginjal berupa peradangan dan pembengkakan di tubulus ginjal.

Ketika tubulus ginjal diserang nefritis interstisial, fungsi ginjal otomatis akan terganggu dan tidak dapat menyaring sisa metabolisme dalam tubuh.

Gangguan berupa nefritis interstisial ini dapat menjadi akut atau kronis, oleh karena itu perlu berhati-hati dalam mengonsumsi obat, sebab salah satu penyebab nefritis interstisial adalah kesalahan obat.

Selain itu, penyebab lain dari nefritis interstisial adalah penyakit autoimun, kadar kalium darah yang rendah atau tinggi, dan infeksi.

Penyakit nefritis interstisial rentan menyerang kelompok lanjut usia.

Batu Ginjal

Selanjutnya, yang menjadi gangguan dalam ekskresi manusia adalah batu ginjal.

Penyakit ini kiranya cukup banyak ditemui di tengah masyarakat, sebab pola makan, pola hidup, hingga kebiasaan menahan kencing yang menjadi pemicunya.

Penyakit batu ginjal adalah sebuah kondisi ketika terdapat gumpalan-gumpalan dari zat metabolisme tubuh yang terjebak di dalam ginjal dan membatu.

Indikasinya dapat dilihat ketika buang air kecil terasa sangat sakit, dan seolah ada sesuatu yang hendak ikut keluar.

Tindakan batu ginjal yang sudah terlalu parah atau akut perlu dilakukan operasi laser untuk memecah batu yang ada di dalam ginjal.

Namun, apabila belum terlalu parah, tindakan pengobatan melalui obat-obatan medis dapat dilakukan untuk menggerus batu ginjal, dengan catatan dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu yang cukup panjang, yakni antara 3 – 9 bulan, tergantung saran dari dokter spesialis yang menangani sakit batu ginjal.

Halaman:

Advertisement