Source : intiland.com

Rumah Tusuk Sate itu Seperti Apa dan Benarkah Membawa Kesialan?

Ada mitos yang mengatakan rumah tusuk sate itu membawa kesialan, benarkah demikian? Yuk, temukan penjelasannya di artikel berikut!

7 April 2026 Zuly Kristanto
Ringkasan Artikel
  • Rumah "tusuk sate" adalah rumah yang terletak tepat di ujung pertigaan sehingga menghadap langsung ke jalan; menurut Feng Shui dan primbon Jawa dianggap membawa kesialan sehingga sering susah terjual—walau ada keuntungan praktis seperti harga lebih murah dan akses jalan mudah.
  • Penjelasan ilmiah masalah yang dikaitkan dengan mitos: posisi ujung jalan menyebabkan paparan sinar matahari langsung, kebisingan, polusi dan risiko tabrakan yang lebih tinggi, yang secara logis bisa menurunkan kenyamanan, istirahat, dan kesehatan penghuni.
  • Solusi praktis dan kultural: langkah teknis seperti peredam suara, pendingin/peneduh, memindah pintu gerbang, pagar/kolam pengaman, serta pembersihan udara; dan langkah kultural menurut Feng Shui/primbon—mis. cermin Ba Gua, menanam bidara/bambu kuning/dadap tulak, atau sedekah/ruwatan untuk menetralisir energi negatif.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hingga saat ini di masyarakat masih banyak yang percaya bahwa rumah tusuk sate itu membawa kesialan, sehingga banyak orang yang menghindari rumah seperti ini.

Hanya saja tidak semua orang tahu bagaimana rumah tusuk sate itu dan kesialan seperti apa yang dimaksudkan.

Nah, di artikel ini Mamikos akan memberikan informasi tentang seperti apa rumah tusuk sate itu lengkap dengan penjelasannya secara ilmiah. Jadi, silakan kamu baca artikel ini sampai selesai, ya! 🏠đŸ‘ș

Mitos tentang Rumah Tusuk Sate Membawa Kesialan, Benarkah Mitos Ini?

Rumah tusuk sate
intiland.com
Doa Supaya Cepat Disegerakan Punya Rumah dan Mobil Mewah dalam Islam yang Bisa Diamalkan

Rumah tusuk sate merupakan salah satu jenis rumah yang paling dihindari oleh masyarakat Indonesia karena tipe rumah ini dianggap membawa kesialan.

Tipe rumah ini disebut tusuk sate bukan karena bentuknya yang mirip sate, tetapi karena lokasinya yang berada tepat di ujung pertigaan, gapura masuknya tepat menghadap ke arah jalan yang datang, sehingga bila dilihat sepintas bentuknya mirip dengan tusukan sate.

Menurut Feng Shui dan Primbon Jawa, rumah tusuk sate termasuk jenis rumah yang paling sering dihindari karena dianggap membawa kesialan.

Sehingga rumah jenis ini biasanya sulit laku untuk dijual karena masih banyak masyarakat yang meyakini mitos tentang rumah tusuk sate.

Ingin Punya Rumah Sendiri Ya Allah tapi Tidak Punya Uang, Ini Doa agar Segera Punya Rumah dalam Islam

Hanya saja, ada sisi baik di balik adanya rumah tusuk sate ini salah satunya adalah rumah tusuk sate karena sulit laku biasanya harga jualnya lebih murah.

Sebenarnya mitos tentang rumah tusuk sate yang dianggap membawa kesialan ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Selain itu, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar bisa terhindar dari kesialan yang disebabkan rumah tusuk sate.

Mengenai kesialan yang mitosnya disebabkan oleh rumah tusuk sate serta solusi untuk mengantisipasinya akan Mamikos uraikan di bawah ini:

1. Bikin Keluarga Kurang Harmonis

Mitos ini termasuk salah satu yang paling banyak diyakini sekaligus membuat orang-orang enggan membeli rumah tusuk sate karena tidak ingin keharmonisan keluarga terganggu.

Rumah Subsidi Itu Apa dan Bagaimana Cara Mendapatkannya? Ini Ketentuan dan Persyaratannya

Padahal faktor yang membuat keharmonisan rumah tangga ini bisa dijelaskan secara ilmiah. Rumah tusuk sate yang menghadap ke arah timur atau ke barat akan menerima sinar matahari secara langsung.

Akibatnya, hawa di dalam rumah menjadi panas. Melansir Liputan6.com, ada sebuah jurnal terbitan University of Carolina yang menyebutkan bahwa udara panas dapat membuat orang menjadi lebih cepat marah.

Hawa rumah yang panas tentunya membuat suasana rumah kurang nyaman sehingga kualitas istirahat kurang maksimal dan akibatnya akan membuat orang cepat naik darah.

Selain udara di dalam rumah lebih panas, letaknya yang dekat dengan persimpangan jalan akan membuat penghuni rumah mendapatkan polusi udara dan suara yang tentunya sangat mengganggu.

Faktor kualitas istirahat yang kurang maksimal ditambah suara bising inilah yang menjadi pemicu emosi dan amarah cepat naik.

Faktor inilah yang kemudian membuat keharmonisan rumah tangga. Solusi untuk mengatasi masalah ini antara lain menambahkan peredam suara agar bising dari luar tidak masuk ke dalam rumah atau menanam tanaman perindang untuk menghalau sinar matahari langsung.

Jika kamu tinggal di kota dengan lahan terbatas, kamu bisa menyiasati dengan memasang pendingin ruangan supaya hawa di dalam rumah tetap nyaman sehingga kualitas istirahat bisa maksimal.

2. Sering Mengalami Kecelakaan

Mitos selanjutnya yang masih diyakini oleh masyarakat Indonesia adalah rumah tusuk sate dapat membuat penghuninya mengalami kecelakaan.

Sebenarnya mitos ini juga bisa dijelaskan secara ilmiah. Letak rumah tusuk sate yang tepat di ujung jalan membuat penghuni yang akan masuk ke halaman memiliki resiko lebih tinggi ditabrak oleh pengemudi dari arah lain.

Apalagi kalau pertigaannya belum memiliki lampu lalu lintas. Resiko kecelakaan ini tidak hanya terjadi pada penghuni rumah saja, tetapi juga para pengemudi yang melintas di sekitar rumah.

Halaman: