Waduh! 20+ Sekolah Ini Kekurangan Murid 2025, Ada Banyak yang Cuma Dapat 1 Siswa Baru
Apakah kamu sudah mendengar bahwa begitu banyak sekolah yang kekurangan murid di tahun 2025 ini? Simak mana saja sekolah ini kekurangan murid 2025 dan daftar selengkapnya di bawah ini.
B. Kabupaten Gunungkidul
Tidak hanya terjadi di kabupaten Sleman, beberapa sekolah ini kekurangan murid 2025 juga terjadi di kabupaten Gunungkidul.
Ada sebanyak 12 sekolah yang tercatat tidak mendapatkan pendaftaran siswa baru saat pelaksanaan SPMB 2025. Meskipun dalam kondisi begitu, beberapa sekolah tersebut tidak ditutup begitu saja operasionalnya.
Hal ini karena masih dalam proses monitoring yang perjalanannya memakan waktu sepanjang tiga tahun.
Berikut ini daftar dari sekolah di kabupaten Gunungkidul yang mengalami kekurangan murid di pelaksanaan SPMB 2025 diantaranya:
- SDN Kropakan
- SDN Puleireng
- SND Gupakan 2
- SDN Jaten
- SDN Wonolagi
- SD Kanisius Bandung I Playen
- SD Muhammadiyah Boarding School
- SD Muhammadiyah Gebang Rongkop
- SD Muhammadiyah Pilangrejo
- SD Muhammadiyah Wareng
- SD Muhammadiyah Wonodoyo
- SD Swasta Sanjaya Giring Paliyan
Pelaksanaan SPMB 2025 di kabupaten Gunungkidul sendiri sudah berjalan sejak bulan Mei. Akan tetapi, hal tersebut masih membuat beberapa sekolah tidak mendapatkan siswa baru sama sekali.
Kondisi ini sebenarnya masih dianggap cukup lumrah dan bukan hal yang begitu mengejutkan. Hal ini karena faktor dari jumlah kuota dan pendaftar yang tidak seimbang.
Kuota untuk penerimaan siswa baru di tingkat pendidikan SD sendiri ada sebanyak 13.888 kursi. Namun, jumlah pendaftar yang ada hanya berkisar pada angka 7.111 calon siswa baru. Oleh karenanya, pasti ada beberapa sekolah yang akhirnya tidak mendapatkan siswa sama sekali.
Sekolah yang tidak mendapatkan siswa baru masih belum secara langsung ditutup begitu saja. Masih ada proses monitoring untuk melihat seperti apa perkembangan yang berjalan di sekolah tersebut.
Selain itu, hal tersebut dilakukan untuk memastikan pula bahwa pelayanan pendidikan masih diberikan dengan kualitas yang memadai dan sesuai.
C. Kabupaten Boyolali
Beberapa sekolah ini kekurangan murid 2025 juga terjadi di kabupaten Boyolali. Bahkan ada sebanyak dua sekolah yang tidak dapat siswa baru sama sekali.
Berikut ini dua sekolah di kabupaten Boyolali yang tidak mendapatkan siswa sama sekali saat pelaksanaan SPMB 2025 diantaranya:
- SD Sucen
- SD Tawengan
Kondisi di kabupaten Boyolali ini dapat terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya yaitu karena jumlah lulusan TK yang ada di wilayah terkait memang tidak banyak. Selain itu, kemungkinan orang tua atau siswa lebih memilih untuk melanjutkan sekolah di luar daerah domisilinya.
Ada pula faktor yang berkaitan dengan program keluarga berencana atau KB. Program tersebut berhasil menekan jumlah angka kelahiran di tengah masyarakat secara keseluruhan.
Sementara itu, terdapat pula faktor pemilihan sekolah yang berubah. Misalnya keluarga yang masuk ke dalam kondisi ekonomi menengah ke atas lebih memilih untuk anaknya sekolah di SD swasta.
Apalagi jika di satu daerah yang sama, ada banyak jumlah SD swasta sehingga membuat jumlah siswa baru di SD negeri menjadi menurun.
Di salah satu SD, tepatnya di SD Tawengan sendiri hanya tersisa sebanyak 17 siswa. Kelas 1 di SD Tawengan tidak memiliki siswa sama sekali.
Sementara untuk kelas 2 ada sebanyak 4 siswa, kelas 4 sebanyak 3 siswa, kelas 5 sebanyak 5 siswa, dan kelas 6 sebanyak 4 siswa.
Pihak sekolah sendiri sudah berupaya dengan datang ke rumah masyarakat satu per satu sampai memberikan seragam gratis. Mereka juga berharap bahwa sekolah tetap berjalan dengan baik dan kondisinya kembali seperti tahun-tahun sebelumnya.
Halaman:


