13 Setelah Lulus Sekolah SMA / SMK / MA, Apa yang Harus Dilakukan?
Apakah kamu sudah menentukan akan melakukan apa setelah lulus SMA? Cari referensinya pada artikel berikut ini.
- Beragam pilihan setelah lulus: lanjut kuliah (PTN, politeknik/vokasi, sekolah kedinasan, beasiswa luar negeri), langsung bekerja, magang, gap year produktif, memulai bisnis, volunteer internasional, atau program tinggal/working holiday di luar negeri.
- Pilih berdasarkan kondisi pribadi—kebutuhan keluarga, finansial, minat, dan tujuan karier—karena tidak ada satu jalan yang “benar”; utamakan alasan yang jujur dan terencana, bukan sekadar gengsi.
- Investasi diri dan strategi praktis: ikuti pelatihan/vokasi/sertifikasi gratis, bangun portofolio dan personal branding, manfaatkan magang/ekosistem wirausaha, serta rencanakan karier sambil menabung atau mempersiapkan seleksi beasiswa.
Selesai menempuh pendidikan di sekolah menengah, hati akan menjadi lebih lega. Tapi, apa yang harus kamu lakukan setelah lulus sekolah SMA/ SMK/ MA? 🎓📚
Simak rekomendasi aktivitas yang bisa kamu lakukan agar kamu mempunyai perspektif baru terkait hal-hal yang bisa dilakukan setelah lulus selain bekerja dan kuliah.
Referensi Hal yang Harus Dilakukan Setelah Lulus Sekolah SMA/ SMK/ MA

Setiap ada kelulusan SMA/SMK/MA, pertanyaan yang hampir selalu terlontar adalah kegiatan setelah lulus.
Hampir sebagian besar siswa menjawab ‘kuliah’, padahal belum benar-benar tahu jurusan yang akan dipilih dan karier yang akan dijalani. Di sisi lain, ada pula yang langsung memutuskan bekerja karena kendala ekonomi.
Sebenarnya, ada banyak perspektif bahwa ternyata di luar sana ada banyak pilihan yang bisa kamu ambil selain kuliah dan bekerja. Selagi kamu menjalani pilihan tersebut dengan sungguh-sungguh, dampaknya pada hidupmu tentu akan positif.
Sebelum membahas hal yang harus dilakukan setelah lulus SMA/ SMK/ MA, perlu Mamikos tekankan bahwa tidak ada pilihan yang benar-benar tepat. Karena sejatinya pilihan yang benar adalah pilihan yang kamu pilih dengan jujur sesuai kondisimu, seperti kondisi keluarga, nilai hidup, minat, dan kemampuan finansial.
Jadi, jangan takut dinilai negatif atau dihakimi orang lain selama kamu yakin bahwa pilihan itu terbaik untukmu.
Yuk, simak hal-hal yang harus kamu lakukan setelah lulus sekolah SMA/ SMK/ MA berikut ini.
1. Kuliah di PTN
Memutuskan untuk kuliah di PTN melalui jalur SNBP, SNBT, atau jalur mandiri termasuk pilihan yang paling banyak dipilih siswa.
Tentu kuliah di PTN bisa menjadi jawaban yang tepat selama kamu tahu alasan memilihnya dan bukan hanya karena gengsi.
Masih ada mahasiswa yang menempuh kuliah di PTN favorit tapi tidak produktif dan malas kuliah dibandingkan mahasiswa di PTS yang masuk karena benar-benar tahu tujuan kuliah.
Jadi, pastikan kamu memilih program studi sesuai minat dan bukan sekadar jurusan yang banyak peminat atau jurusan yang peluang kerjanya tinggi.
2. Kuliah Pendidikan Vokasi atau di Politeknik
Pilihan untuk meneruskan kuliah di pendidikan vokasi atau politeknik memang tidak sepopuler kuliah di PTN.
Padahal, jika kamu ingin mengutamakan praktik dibandingkan teori dan ingin jadi lulusan yang siap kerja, pilihan ini sangat tepat, apalagi lulusannya bisa lebih mudah ditawari pekerjaan dibandingkan lulusan S1.
Politeknik di Indonesia seperti Polines, PENS, PNJ, dan kampus lainnya sudah menghasilkan lulusan yang dibutuhkan industri. Dengan waktu studi yang lebih singkat dan biaya lebih terjangkau, pilihan ini bisa kamu pertimbangkan.
Jangan minder kuliah di pendidikan vokasi atau politeknik hanya karena bukan ‘universitas’, ya!
3. Langsung Bekerja
Bagi kamu yang mengalami kendala ekonomi dan belum bisa kuliah setelah lulus, bekerja menjadi pilihan yang bisa kamu ambil.
Jangan menganggap bahwa bekerja setelah lulus SMA/ SMK/ MA adalah hal yang memalukan. Ini adalah kenyataan yang harus dihormati.
Hal yang paling penting adalah kamu punya pilihan untuk bekerja sesuai passion dan bukan asal kerja. Dengan strategi karier yang terencana, bekerja justru bisa menambah pengalaman dan ilmu untuk kamu.
Lamar pekerjaan dengan strategi, misalnya memilih tempat kerja dengan jalur pengembangan bagi karyawannya, sering mengadakan training rutin, atau berada di bidang yang ingin kamu dalami.
Selama bekerja, kamu juga bisa belajar mandiri dengan mengikuti kursus online dan sertifikasi selagi menabung untuk biaya kuliah online atau kuliah jarak jauh.
4. Magang untuk Batu Loncatan Kuliah
Magang tidak hanya berlaku untuk mahasiswa. Terdapat perusahaan yang biasanya membuka program bagi lulusan SMA/SMK/MA dengan kemampuan relevan.
Jangan ragu untuk mencari informasi terkait program magang dari BUMN, magang di startup digital, atau magang yang bersertifikat program pemerintah.
Selama kamu merasa bisa mendapatkan pengalaman langsung di lapangan, jaringan profesional, dan bantuan karier sebelum kuliah, magang bisa jadi investasi besar.
5. Masuk Sekolah Kedinasan
Sebenarnya, pilihan masuk sekolah kedinasan perlu persiapan yang matang dan tidak bisa dilakukan mendadak.
Seleksi yang sangat kompetitif dengan persaingan yang ketat menjadi salah satu alasannya. Apalagi ada tes fisik yang ketat untuk para pendaftar.
Pertimbangkan sekolah kedinasan yang menawarkan kuliah gratis dengan ikatan dinas jika setelah lulus nanti kamu ingin langsung menjadi PNS.
Jika tertarik dengan profesi TNI/Polri, masuk dari jalur Tamtama, Bintara, dan Taruna juga bisa menjadi alternatif.
6. Gap Year untuk Investasi Diri
Tidak masalah jika kamu belum ingin melakukan pilihan yang Mamikos sebutkan di atas karena ingin eksplorasi minat bakat terlebih dahulu.
Kamu bisa mengambil gap year atau jeda satu tahun secara produktif. Misalnya dengan belajar bahasa secara intensif, mengikuti bootcamp skill, bekerja paruh waktu sambil menabung, atau mempersiapkan diri ikut seleksi beasiswa internasional.
Dengan memilih gap year secara terstruktur, kamu akan lebih siap jika nantinya menempuh kuliah.
7. Mendaftar Beasiswa S1 di Luar Negeri
Waktu yang cukup banyak setelah lulus SMA/ SMK/ MA bisa kamu manfaatkan untuk mendaftar beasiswa S1 di luar negeri tanpa harus menjadi mahasiswa terlebih dahulu.
Mula-mula, kamu perlu menentukan negara tujuan yang akan dipilih, kemudian mencari tahu persyaratannya dan mulai mengumpulkan dokumen yang diperlukan.
Contoh beasiswa yang bisa dicoba lulusan SMA sederajat untuk kuliah di luar negeri adalah Beasiswa Mitsui-Bussan dari Jepang yang menanggung seluruh biaya kuliah dan biaya hidup. Ada pula beasiswa Türkiye Burslari hingga beasiswa HES kursus bahasa Mandarin.
Kemampuan bahasa Inggris yang baik untuk menunjang kegiatan perkuliahan tentu tidak bisa kamu dapatkan secara instan. Kamu juga perlu belajar membuat esai motivasi dan memperkuat rekam jejak akademik agar bisa lolos seleksi.
8. Mengikuti Program Vokasi Gratis
Sudah pernah tahu bahwa pemerintah mengadakan banyak pelatihan vokasi gratis?
Jika kamu cermat, pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kemnaker tersebut juga ditujukan bagi lulusan SMA/SMK/MA, lho.
Pilihlah pelatihan yang sesuai dengan minatmu, seperti menjahit, tata boga, komputer, otomotif, dan sebagainya.
Bagi kamu yang ingin mengikuti program secara online, ada program Kartu Prakerja yang bisa dipilih.
Setelah mengikuti kegiatan pelatihan, gunakan sertifikatnya sebagai modal awal masuk dunia kerja karena sertifikatnya bisa menjadi bukti tambahan bahwa kamu kompeten dan layak diterima.
9. Membangun Bisnis Mandiri
Jangan menunggu siap untuk memulai bisnis karena setelah lulus SMA, kamu bisa memulainya.
Alasannya, kamu belum memiliki tanggungan besar, masih memiliki banyak waktu, dan biaya gagal yang kamu keluarkan saat memulai bisnis setelah SMA lebih kecil jika dibandingkan gagal di usia 30-an ke atas.
Namun, jangan memulai bisnis secara asal-asalan. Mulailah dari bisnis skala kecil dengan kemampuan yang sudah kamu kuasai, seperti mengedit video, membuka les privat, berjualan online, menjadi penulis lepas, affiliate marketing, atau mengembangkan produk buatanmu sendiri.
10. Mengikuti Kegiatan Volunteer Internasional
Sudah tahu jika ada program yang memungkinkan lulusan SMA untuk ke luar negeri tapi bukan dalam rangka kuliah?
Kamu bisa mencoba kegiatan volunteering yang diadakan oleh AIESEC di berbagai negara dengan biaya terjangkau. Kemenpora dan ASEAN juga sering menyelenggarakan program volunteer, sehingga bisa kamu manfaatkan.
Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari mengikuti program volunteer internasional sangat besar. Misalnya meningkatkan kemampuan berbahasa asing, membuka wawasan global dan jaringan internasional, dan menambah portofolio.
11. Membangun Personal Branding
Jangan lupa untuk melakukan personal branding dan portofolio yang kuat. Barangkali sekolah tidak pernah memintamu untuk melakukan hal ini. Padahal, dampaknya sangat besar untuk reputasimu di era digital.
Dengan membangun portofolio dan personal branding, ada banyak peluang yang bisa kamu dapatkan.
Mulailah dengan membangun akun LinkedIn, mengunggah portofolio karya, atau membuat konten secara konsisten di media sosial fokus pada bidang yang kamu geluti.
12. Mengikuti Program Tinggal di Luar Negeri
Kenali program-program yang memungkinkan kamu untuk bisa tinggal di luar negeri secara gratis atau berbiaya rendah.
Ada beberapa program yang biasanya kurang populer, padahal memungkinkan siswa lulusan SMA sederajat untuk dapat merasakan pengalaman tinggal di negeri orang.
Program working holiday visa untuk negara Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Kanada bisa kamu lamar jika tertarik bekerja sambil jalan-jalan di sana. Peluang ini terbuka lebar bagi kamu yang berusia di bawah 30 tahun untuk tinggal sampai 1-2 tahun.
Ada pula program Au Pair yang biasanya diperuntukkan bagi kamu yang ingin merawat anak di keluarga luar negeri. Imbalan berupa tempat tinggal, uang saku, makan, dan kursus bahasa asing pastinya akan bermanfaat.
Pertimbangkan negara yang hendak kamu tuju karena kamu akan mendapatkan pengalaman hidup di luar negeri.
13. Bergabung dengan Ekosistem Wirausaha Muda
Apabila kamu tertarik untuk menggeluti bidang wirausaha, ada banyak ekosistem yang bisa kamu tuju untuk mengembangkan diri.
Misalnya saja program Wirausaha Muda yang diadakan pemerintah, komunitas-komunitas di Indonesia, atau program yang diselenggarakan oleh startup lokal.
Ekosistem ini bisa kamu manfaatkan untuk mengembangkan ide bisnis dengan biaya gratis atau sangat murah.
Penutup
Setelah membaca berbagai rekomendasi kegiatan yang harus kamu lakukan setelah lulus sekolah SMA/ SMK/ MA, apakah kamu sudah menentukan pilihan untuk diri sendiri?
Kamu tidak harus mengikuti jalan orang lain agar bisa sukses. Yakinlah bahwa setiap orang memiliki jalannya masing-masing untuk berhasil.
Yang terpenting, jalani semua pilihan dengan senang hati dan penuh keyakinan. Selamat menentukan pilihan hidup! 😀
Referensi:
Volunteer with AIESEC [Daring]. Tautan: https://aiesec.org/global-volunteer
4 Hal yang Bisa Dilakukan Anak SMK Setelah Lulus, Tak Cuma Langsung Kerja [Daring]. Tautan: https://smkn1binuang.sch.id/4-hal-yang-bisa-dilakukan-anak-smk-setelah-lulus-tak-cuma-langsung-kerja/
Rencana Jitu Setelah Lulus SMA/SMK [Daring]. Tautan: https://news.tazkia.ac.id/rencana-jitu-setelah-lulus-sma-smk
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




