17 Soal Ujian Sekolah Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP 2026 dan Kunci Jawabannya
Sudah mempersiapkan ujian bahasa Indonesia untuk kelas 9 SMP? Simak contoh soal-coalnya berikut ini.
Soal 5
“Kebijakan pemerintah pusat terkait pengelolaan sampah masih bersifat ambigu, sehingga membuat masyarakat kebingungan dalam menerapkannya.”
Berdasarkan konteks kalimat, kata ambigu memiliki arti…
A. Tidak adil dan diskriminatif terhadap kelompok tertentu
B. Memiliki dua makna atau lebih sehingga menimbulkan ketidakjelasan
C. Sangat ketat dan tidak fleksibel dalam pelaksanaannya
D. Tidak memiliki dasar hukum yang kuat
Jawaban: B
Kata ‘ambigu’ berasal dari bahasa Inggris ‘ambiguous’ yang artinya bermakna ganda atau tidak jelas. Pada soal tersebut, kebijakan ambigu adalah kebijakan yang tidak jelas penafsirannya sehingga membingungkan masyarakat.
Soal 6
“Sikap apatis sebagian mahasiswa lama terhadap isu kenaikan UKT menjadi kekhawatiran para mahasiswa baru.”
Lawan kata apatis dalam kalimat di atas adalah…
A. Agresif
B. Antipati
C. Peduli/antusias
D. Pasif
Jawaban: C
‘Apatis’ artinya tidak peduli, tidak tertarik, atau tidak memiliki emosi terhadap sesuatu. Lawan kata yang tepat adalah ‘peduli’ atau ‘antusias’.
Soal 7
“Walikota menegaskan bahwa program rehabilitasi lahan kritis akan dilaksanakan secara komprehensif di seluruh wilayah yang terdampak bencana.”
Kata komprehensif dalam kalimat tersebut paling tepat digantikan dengan…
A. Parsial (sebagian)
B. Menyeluruh dan mencakup semua aspek
C. Terbatas pada daerah tertentu
D. Dilakukan secara bertahap
Jawaban: B
Kata ‘komprehensif’ berasal dari bahasa Inggris ‘comprehensive’ yang berarti luas, menyeluruh, dan mencakup semua aspek.
Soal 8
Setelah menyelesaikan satu bab pelajaran, Pak Tono meminta siswanya untuk membuat refleksi pembelajaran. Tujuan utama kegiatan refleksi dalam proses belajar adalah…
A. Memberikan penilaian kepada guru terkait cara mengajarnya
B. Mengisi waktu luang setelah ulangan berakhir
C. Mendorong siswa untuk mengevaluasi proses belajarnya sendiri, mengidentifikasi pemahaman dan kesulitan, serta merencanakan perbaikan
D. Membuat rangkuman materi yang telah dipelajari
Jawaban: C
Refleksi pembelajaran adalah proses metakognitif, yaitu ‘berpikir tentang proses berpikir sendiri’. Tujuannya adalah agar siswa mampu mengevaluasi pemahamannya, mengenali bagian mana yang belum dikuasai, dan merencanakan strategi belajar yang lebih baik ke depannya. Ini berbeda dari sekadar merangkum materi.
Soal 9
Dalam kegiatan eksplorasi kosakata, murid diminta mencari kata-kata yang berada dalam satu keluarga (satu akar kata) dengan kata ‘tumbuh’.
Manakah kelompok kata yang BENAR merupakan keluarga kata dari ‘tumbuh’?
A. Tumbuhan, pertumbuhan, menumbuhkan, tumbuh-tumbuhan
B. Tumbuh, tumbal, tumbang, tumpang
C. Tumbuh, tambah, tinggi, besar
D. Tumbuhan, tanam, ladang, kebun
Jawaban: A
Keluarga kata (kata turunan) dibentuk dari satu akar kata yang sama dengan penambahan imbuhan.
‘Tumbuh’ mempunyai turunan:
tumbuhan (tumbuh + -an), pertumbuhan (per- + tumbuh + -an), menumbuhkan (me- + tumbuh + -kan), tumbuh-tumbuhan (reduplikasi + -an).
Pilihan B, C, dan D salah karena tidak semuanya berasal dari akar kata ‘tumbuh’.
Soal 10
Kata ‘abjad’, ‘masjid’, ‘rezeki’, dan ‘wajib’ merupakan contoh kata serapan yang berasal dari bahasa Arab.
Manakah kata berikut yang BUKAN merupakan kata serapan dari bahasa Arab?
A. Khusus
B. Hikmah
C. Polisi
D. Berkah
Jawaban: C
‘Polisi’ adalah kata serapan dari bahasa Belanda ‘politie’ (yang berasal dari bahasa Perancis ‘police’).
Sementara itu, ‘khusus’ (Arab: khusus), ‘hikmah’ (Arab: hikmah), dan ‘berkah’ (Arab: barakah) semuanya diserap langsung dari bahasa Arab.
Soal 11
Pada suatu kegiatan membandingkan kosakata di kelas, siswa diminta mencari perbedaan antara kata ‘pintar’, ‘cerdas’, ‘genius’, dan ‘jenius’.
Manakah deskripsi yang paling tepat untuk kegiatan ini?
A. Kegiatan ini tidak berguna karena keempat kata itu artinya sama saja
B. Kegiatan ini membantu siswa memahami nuansa makna dan memilih kata yang paling tepat sesuai konteks
C. Kegiatan ini hanya bermanfaat untuk siswa yang ingin menjadi penulis profesional
D. Kegiatan ini membuktikan bahwa bahasa Indonesia tidak memiliki sinonim sejati
Jawaban: B
Kegiatan membandingkan kosakata (terutama kata-kata yang bersinonim) adalah latihan sensitivitas bahasa.
Soal 12
Seorang pemuda pegiat literasi berpendapat bahwa, “Pendirian TBM tidak membutuhkan izin resmi dari pemerintah, yang terpenting masyarakat mau membaca.”
Tanggapan yang paling tepat terhadap pendapat tersebut adalah…
A. Setuju sepenuhnya karena izin hanya mempersulit masyarakat
B. Pendapat itu keliru karena izin resmi justru memungkinkan TBM mendapat bantuan dana, buku, dan perlindungan hukum dari pemerintah
C. Tidak setuju karena pemerintah harus selalu mengontrol kegiatan masyarakat
D. Setuju, karena di desa tidak ada aturan formal
Jawaban: B
Pendapat yang baik seharusnya mempertimbangkan manfaat jangka panjang. Pendaftaran resmi bukan sekadar formalitas karena justru membuka akses TBM terhadap program bantuan buku dari Perpustakaan Nasional, dana hibah, dan pengakuan legal yang melindungi keberlangsungan TBM.
Halaman:

