Advertisement
Source : unsplash.com/@ayeshafirdaus

Surat al-Maidah Ayat 48 Menjelaskan tentang Apa? Ini Isi Kandungan dan Artinya, Tulisan Arab dan Latin

Yuk, pelajari makna dan tafsir dari Surat Al-Maidah ayat 48 dan relevansinya di kehidupan modern saat ini!

17 November 2025 Nadia Kamila

Pembahasan mengenai Surat Al-Maidah ayat 48 maknanya dan artinya membantu kita mengenali bagaimana Allah menurunkan Al-Qur’an sebagai penyempurna kitab-kitab sebelumnya dan sebagai panduan hidup yang lengkap. 

Artikel ini akan mengulas kandungan, tafsir ulama, lengkap dengan tulisan Arab, latin, serta arti dari Al-Maidah ayat 48. Simak sampai selesai ya! 📝

Surat Al-Maidah Ayat 48 Arab, Latin, dan Terjemahan

Surat al maidah ayat 48 maknanya dan artinya
unsplash.com/@ayeshafirdaus
7 Surat Al Quran yang Bagus dan Dianjurkan Dibaca di Bulan Ramadhan, Apa Saja?

Arab:

وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

Arab Latin:

Wa anzalnā ilaikal-kitāba bil-ḥaqqi muṣaddiqal limā baina yadaihi minal-kitābi wa muhaiminan ‘alaihi faḥkum bainahum bimā anzalallāhu wa lā tattabi’ ahwā`ahum ‘ammā jā`aka minal-ḥaqq, likullin ja’alnā mingkum syir’ataw wa min-hājā, walau syā`allāhu laja’alakum ummataw wāḥidataw wa lākil liyabluwakum fī mā ātākum fastabiqul-khairāt, ilallāhi marji’ukum jamī’an fa yunabbi`ukum bimā kuntum fīhi takhtalifụn

Surat Yasin Latin dan Arab Lengkap 83 Ayat Beserta Terjemahannya Bahasa Indonesia

Terjemahan: 

Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur`an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang di turunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu.

Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah di berikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.

Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan. (QS. Al-Maidah: 48)

6 Cara Mengamalkan Surat Al Waqiah untuk Rezeki Agar Diberikan Kelancaran

Surat Al-Maidah Ayat 48 Menjelaskan tentang Apa?

Surat Al-Maidah ayat 48 menjelaskan bahwa Al-Qur’an datang untuk menyempurnakan syariat yang telah turun terlebih dahulu di kitab-kitab sebelumnya. 

Artinya, Al-Qur’an turun untuk menyempurnakan ajaran dari kitab sebelumnya serta menjadi pedoman paling lengkap untuk umat manusia.

Ayat ini juga menjelaskan bahwa setiap umat memiliki syariat dan aturan yang berbeda sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan zamannya. 

Lalu bagaimana cara beriman pada kitab-kitab sebelum Al-Qur’an? Apakah berarti kitab Taurat dan Injil itu salah?

Tentu tidak, kita cukup meyakini bahwa Allah menurunkan kitab-kitab tersebut, tapi tidak perlu meyakini isi dan syariat yang terkandung di dalamnya. Hal ini karena Al-Qur’an telah menyempurnakan kitab sebelumnya.

Selain itu, kandungan ayat ini menekankan perintah agar manusia berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqūl-khairāt). 

Allah memberi sinyal kuat bahwa fokus utama manusia seharusnya bukan memperdebatkan perbedaan, melainkan memperbanyak amal baik, memperkuat akhlak, serta menciptakan harmoni sosial. 

Ayat ini juga memberikan pengingat bahwa semua perselisihan dan perkara besar akan dikembalikan kepada Allah pada hari kiamat, dan hanya Dialah yang berhak mengadili dengan seadil-adilnya.

Makna dan Kandungan Surat Al-Maidah Ayat 48

Makna dan kandungan Surat Al-Maidah ayat 48 mencakup pesan mendalam tentang peran Al-Qur’an, keadilan, perbedaan syariat, hingga panggilan untuk berbuat baik.

1. Al-Qur’an sebagai Pembenar dan Penyempurna Kitab Sebelumnya

Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan dengan membawa kebenaran sekaligus menjadi penyempurna bagi Taurat, Injil, dan kitab-kitab sebelumnya. 

Al-Qur’an hadir tidak hanya melanjutkan ajaran, tetapi juga meluruskan penyimpangan yang terjadi dan menjadi pedoman paling lengkap bagi umat manusia hingga akhir zaman.

Halaman:

Advertisement