Susunan Acara Isra Mi’raj di Masjid 2025, Dari Pembukaan Doa hingga Penutupan
Artikel ini akan mengulas susunan acara Isra Mi’raj yang bisa kamu ikuti untuk pelaksanaan Isra Mi’raj di masjidmu. Yuk, baca!
Susunan Acara Isra Mi’raj di Masjid 2025, Dari Pembukaan Doa hingga Penutupan – Pada artikel kali ini, Mamikos akan membahas beberapa hal mengenai Perayaan Isra Mi’raj, termasuk dengan pengertian Isra Mi’raj, sejarah Isra Mi’raj, tanggal pelaksanaan Isra Mi’raj, dan susunan acara Isra Mi’raj secara lengkap
Bagi seluruh penganut agama Islam, Isra Mi’raj sendiri merupakan suatu perayaan yang penuh hikmah dan renungan atas peristiwa ekspedisi yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dalam satu malam.
Pada tahun 2025, hampir seluruh masjid di Indonesia akan merayakan perayaan Isra Mi’raj dengan berbagai acara yang menarik yang terstruktur. Yuk, kita simak bersama-sama bagaimana acara Isra Mi’raj dirancang untuk mengirimkan pengalaman spiritual yang sangat mendalam bagi umat Islam! 🕌 🌙
Daftar Isi
Apa Itu Isra Mi’raj?

Isra Mi’raj merupakan salah satu peristiwa penting dalam agama Islam yang diperingati oleh seluruh penganutnya setiap tahun.
Menurut Kementerian Agama Republik Indonesia, Isra Mi’raj merupakan suatu ekspedisi yang diprakarsai oleh Nabi Muhammad SAW yang memiliki rentang waktu satu malam.
Mengapa satu malam? Karena Nabi Muhammad SAW sendiri mendapat perintah dari Allah SWT untuk melangsungkan sholat lima waktu selama satu hari satu malam.
Peristiwa Isra Mi’raj ini sendiri berlangsung pada waktu terakhir kenabian di Mekkah, sebelum Rasulullah melakukan hijrah ke Madinah.
Sejarah Isra Mi’Raj
Isra Mi’raj merupakan suatu perayaan untuk memperingati peristiwa luar biasa yang terjadi pada Nabi Muhammad SAW. Peristiwa ini sendiri merupakan suatu peristiwa yang sangat krusial dalam sejarah pembentukkan agama Islam.
Pada peristiwa ini, Nabi Muhammad SAW melakukan suatu ekspedisi malam dari Masjidil Haram yang memiliki lokasi di Kota Mekah pada negara Arab Saudi menuju Masjidil Aqsa yang memiliki lokasi di negara Yerusalem tepatnya Isra. Perjalanan isi sendiri ditempuh dengan menggunakan Buraq.
Namun, apa sih yang dimaksud dengan Buraq? Buraq merupakan suatu kata yang diadopsi dari suatu kata yaitu “Barq”, di mana Barq sendiri merujuk pada kilat. Kata ini diambil karena cara berjalan Buraq yang cepat seperti kilat.
Buraq sendiri merujuk pada seekor hewan yang luar biasa dan memiliki tingkat kecepatan yang sangat tinggi. Menurut pandangan-pandangan ahli, dapat diketahui bahwa Buraq memiliki belang-belang atau garis-garis yang menyerupai hewan kambing, baik yang berwarna hitam ataupun putih.
Nah, setelah mengetahui asal usul hewan yang digunakan oleh Nabi Muhammad SAW, Mamikos akan melanjutkan penjelasan mengenai sejarah dari Isra Mi’raj.
Selanjutnya, ekspedisi ini dilanjutkan oleh Nabi Muhammad SAW, di mana ia melakukan ekspedisi naik ke Sidratul Muntaha di langit ketujuh (Mi’raj).
Pada ekspedisi ini, Nabi Muhammad SAW melakukan pertemuan langsung dengan Allah SWT dan memperoleh perintah salat lima waktu secara langsung selama satu hari satu malam dari Allah SWT, sehingga peristiwa ini menjadi awal mula dilaksanakannya ibadah umat Muslim.
Hal ini terjadi karena salat lima waktu merupakan suatu kepercayaan agama yang harus ditegakkan oleh seluruh umatnya.
Dalam Isra Mi’raj, terdapat beberapa keutamaan dan prioritas yang berlaku dalam agama Islam, di mana hal ini sendiri memiliki makna bahwa kemurnian hati dan jiwa seluruh penganut agama Islam dapat memperkuat tingkat iman mereka kepada Allah SWT yang dianggap sebagai Maha Besar.
Keutamaan Isra Mi’raj
Nah, disini Mamikos akan menjelaskan beberapa keutamaan atau prioritas dalam Isra Mi’raj agar kamu dapat memiliki gambaran dan pemahaman yang lebih jelas mengenai hal tersebut.
1. Evidensi Kemuliaan Allah SWT
Apakah kamu mengetahui bahwa kejadian Isra Mi’raj merupakan suatu evidensi dari kemuliaan Allah SWT?
Peristiwa Isra Mi’raj sendiri merupakan peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW yang dimulai dari Mekkah menuju Yerusalem, di mana ia melakukan kenaikan ke langit ketujuh dengan waktu hanya satu hari satu malam.
Hal ini sendiri merupakan suatu hal yang menurut akal sehat kita sebagai manusia tidak mungkin dapat terjadi, di mana peristiwa kenaikan ini hanya dapat terjadi atas keagungan Allah SWT yang memiliki peran sebagai pencipta Jagat Raya, sebagai yang Maha Sempurna Pengetahuannya, dan sebagai yang Maha Melakukan Apa Saja
Kejadian ini juga sesuai dengan Qur’an Surah Al-Isra 17:1 yang memiliki suatu inti bahwa Allah SWT merupakan sosok yang Maha Agung.
Halaman:

