<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 09:57:45 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka beserta Tujuan dan Perbedaannya</title>
            <category>Materi Sekolah</category>
            <link>https://mamikos.com/info/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif-pljr/</link>
            <pubDate>Wed, 05 Jun 2024 02:07:14 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Lintang Filia</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif-pljr/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Apakah kamu sedang mencari informasi tentang contoh asesmen formatif dan sumatif? Yuk, baca artikel ini sampai selesai, ya!</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif-pljr/">Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka beserta Tujuan dan Perbedaannya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka beserta Tujuan dan Perbedaannya – Dalam dunia pendidikan, tidaklah asing dengan istilah asesmen.</p>



<p>Asesmen atau penilaian biasanya akan dilakukan oleh guru kepada siswa untuk mengevaluasi pemahaman dan pemecahan masalah siswa terhadap materi yang sudah diberikan.</p>



<p>Di dalam asesmen juga terdapat dua jenis, yaitu asesmen formatif dan sumatif. Apa saja contoh asesmen formatif dan sumatif itu? Yuk, simak penjelasan dari Mamikos di artikel ini, ya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Asesmen</h2>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif.jpg" alt="Contoh asesmen Formatif dan Sumatif" class="wp-image-234937" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Canva/@juststock</figcaption></figure></div>


<p>Asesmen adalah proses pengumpulan informasi dan penilaian terhadap kemampuan, pengetahuan, keterampilan, sikap, dan karakteristik individu atau kelompok.</p>



<p>Sebenarnya, tujuan dari asesmen adalah untuk memahami tingkat pencapaian atau perkembangan seseorang dalam suatu bidang tertentu.</p>



<p>Nah, asesmen biasanya ditemukan atau digunakan juga dalam dunia pendidikan, lho. Asesmen tersebut dapat berupa berbagai metode seperti tes, tugas akhir, observasi, wawancara, dan sebagainya.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/gambar-rotasi-bumi-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/gambar-rotasi-bumi-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Contoh-Rotasi-Bumi-500x333.jpg" alt="Contoh Gambar Rotasi Bumi beserta Cara Rotasi dan Penjelasannya Lengkap" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">Contoh Gambar Rotasi Bumi beserta Cara Rotasi dan Penjelasannya Lengkap</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Tujuan Asesmen</h2>



<p>Tujuan asesmen dapat berbeda tergantung pada konteks dimana asesmen dipergunakan.</p>



<p>Namun secara umum, asesmen bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kemampuan, kebutuhan, atau karakteristik individu atau kelompok.</p>



<p>Berikut penjelasan lebih rinci tentang tujuan asesmen:</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Dipergunakan untuk Mengukur Pencapaian</h4>



<p>Asesmen digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana seseorang telah mencapai tujuan pembelajaran atau standar tertentu dalam suatu bidang.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Digunakan sebagai Bahan Identifikasi Kelebihan dan Kekurangan</h4>



<p>Melalui asesmen pengajar dapat mengevaluasi dan mengidentifikasi area di mana seseorang memiliki kekurangan atau kelebihan.</p>



<p>Selain itu pengajar juga dapat mengetahui kekurangan seseorang tersebut, sehingga memudahkan untuk memetakan atau memberikan solusi yang terbaik.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Mengarahkan Pembelajaran</h4>



<p><a href="https://mamikos.com/info/cara-cek-hasil-abm-asesmen-bakat-minat-siswa-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Hasil asesmen</a> dapat memberikan panduan bagi pengajar untuk merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan individu atau kelompok.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Dapat Menyediakan Umpan Balik</h4>



<p>Asesmen juga dapat memberikan umpan balik yang berharga kepada individu tentang kemajuan mereka.</p>



<p>Hal lainnya adalah asesmen dipergunakan untuk membantu mereka posisi dan bagaimana mereka dapat meningkatkan kemampuannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Membantu dalam Pengambilan Keputusan</h4>



<p>Tujuan lain dari asesmen adalah dapat digunakan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penempatan siswa, promosi, pemilihan karyawan, dan keputusan lainnya.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">6. Meningkatkan Kualitas Layanan</h4>



<p>Pada bidang pelayanan seperti layanan kesehatan atau sosial, asesmen dapat membantu dalam merencanakan dan menyediakan layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan individu.</p>



<h4 class="wp-block-heading">7. Membantu Mengevaluasi Program</h4>



<p>Asesmen digunakan untuk mengevaluasi efektivitas program pendidikan, pelatihan, atau intervensi sosial dengan melihat dampaknya terhadap target yang ditetapkan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Asesmen Formatif dan Sumatif</h2>



<p>Penilaian atau asesmen memiliki peran yang sangat penting dalam proses belajar mengajar terhadap peserta didik.</p>



<p>Hal ini dikarenakan asesmen memiliki dua fungsi utama, yaitu fungsi formatif dan fungsi sumatif sebagai berikut:</p>



<h4 class="wp-block-heading">1. Fungsi Formatif</h4>



<p>Fungsi formatif adalah asesmen yang digunakan untuk memberikan umpan balik kepada guru yang akan dijadikan dasar untuk memperbaiki dan menyempurnakan proses pembelajaran.</p>



<p>Selain itu, asesmen formatif juga digunakan untuk memberikan remedial kepada peserta didik yang membutuhkan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Fungsi Sumatif</h4>



<p>Sedangkan fungsi sumatif atau asesmen sumatif berperan dalam menentukan nilai belajar siswa dalam satu mata pelajaran tertentu.</p>



<p>Hasil dari asesmen ini kemudian digunakan sebagai dasar untuk membuat laporan, menentukan kenaikan kelas, atau menetapkan kelulusan peserta didik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perbedaan Asesmen Formatif dan Aesmen Sumatif</h3>



<p>Sebelum nanti Mamikos membahas tentang contoh asesmen formatif dan sumatif, mari kita membicarakan terlebih dahulu tentang perbedaan keduanya agar lebih mudah untuk dipahami.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Asesmen Formatif</h4>



<ul>
<li>Tujuan: Memberikan umpan balik selama proses pembelajaran agar siswa dapat memperbaiki pemahaman dan keterampilan mereka.</li>



<li>Waktu Pelaksanaan: Dilakukan selama periode pembelajaran berlangsung.</li>



<li>Sifat: Biasanya bersifat informal dan kontinu. Seperti pertanyaan di kelas, diskusi, atau tugas kecil.</li>



<li>Fokus: Menitikberatkan pada proses pembelajaran dan perkembangan siswa.</li>



<li>Penggunaan Hasil: Digunakan untuk mengarahkan pembelajaran selanjutnya, memberikan umpan balik langsung, dan menyesuaikan strategi pengajaran.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Asesmen Sumatif</h4>



<ul>
<li>Tujuan: Mengevaluasi pencapaian akhir siswa setelah suatu periode pembelajaran atau program tertentu.</li>



<li><span style="color: initial">Waktu Pelaksanaan: Dilakukan pada akhir periode pembelajaran.</span></li>



<li><span style="color: initial">Sifat: Bersifat formal dan terstruktur dengan baik. Misalnya ujian tengah atau akhir semester, proyek akhir, atau penilaian akhir.</span></li>



<li><span style="color: initial">Fokus: Menitikberatkan pada hasil akhir pembelajaran dan keseluruhan pencapaian siswa.</span></li>



<li>Penggunaan Hasil: Digunakan untuk menentukan nilai akhir, memutuskan kelulusan, dan mengevaluasi efektivitas program atau pengajaran.</li>
</ul>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-gejala-sosial-budaya-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-gejala-sosial-budaya-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Contoh-Gejala-Sosial-Budaya-Moral-dan-Lingkungan-Alam-dalam-Ilmu-Sosiologi-1-500x333.jpg" alt="7 Contoh Gejala Sosial Budaya, Moral, dan Lingkungan Alam dalam Ilmu Sosiologi" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">7 Contoh Gejala Sosial Budaya, Moral, dan Lingkungan Alam dalam Ilmu Sosiologi</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif</h2>



<p>Apakah pengertian dan berbagai aspek asesmen yang sudah Mamikos jelaskan di atas mudah untuk kamu pahami?</p>



<p>Kalau begitu pada bagian ini Mamikos akan melanjutkan pembahasan tentang contoh asesmen formatif dan sumatif, ya.</p>



<p>Berikut adalah berbagai contoh asesmen formatif dan sumatif yang banyak digunakan dalam bidang pendidikan.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Asesmen Formatif</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Kuis Singkat</h4>



<p>Kuis singkat yang diberikan selama atau setelah pelajaran untuk mengevaluasi pemahaman siswa tentang materi yang baru saja diajarkan merupakan salah satu contoh dari asesmen formatif.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Tugas Harian</h4>



<p>Selain kuis singkat di akhir pelajaran, contoh asesmen formatif lainnya adalah pekerjaan rumah atau tugas kelas yang diberikan secara rutin.</p>



<p>Hal tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan dan pemahaman siswa secara berkelanjutan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Proses Diskusi Kelas</h4>



<p>Saat berada di sekolah, pasti kamu tidak asing bukan dengan proses diskusi tentang materi yang sedang dipelajari?</p>



<p>Nah, diskusi yang dipandu oleh guru di mana siswa dapat mengajukan pertanyaan dan memberikan jawaban adalah contoh asesmen formatif, lho.</p>



<p>Saat para siswa melakukan diskusi bersama dan berkelompok, di situlah guru untuk akan melakukan penilaian terhadap pemahaman siswa secara langsung.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Observasi oleh Guru</h4>



<p>Guru akan mengamati keterlibatan dan partisipasi siswa dalam kegiatan kelas. Seperti kerja kelompok, penelitian berkelompok, hingga keaktivan siswa saat pembelajaran sehari-hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Jurnal Reflektif Siswa</h4>



<p>Siswa menulis refleksi tentang apa yang mereka pelajari dan bagaimana mereka memahaminya, yang memberikan wawasan kepada guru tentang proses berpikir mereka.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Umpan Balik Langsung</h4>



<p>Selain bagi guru, ternyata adanya asesmen juga bermanfaat bagi para siswa, lho. Misalnya ketika guru memberikan catatan maupun nilai evaluasi pada tugas-tugas siswa, secara langsung akan membuat siswa mengetahui bagian mana yang harus dievaluasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Contoh Asesmen Sumatif</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Ujian Akhir Semester</h4>



<p>Ujian yang diberikan di akhir semester untuk menilai keseluruhan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan selama semester tersebut adalah salah satu contoh asesmen sumatif.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-gejala-sosial-mikro-meso-dan-makro-pljr/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-gejala-sosial-mikro-meso-dan-makro-pljr/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/05/Contoh-Gejala-Sosial-500x333.jpg" alt="10 Contoh Gejala Sosial Mikro, Meso, dan Makro dalam Kehidupan beserta Perbedaannya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">10 Contoh Gejala Sosial Mikro, Meso, dan Makro dalam Kehidupan beserta Perbedaannya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h4 class="wp-block-heading">2. Tugas Akhir</h4>



<p>Sama halnya seperti ujian akhir semester, proyek besar yang diberikan di akhir semester juga menjadi aspek penilaian.</p>



<p>Siswa harus menerapkan berbagai keterampilan dan pengetahuan yang telah mereka pelajari selama masa pembelajaran.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Makalah Penelitian</h4>



<p>Contoh asesmen sumatif lainnya adalah pengerjaan makalah. Saat menulis makalah siswa diharuskan melakukan penelitian mendalam tentang topik tertentu dan mempresentasikan temuan mereka.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Presentasi</h4>



<p>Pemahaman dan kemampuan siswa dalam mengolah materi juga bisa ditunjukkan melalui presentasi di akhir semester, lho.</p>



<!--nextpage-->



<h4 class="wp-block-heading">5. Penilaian Portofolio</h4>



<p>Kumpulan karya siswa yang menunjukkan perkembangan dan pencapaian mereka selama periode waktu tertentu disebut dengan portofolio.</p>



<p><a href="https://mamikos.com/info/pengertian-cara-membuat-format-contoh-portofolio/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Portofolio</a> itulah yang menjadi gambaran nilai secara keseluruhan dalam satu periode atau semester.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Ujian Standar Nasional</h4>



<p>Ujian yang diberikan secara nasional untuk menilai kemampuan dan pengetahuan siswa dalam mata pelajaran tertentu juga merupakan contoh asesmen sumatif yang digunakan untuk menentukan kelulusan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Faktor yang Memengaruhi Asesmen Formatif dan Sumatif</h2>



<p>Dari contoh asesmen formatif dan sumatif tersebut ternyata dapat ditingkatkan oleh beberapa faktor.</p>



<p>Pada dasarnya faktor yang memengaruhi asesmen formatif dan sumatif dapat bervariasi.</p>



<p>Namun, Mamikos dapat sedikit menjelaskan tentang beberapa faktor yang mempengaruhi efektivitas dan hasil dari kedua jenis asesmen tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Faktor yang Mempengaruhi Asesmen Formatif</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Kualitas Umpan Balik yang Diberikan</h4>



<p>Umpan balik yang spesifik, konstruktif, dan tepat waktu tentunya akan lebih membantu siswa memahami kelebihan dan kelemahan mereka serta bagaimana memperbaikinya.</p>



<p>Sehingga umpan balik yang diberikan oleh guru juga harus jelas dan memiliki kualitas yang lebih baik.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Keterlibatan Siswa dalam Proses Pembelajaran</h4>



<p>Partisipasi aktif siswa dalam proses asesmen formatif, seperti keterlibatan dalam diskusi kelas atau respons terhadap kuis secara langsung akan mempengaruhi efektivitas asesmen.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Desain Asesmen</h4>



<p>Bentuk atau desain asesmen yang dirancang dengan baik dan mudah dipahami dan sesuai dengan tujuan pembelajaran akan terasa lebih membantu mengukur pemahaman siswa secara lebih akurat.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Frekuensi Asesmen</h4>



<p>Faktor selanjutnya adalah seberapa banyak asesmen formatif diberikan. Asesmen formatif yang dilakukan secara rutin tentunya akan memberikan lebih banyak kesempatan untuk pemantauan dan penyesuaian pembelajaran.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Keterampilan Guru</h4>



<p>Kemampuan guru dalam menginterpretasikan hasil asesmen formatif dan menggunakannya untuk menyesuaikan strategi pengajaran juga menjadi faktor yang sangat penting untuk dapat meningkatkan manfaat asesmen.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Lingkungan Belajar</h4>



<p>Suasana kelas yang mendukung, di mana siswa merasa aman untuk membuat kesalahan dan belajar dari umpan balik juga dirasa akan meningkatkan efektivitas asesmen formatif.</p>



<!--nextpage-->



<h3 class="wp-block-heading">Faktor yang Mempengaruhi Asesmen Sumatif</h3>



<h4 class="wp-block-heading">1. Validitas dan Reliabilitas</h4>



<p>Validitas memastikan asesmen mengukur apa yang seharusnya diukur, sementara reliabilitas memastikan hasil yang konsisten. Keduanya penting untuk asesmen sumatif yang adil.</p>



<h4 class="wp-block-heading">2. Cakupan Materi yang Memadahi</h4>



<p>Asesmen harus mencakup semua materi yang telah diajarkan selama periode tertentu untuk memberikan gambaran yang lengkap tentang pencapaian siswa.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3. Kejelasan Instruksi</h4>



<p>Petunjuk yang jelas dan tidak ambigu pada ujian atau tugas sumatif tentu akan membantu siswa memahami. Sehingga nilai sumatif akan lebih berkualitas.</p>



<h4 class="wp-block-heading">4. Kesiapan Siswa</h4>



<p>Persiapan yang memadai dari siswa termasuk pemahaman materi dan strategi belajar yang efektif akan mempengaruhi hasil asesmen sumatif.</p>



<h4 class="wp-block-heading">5. Kondisi Pelaksanaan</h4>



<p>Kondisi fisik dan mental siswa saat menjalani asesmen sumatif, seperti kesehatan, kecemasan, dan lingkungan ujian, juga dapat mempengaruhi kinerja mereka.</p>



<p>Sehingga dipastikan kondisi-kondisi tersebut aman, nyaman, dan terkendali.</p>



<h4 class="wp-block-heading">6. Keadilan dan Kesetaraan</h4>



<p>Menghindari bias dalam asesmen sumatif dirasa penting untuk memastikan semua siswa dinilai secara adil.</p>



<p>Hal itu termasuk mempertimbangkan kebutuhan khusus atau akomodasi bagi siswa dengan disabilitas.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/materi-utbk-tps-kuantitatif-sering-keluar/">
        <a href="https://mamikos.com/info/materi-utbk-tps-kuantitatif-sering-keluar/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/03/Materi-UTBK-TPS-Pengetahuan-Kuantitatif-yang-Sering-Keluar-500x333.jpg" alt="9 Materi UTBK TPS Pengetahuan Kuantitatif yang Sering Keluar" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">9 Materi UTBK TPS Pengetahuan Kuantitatif yang Sering Keluar</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Nah, sampai di sini saja penjelasan Mamikos mengenai contoh asesmen formatif dan sumatif yang disertai dengan pembahasan terkait asesmen.</p>



<p>Semoga artikel kali ini bermanfaat dan dapat memberikan hasil yang lebih baik pada proses asesmen.</p>



<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ugm-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosugm" target="_blank">Kost Dekat UGM Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unpad-jatinangor-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunpad" target="_blank">Kost Dekat UNPAD Jatinangor</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-undip-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosundip" target="_blank">Kost Dekat UNDIP Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ui-depok-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuidepok" target="_blank">Kost Dekat UI Depok</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-ub-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosubmalang" target="_blank">Kost Dekat UB Malang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unnes-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosunnes" target="_blank">Kost Dekat Unnes Semarang</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-umy-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosumy" target="_blank">Kost Dekat UMY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uny-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuny" target="_blank">Kost Dekat UNY Jogja</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uns-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosuns" target="_blank">Kost Dekat UNS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-itb-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikositb" target="_blank">Kost Dekat ITB Bandung</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="http://mamikos.com/kost/kost-dekat-ums-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosums" target="_blank">Kost Dekat UMS Solo</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-its-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosits" target="_blank">Kost Dekat ITS Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unesa-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostunesa" target="_blank">Kost Dekat Unesa Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-unair-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasiunair" target="_blank">Kost Dekat UNAIR Surabaya</a></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-dekat-uin-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikostuin" target="_blank">Kost Dekat UIN Jakarta</a></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/contoh-asesmen-formatif-dan-sumatif-pljr/">Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka beserta Tujuan dan Perbedaannya</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif.jpg" length="504369" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2024/06/Contoh-asesmen-Formatif-dan-Sumatif-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>