<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
    xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
    xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
    xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
    xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
    xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
    xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
    xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/">
<channel>
    <title>Blog Mamikos</title>
    <atom:link href="https://mamikos.com/info/tag/demosi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <link>https://mamikos.com/info/tag/demosi/</link>
    <description>Info Anak Kos</description>
    <lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 08:19:15 +0000</lastBuildDate>
    <language>en-us</language>
    <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
    <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
    <generator>https://wordpress.org/?v=6.4.7</generator>

<image>
	<url>https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-story-mami-blog-32x32.png</url>
	<title>- Blog Mamikos</title>
	<link>https://mamikos.com/info/tag/demosi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
                    <item>
            <title>Mengenal Demosi dalam Dunia Kerja yang Harus Dipahami Seorang Karyawan Perusahaan</title>
            <category>Tips Kerja</category>
            <link>https://mamikos.com/info/mengenal-demosi-kry/</link>
            <pubDate>Wed, 06 Sep 2023 06:47:35 +0000</pubDate>
            <dc:creator>Adara</dc:creator>
            <guid>https://mamikos.com/info/mengenal-demosi-kry/</guid>
            <description><![CDATA[<p>Pahami apa itu demosi dalam dunia kerja dan tips untuk Mengahadapinya melalui ulasan di bawah ini.</p>
<p>The post <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-demosi-kry/">Mengenal Demosi dalam Dunia Kerja yang Harus Dipahami Seorang Karyawan Perusahaan</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></description>
            <content:encoded><![CDATA[<div class="wprt-container">
<p>Mengenal demosi dalam dunia kerja yang harus dipahami seorang karyawan perusahaan &#8211; Dunia kerja adalah medan yang dinamis dan penuh dengan berbagai perubahan. </p>



<p>Di tengah perjalanan karier, tidak jarang karyawan perusahaan mengalami berbagai bentuk perubahan jabatan. Salah satu perubahan yang mungkin terjadi adalah demosi.</p>



<p>Dalam artikel ini, Mamikos akan menjelajahi konsep demosi dalam konteks dunia kerja. Mulai dari pengertian, dasar hukum demosi,  alasan mengapa demosi bisa terjadi, tujuan, dan lainnya. Yuk, simak!</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengertian Demosi</h2>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="960" height="640" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly.jpg" alt="Mengenal Demosi dalam Dunia Kerja yang Harus Dipahami Seorang Karyawan Perusahaan" class="wp-image-195521" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly.jpg 960w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly-300x200.jpg 300w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly-500x333.jpg 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly-768x512.jpg 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption>pexels/@olly</figcaption></figure></div>



<p>Pengertian demosi, sesuai dengan definisi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), merujuk pada tindakan pemindahan seseorang dari jabatan tertentu ke jabatan yang memiliki tingkat yang lebih rendah. </p>



<p>Pada konteks hukum ketenagakerjaan di Indonesia, yang diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003, tidak terdapat pengakuan formal dan peraturan yang secara khusus mengatur mengenai demosi atau penurunan jabatan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-meningkatkan-produktivitas-bekerja-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-meningkatkan-produktivitas-bekerja-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/04/Cara-Meningkatkan-Produktivitas-dalam-Bekerja-yang-Bisa-Kamu-Coba-500x410.jpg" alt="﻿8 Contoh Cara Meningkatkan Produktivitas dalam Bekerja yang Bisa Dicoba" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿8 Contoh Cara Meningkatkan Produktivitas dalam Bekerja yang Bisa Dicoba</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<p>Selain
pengertian dasar tersebut, berbagai ahli juga telah memberikan pandangan mereka
mengenai demosi:</p>



<p>a.
Menurut Suratman, demosi memiliki peran penting dalam konteks pengembangan
karyawan secara formal dengan tujuan menciptakan kompetisi yang sehat di antara
sesama karyawan, yang pada gilirannya akan mendorong peningkatan prestasi
kerja.</p>



<p>b.
Pendapat Rachmawati mengenai demosi mengonfirmasi bahwa ini adalah pergerakan
ke posisi yang memiliki tingkat yang lebih rendah dalam hirarki jabatan.</p>



<p>c. Menurut Simamora, demosi merujuk pada tindakan pemindahan seorang pegawai dari jabatan tertentu ke jabatan lain yang berada di level yang lebih rendah dalam struktur organisasi. </p>



<p>Akibatnya, wewenang, tanggung jawab, penghasilan, dan status pegawai tersebut akan turun sesuai dengan jabatan yang lebih rendah tersebut.</p>



<p>Dari definisi dapat disimpulkan bahwa demosi adalah tindakan atau kebijakan di mana seorang karyawan dialihkan dari posisi atau jabatannya yang sekarang ke posisi atau jabatan yang lebih rendah. </p>



<p>ni berarti ada penurunan dalam tanggung jawab, otoritas, status, atau gaji. Demosi dapat dianggap sebagai kebalikan dari promosi.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dasar Hukum </h2>



<p>Dalam hukum <a href="https://mamikos.com/info/contoh-masalah-ketenagakerjaan-pljr/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">ketenagakerjaan</a> dan hukum perdata Indonesia, serta berbagai peraturan perundang-undangan terkait ketenagakerjaan, tidak ada ketentuan yang secara tegas mengatur mengenai demosi. </p>



<p>Biasanya, peraturan mengenai demosi ini disusun dan disepakati oleh kedua belah pihak dalam perjanjian kerja atau kontrak kerja yang bersifat transparan dan disetujui.</p>



<p>Prinsip dasar yang dapat digunakan sebagai acuan dalam situasi ini adalah Pasal 92 Ayat (1) Undang-Undang Ketenagakerjaan. </p>



<p> 92 Ayat (1) UUK ini menyatakan bahwa: “Pengusaha menyusun struktur dan skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.” </p>



<p>Ketentuan mengenai demosi dapat diterapkan tanpa melanggar UUK dengan menginkorporasikannya ke dalam perjanjian kerja, Peraturan Perusahaan, atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB). </p>



<p>Jika demosi hanya diatur dalam Peraturan Perusahaan, maka hal tersebut harus dijelaskan kepada karyawan sebelum mereka menandatangani perjanjian kerja.</p>



<p>Hal ini diatur secara tegas dalam perjanjian kerja, dan penting untuk merumuskan persyaratan dan prosedur pelaksanaannya secara jelas.</p>



<p>Dengan cara ini, karyawan akan memiliki pemahaman yang lebih baik dan terfokus pada tugas dan tanggung jawab yang ada dalam deskripsi pekerjaan mereka, yang juga akan memotivasi mereka.</p>



<p>Namun, dalam praktiknya, untuk melakukan penurunan jabatan, perusahaan harus memiliki bukti yang kuat yang mendukung bahwa kinerja karyawan tidak mencapai target yang ditetapkan. </p>



<p>Tanpa bukti yang kuat ini, keputusan untuk melakukan demosi (penurunan jabatan) berisiko dibatalkan.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-bekerja-efektif-dan-efisien-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-bekerja-efektif-dan-efisien-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/04/Contoh-Bekerja-Efektif-dan-Efisien-dalam-Kehidupan-Sehari-hari-500x333.jpg" alt="﻿2 Contoh Bekerja Efektif dan Efisien dalam Kehidupan Sehari-hari" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿2 Contoh Bekerja Efektif dan Efisien dalam Kehidupan Sehari-hari</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h2 class="wp-block-heading">Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Demosi</h2>



<p>Demosi bisa terjadi karena berbagai alasan,
termasuk:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Kinerja Buruk</h3>



<p>Jika seorang karyawan tidak memenuhi ekspektasi atau standar kinerja yang ditetapkan oleh perusahaan, demosi dilakukan ke posisi yang kurang menuntut atau di mana mereka memiliki rekam jejak yang lebih baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Reorganisasi Perusahaan </h3>



<p>Ketika perusahaan melakukan restrukturisasi atau perubahan strategis, beberapa posisi mungkin tidak lagi diperlukan atau dikurangi tanggung jawabnya. </p>



<p>Dalam situasi seperti itu, demosi mungkin dilakukan sebagai bagian dari reorganisasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Kesalahan Etika atau Pelanggaran Peraturan</h3>



<p>Demosi bisa menjadi tindakan disipliner jika karyawan terlibat dalam pelanggaran kode etik, kebijakan perusahaan, atau hukum.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Kurangnya Keterampilan atau Pendidikan </h3>



<p>Jika pekerjaan seseorang mengalami evolusi sehingga memerlukan keterampilan atau pendidikan baru yang karyawan tersebut tidak miliki, maka mereka mungkin didemosikan ke posisi lain yang lebih sesuai.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Pilihan Pribadi</h3>



<p>Dalam beberapa kasus, karyawan mungkin meminta untuk didemosikan karena alasan pribadi, seperti keseimbangan kerja-hidup atau kesehatan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Kondisi Ekonomi</h3>



<p>Kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan atau penurunan pendapatan perusahaan mungkin memerlukan penurunan biaya, yang bisa berarti mengurangi tanggung jawab atau posisi beberapa karyawan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Tujuan Demosi</h2>



<p>Tujuan
demosi dapat bervariasi tergantung pada situasi dan kebijakan perusahaan,
tetapi beberapa tujuan umum dari demosi antara lain:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Kesesuaian Jabatan</h3>



<p>Demosi juga dapat digunakan untuk memastikan bahwa karyawan berada pada posisi yang sesuai dengan keterampilan, kompetensi, atau pengalaman mereka. </p>



<p>Hal ini membantu memastikan bahwa setiap karyawan berkontribusi maksimal sesuai dengan kemampuannya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">2. Pengembangan Karyawan</h3>



<p>Dalam beberapa kasus, demosi dapat dianggap sebagai langkah dalam <a href="https://mamikos.com/info/cara-meningkatkan-kinerja-karyawan-perusahaan-kry/" target="_blank" rel="noreferrer noopener" aria-label=" (opens in a new tab)">pengembangan karyawan</a>. </p>



<p>Hal ini mungkin terjadi ketika seorang karyawan dianggap kurang berpengalaman untuk menjalankan jabatan yang lebih tinggi.</p>



<p>Namun, di sisi lain perusahaan ingin mempertahankan mereka dan memberi kesempatan untuk tumbuh dan berkembang.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Menghindari Pemecatan</h3>



<p>Perusahaan mungkin ingin menghindari pemecatan seorang karyawan yang mengalami masalah dalam kinerjanya. </p>



<p>Dengan demikian, mereka memutuskan untuk menurunkan tingkat jabatan karyawan tersebut sebagai solusi sementara.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Kesetiaan dan Motivasi</h3>



<p>Demosi juga dapat digunakan sebagai alat untuk memotivasi karyawan yang telah melihat promosi yang tidak adil di antara rekan-rekan mereka. </p>



<p>Hal ini dapat mengirimkan pesan bahwa kinerja yang baik akan dihargai, sementara kinerja yang buruk tidak akan diabaikan.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Dampak Demosi terhadap Karyawan</h2>



<ul><li>Gaji: Dalam beberapa kasus, demosi bisa mengakibatkan penurunan gaji.</li><li>Hak dan Manfaat: Hak dan manfaat karyawan, seperti bonus, asuransi, dan lainnya, mungkin berubah tergantung pada kebijakan perusahaan.</li><li>Pengaruh Emosional: Demosi seringkali dapat menimbulkan dampak emosional, seperti penurunan harga diri, stres, atau rasa kecewa. </li><li>Dampak tersebut juga memengaruhi ketidakpuasan karyawan, munculnya berbagai keluhan, tidak adanya semangat kerja, menurunnya disiplin kerja hingga pemogokan kerja.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Cara Menghadapi Demosi dengan Bijak</h2>



<p>Berikut
adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan diterapkan oleh karyawan
untuk menghadapi demosi:</p>



<h3 class="wp-block-heading">1. Kelola Emosi dengan Matang </h3>



<p>Saat mendapatkan kabar demosi, penting untuk merespons dengan tenang, bijaksana dan selalu pertahankan perilaku profesional. Hindari bereaksi secara emosional yang dapat memperburuk situasi.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/cara-membuat-kpi-karyawan-individu-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/cara-membuat-kpi-karyawan-individu-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/07/Cara-Membuat-KPI-Karyawan-Individu-dan-Contohnya-500x333.jpg" alt="﻿3 Cara Membuat KPI Karyawan Individu Perusahaan dan Contohnya" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">﻿3 Cara Membuat KPI Karyawan Individu Perusahaan dan Contohnya</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<h3 class="wp-block-heading">2. Cari Penjelasan</h3>



<p>Mintalah penjelasan yang rinci mengenai alasan di balik demosi. Memahami alasan konkret dapat membantu Anda mengatasi situasi ini dengan lebih baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">3. Cari Dukungan</h3>



<p>Berbicaralah dengan orang-orang dekat Anda tentang perasaan Anda. Jika perlu, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang konselor atau terapis yang dapat memberikan dukungan dan nasihat yang berharga.</p>



<h3 class="wp-block-heading">4. Evaluasi Pilihan</h3>



<p>Pertimbangkan apakah Anda ingin tetap di perusahaan dengan posisi baru atau mencari peluang di tempat lain. </p>



<p>Evaluasi dengan cermat apa yang diperlukan untuk berhasil di posisi baru atau bagaimana Anda bisa memperbaiki diri untuk kembali ke posisi sebelumnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">5. Manfaatkan Kesempatan untuk Pertumbuhan</h3>



<p>Gunakan situasi demosi sebagai peluang untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Anda. </p>



<p>Ini bisa menjadi saat yang tepat untuk mengikuti kursus tambahan atau mencari umpan balik untuk meningkatkan kinerja Anda.</p>



<h3 class="wp-block-heading">6. Evaluasi Keseimbangan Hidup dan Kerja </h3>



<p>Manfaatkan waktu ini untuk mengevaluasi keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi Anda. Mungkin ada peluang untuk mencari keseimbangan yang lebih baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">7. Pertimbangkan Opsi Alternatif</h3>



<p>Jika Anda merasa bahwa perusahaan saat ini bukan lagi tempat yang sesuai bagi Anda setelah demosi, pertimbangkan untuk mencari pekerjaan di tempat lain. </p>



<p>Pastikan keputusan ini didasarkan pada pertimbangan yang matang dan rencana yang baik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">8. Buat Rencana Masa Depan</h3>



<p>Tentukan tujuan Anda untuk masa depan dan buat rencana bagaimana Anda akan mencapainya. </p>



<p>Mungkin ini melibatkan menetapkan target kinerja baru atau mencari mentor yang dapat membantu Anda mencapai tujuan tersebut.</p>



<p>Mengelola demosi dengan bijak memerlukan ketenangan, refleksi, dan tindakan yang baik. </p>



<p>Situasi ini dapat menjadi peluang untuk pertumbuhan pribadi dan profesional jika dihadapi dengan sikap yang tepat.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Penutup</h2>



<p>Dalam dunia kerja yang penuh dinamika, pemahaman tentang demosi menjadi semakin penting bagi setiap karyawan. Demosi bukanlah akhir dari segalanya.</p>



<p>Tetapi, hal ini seringkali menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier seseorang. Ketika dihadapkan pada demosi, sikap dan respons karyawan sangat berperan dalam menentukan arah selanjutnya.</p>



<p>Pemahaman yang baik tentang demosi bukan hanya akan membantu karyawan menghadapinya dengan lebih tenang, tetapi juga akan membantu mereka terus berkembang dan mencapai kesuksesan.<br></p>



<p>Demi menjaga produktivitas, motivasi, dan perkembangan pribadi, karyawan perlu melihat demosi sebagai peluang untuk belajar, tumbuh, dan terus beradaptasi dengan perubahan. </p>



<p>Mengenali kenyataan bahwa demosi bisa terjadi dan memahami alasan di baliknya adalah langkah awal yang bijak. </p>



<p>Karyawan yang mampu merespons dengan baik terhadap demosi dan berupaya untuk terus berkembang akan selalu memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka di masa depan.</p>



<p>Kesimpulannya, demosi adalah bagian alami dari dinamika dunia kerja. Sambil menjaga semangat dan dedikasi, pemahaman tentang demosi akan membantu karyawan untuk menghadapi tantangan ini.</p>



<p>Dengan kepercayaan diri dan kemampuan untuk melangkah maju dalam perjalanan karier, jadikan setiap pengalaman, termasuk demosi, sebagai batu loncatan untuk mencapai tujuan yang lebih tinggi dalam dunia kerja.</p>


    <div class="sugested-post" data-permalink="https://mamikos.com/info/contoh-prestasi-atau-pencapaian-karyawan-kry/">
        <a href="https://mamikos.com/info/contoh-prestasi-atau-pencapaian-karyawan-kry/" class="sugested-post__wrapper">
            <div class="sugested-post__image">
                <img decoding="async" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/08/Contoh-Prestasi-atau-Pencapaian-Karyawan-Dalam-Bekerja-500x333.jpg" alt="13 Contoh Prestasi atau Pencapaian Karyawan Dalam Bekerja" />
            </div>
            <div class="sugested-post__meta">
                <p class="sugested-post__subtitle">Baca Juga :</p>
                <p class="sugested-post__title">13 Contoh Prestasi atau Pencapaian Karyawan Dalam Bekerja</p>
            </div>
        </a>
    </div>



<hr class="wp-block-separator"/>



<p><strong>Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:</strong></p>



<p><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jogja-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjogja" target="_blank">Kost Jogja Murah<br></a><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-jakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosjakarta" target="_blank">Kost Jakarta Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bandung-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbandung" target="_blank">Kost Bandung Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-denpasar-bali-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosdenpasar" target="_blank">Kost Denpasar Bali Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-surabaya-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossurabaya" target="_blank">Kost Surabaya Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-semarang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossemarang" target="_blank">Kost Semarang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-malang-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmalang" target="_blank">Kost Malang Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-solo-surakarta-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikossolo" target="_blank">Kost Solo Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-bekasi-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosbekasi" target="_blank">Kost Bekasi Murah</a><br><br><a rel="noreferrer noopener" href="https://mamikos.com/kost/kost-medan-murah?utm_medium=sitelink&amp;utm_source=blog&amp;utm_campaign=rekomendasikosmedan" target="_blank">Kost Medan Murah</a><br></p>



<figure class="wp-block-image"><a href="http://mkos.app/installapp" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><img decoding="async" width="1024" height="188" src="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png" alt="" class="wp-image-86633" srcset="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-1024x188.png 1024w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-500x92.png 500w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1-768x141.png 768w, https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2021/10/mamikos-app-1.png 1261w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></a></figure>
</div><p>The post <a href="https://mamikos.com/info/mengenal-demosi-kry/">Mengenal Demosi dalam Dunia Kerja yang Harus Dipahami Seorang Karyawan Perusahaan</a> appeared first on <a href="https://mamikos.com/info">Blog Mamikos</a>.</p>
]]></content:encoded>
                        <enclosure url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly.jpg" length="120616" type="image/jpg" />
<media:thumbnail url="https://blog-static.mamikos.com/wp-content/uploads/2023/09/pexels@olly-300x200.jpg" width="300" height="200" />
        </item>
    </channel>
</rss>