6 Tempat Wisata di Samarinda yang Instagramable, Cocok untuk Healing saat Liburan
Sebagai pusat ekonomi dan kebudayaan di wilayah ini, Samarinda menawarkan sejumlah tempat wisata yang tak boleh kamu lewatkan. Cek daftarnya dalam artikel ini.
Dari segi arsitektur, masjid ini mengadopsi perpaduan antara arsitektur Eropa, Timur Tengah dan Indonesia.
Gaya arsitektur tersebut terlihat dari kubah masjid yang mengadopsi model kubah dari Masjid Hagia Sophia Turki.
Selain itu, hadirnya gerbang-gerbang tinggi yang mengelilingi bangunan masjid juga secara tidak langsung menunjukkan ciri khas Eropa kuno.
Diketahui, desain menaranya terinspirasi oleh menara Masjid Nabawi di Madinah, lho.
Masjid Islamic Center Samarinda berdiri megah yang megah dengan lima menara yang menjulang tinggi sehingga menciptakan pemandangan yang memukau, terutama saat matahari terbenam.
Masjid ini berdiri kokoh dan menjadi kebanggaan masyarakat Samarinda, sehingga tidak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah, melainkan pusat peradaban dan wisata religi.
Bagi kamu yang ingin berkunjung, Masjid Islamic Center Samarinda terletak di Jl Slamet Riyadi No.1 Karang Asam Ulu, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Advertisement
Lebih tepatnya, masjid ini berada tepat di tepi Sungai Mahakam, ya.
3. Pulau Beras Basah Samarinda

Rekomendasi tempat wisata Samarinda lainnya adalah Pulau Beras Basah. Layaknya Pulau Kumala, pulau ini juga tidak terletak tepat di Kota Samarinda namun menjanjikan keindahan alam yang luar biasa.
Pulau ini terkenal dengan hamparan pasir putih, pemandangan bawah laut, dan mercusuar. Perairan di sekitar Pulau Beras Basah juga memiliki ombak yang tenang sehingga kamu juga bisa snorkeling di sini.
Nama Pulau Beras Basah sendiri berasal dari cerita yang berkembang di masyarakat setempat.
Konon dahulu kala ada kapal yang berlayar di Pulau Celebes (Sulawesi) mengangkut karung berisi beras dalam jumlah ribuan ton menuju Bontang.
Nahasnya, kapal tersebut karam karena terhantam ombak besar dan hanyut.
Muatan kapal yang berisi beras pun tercecer hingga menutupi sebagian permukaan air di sekitar pulau. Akhirnya, masyarakat setempat pun menamakan pulau tersebut dengan nama Beras Basah.
Bagi kamu yang tertarik untuk berkunjung ke Pulau Beras Basah, kamu cukup menempuh perjalanan selama 3 jam dengan kendaraan dari kota Samarinda.
Pulau ini nantinya bisa kamu temukan tepat di Selat Makassar, Bontang, Kalimantan Timur.
Keindahan pasir putih dan kejernihan air berkilau kebiruan di Pulau Beras Basah akan membuat kamu lupa lelahnya perjalanan menuju ke pulau ini.