12 Tempat Wisata Toraja Sulawesi Selatan yang Populer dan Wajib Dikunjungi Wisatawan
Bingung mau ke mana saat liburan ke Toraja? Jangan sampai melewatkan rekomendasi tempat wisata Toraja di artikel ini, ya.
12 Tempat Wisata Toraja Sulawesi Selatan yang Populer dan Wajib Dikunjungi Wisatawan – Indonesia memang dikenal memiliki banyak tempat wisata yang tersebar di berbagai provinsi, salah satunya Sulawesi Selatan dengan pesona Tana Toraja.
Toraja memang terkenal dengan budaya, rumah adat Tongkonan, serta ritual adat yang masih terjaga hingga kini dan ternyata memiliki deretan destinasi wisata yang menakjubkan. ✨
Bagi kamu yang kebetulan akan mengunjungi kota ini, Mamikos memiliki berbagai rekomendasi tempat wisata Toraja Sulawesi Selatan yang indah dan berkesan. 🚗🌄
Daftar Isi
- Rekomendasi Tempat Wisata Toraja Sulawesi Selatan yang Wajib Dikunjungi
- 1. Desa Kete Kesu
- 2. Museum Ne’Gandeng
- 3. Tongkonan Pallawa
- 4. Lolai – To’ Tombi
- 5. Batutumonga
- 6. Wisata Kompleks Megalitikum Kalimbuang Bori
- 7. Wisata Kuburan Londa
- 8. Danau Limbong
- 9. Ollon, Bukit Teletubbies
- 10. Lembah Kendenan
- 11. Pango-pango Makale
- 12. Patung Yesus Memberkati
- Penutup
Rekomendasi Tempat Wisata Toraja Sulawesi Selatan yang Wajib Dikunjungi

Mulai dari wisata budaya dan adat, alam, hingga wisata Toraja terbaru, 12 tempat ini menjadi sayang untuk dilewatkan, lho. Apalagi beberapa tempat juga sedang viral menjadi destinasi yang Instagramable.
Jangan sampai ketinggalan, yuk, kunjungi beberapa tempat di bawah ini:
1. Desa Kete Kesu

Salah satu tempat wisata Toraja Sulawesi Selatan yang paling populer adalah Desa Kete Kesu yang berada di Kampung Bunoran, Kelurahan Panta’rukan Lolo, Kecamatan Kesu, Toraja Utara.
Desa ini dikenal sebagai kawasan tradisional yang masih terjaga keasliannya, lengkap dengan deretan rumah adat Tongkonan dan lumbung padi yang berdiri kokoh hingga sekarang, lho.
Suasana alam di sekitarnya pun sangat menenangkan karena dikelilingi persawahan hijau dan perbukitan yang indah. Tiket masuknya juga cukup terjangkau, hanya Rp10 ribu per orang dan bisa dikunjungi setiap hari selama 24 jam penuh.
Selain itu, di area desa ini terdapat pula situs pemakaman kuno berusia ratusan tahun yang menjadi bukti peninggalan purbakala khas budaya Toraja.
2. Museum Ne’Gandeng

Kalau kamu sedang mengunjungi Toraja Utara dan kebetulan adalah pecinta sejarah, maka Museum Ne’Gandeng bisa menjadi tujuan yang sayang untuk dilewatkan.
Lokasinya berada di Desa Pelang, Sa’dan Balusu, dan memiliki nilai historis yang kuat karena dulunya merupakan tempat pelaksanaan prosesi penguburan seorang tetua berpengaruh, Ne’Gandeng.
Kini, area tersebut dikembangkan menjadi museum yang menyimpan cerita budaya Toraja sekaligus menjadi tempat wisata dengan pemandangan yang indah.
Pengunjung juga dapat menemukan deretan rumah adat khas Toraja yang masih berdiri kokoh. Beberapa di antaranya bahkan terbuka untuk dijadikan tempat menginap bagi yang ingin mendapat pengalaman berbeda.
3. Tongkonan Pallawa

Tempat wisata Toraja Sulawesi Selatan selanjutnya yang tidak kalah populer adalah Tongkonan Pallawa, sebuah desa adat tua yang masih terjaga keasliannya.
Kamu bisa menuju ke Desa Pallawa, Kecamatan Sesean, Toraja Utara, untuk dapat merasakan lingkungan yang masih dikelilingi hutan dan pepohonan rindang asri.
Menariknya, pengunjung juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan warga setempat untuk mendengar cerita sejarah yang diwariskan turun-temurun.
Di dekat pemukiman warga juga terdapat pula situs pemakaman unik yang menambah daya tarik tersendiri. Semua perpaduan tersebut menjadikan Tongkonan Pallawa sebagai destinasi wisata budaya Toraja yang sangat menyenangkan, nih.
4. Lolai – To’ Tombi

Kalau ingin melihat sisi lain Toraja dari ketinggian, maka Mamikos rekomendasikan kamu untuk mengunjungi Lolai – To’ Tombi. Lokasinya berada di Kampung Lolai, Lembang Benteng Mamullu, Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara, pada ketinggian sekitar 1.300 mdpl.
Dari titik ini, wisatawan bisa menyaksikan hamparan awan yang seolah membungkus perbukitan. Pemandangan yang kemudian membuat Lolai dikenal dengan sebutan Negeri di Atas Awan.
Untuk bisa masuk, pengunjung dikenakan tiket seharga Rp15.000 per orang dengan fasilitas di sekitar area yang cukup lengkap. Mulai dari kafe, penginapan, hingga toilet umum.
Oh, ya, Mamikos sarankan untuk datang pada dini hari agar bisa mendapatkan waktu terbaik jika ingin menyaksikan matahari muncul perlahan di balik pegunungan.
Halaman:

