11 Tumbuhan Langka di Indonesia beserta Gambar dan Asalnya, Sudah Pernah Melihat?
Tumbuhan langka biasanya punya habitat terbatas dan mudah terancam jika lingkungannya rusak. Di sini, kamu akan menemukan daftar 11 tumbuhan langka di Indonesia yang paling menarik untuk dipelajari.
3. Kantong Semar Kelam (Nepenthes Clipeata)

Kantong semar Kelam adalah salah satu tumbuhan langka di Indonesia yang habitat alaminya sangat sempit. Tumbuhan ini diketahui hidup alami di tebing granit yang curam di Gunung Kelam, Kalimantan Barat.Ā
Keunikannya ada pada bentuk kantongnya yang berfungsi seperti perangkap. Tumbuhan ini menangkap serangga dan memakannya untuk mendapat nutrisi tambahan, karena kantong semar sering tumbuh di tanah yang miskin unsur hara.
Kantong Semar langka karena populasinya kecil dan rentan diambil dari alam untuk koleksi. Karena hanya ada di lokasi tertentu, kerusakan habitat sedikit saja bisa berdampak besar pada kelangsungan hidupnya.
4. Kantong Semar Sumatra (Nepenthes Aristolochioides)

Nepenthes aristolochioides merupakan salah satu tumbuhan langka di Indonesia yang berasal dari wilayah pegunungan Sumatra.Ā
Tumbuhan ini termasuk jenis kantong semar dengan bentuk yang sangat unik. Mulut kantongnya tidak terbuka lebar ke atas seperti kantong semar pada umumnya, melainkan menghadap ke samping sehingga tampak seperti terowongan kecil.
Kelangkaan tumbuhan ini disebabkan oleh sebarannya yang sangat terbatas serta tekanan dari aktivitas manusia. Habitat pegunungan yang rusak dan pengambilan tanaman dari alam untuk koleksi membuat populasinya sulit berkembang.Ā
Selain itu, kantong semar ini membutuhkan kondisi lingkungan yang sangat spesifik untuk bisa tumbuh dengan baik, sehingga tidak mudah dibudidayakan.
5. Anggrek Kantong Jawa (Paphiopedilum Javanicum)

Anggrek Kantong Jawa adalah tumbuhan langka di Indonesia yang terkenal karena bentuk bunganya mirip kantong atau sepatu kecil. Fungsinya membantu proses penyerbukan karena serangga bisa masuk melalui jalur tertentu lalu keluar sambil membawa serbuk sari.Ā
Di Indonesia, anggrek ini tercatat hidup alami di beberapa wilayah seperti Jawa (dan beberapa pulau lain di sekitarnya).
Tumbuhan ini menjadi langka karena pertumbuhannya cenderung lambat dan banyak dicari sebagai tanaman hias.Ā
Jika diambil dari alam terus-menerus, populasinya akan cepat menurun dan sulit pulih. Karena itu, anggrek kantong termasuk kelompok yang perlu dilindungi dan sebaiknya tidak dibeli dari sumber yang tidak jelas.
6. Anggrek Hitam (Coelogyne Pandurata)

Anggrek Hitam adalah tumbuhan langka di Indonesia yang banyak dikenal dari Kalimantan. Bunganya berwarna hijau cerah, tetapi bagian bibir bunganya memiliki corak gelap kehitaman.Ā
Anggrek ini biasanya hidup menempel pada pohon di hutan dataran rendah hingga perbukitan, sehingga sangat bergantung pada kondisi hutan yang lembap dan masih bagus.
Anggrek hitam langka karena habitat hutannya berkurang dan sering diambil dari alam untuk dijadikan tanaman hias. Padahal, anggrek umumnya butuh kondisi khusus untuk tumbuh dan berbunga, jadi tidak mudah pulih kalau populasinya sudah menurun.
7. Edelweiss Jawa (Anaphalis Javanica)

Edelweiss Jawa adalah salah satu tumbuhan langka di Indonesia yang hidup alami di daerah pegunungan. Banyak pendaki mengenalnya sebagai ābunga abadiā karena bunganya bisa tampak awet, apalagi saat sudah mengering.Ā
Tumbuhan ini biasanya tumbuh di area terbuka yang sejuk, seperti lereng gunung atau lahan vulkanik muda.
Sayangnya, edelweiss kini langka karena sering dipetik untuk dijadikan oleh-oleh, padahal kalau terus diambil, populasi di alam akan menurun.Ā
Selain itu, habitat pegunungan juga rentan rusak akibat aktivitas manusia dan kebakaran. Jadi, kalau kamu melihat edelweiss saat mendaki, cara terbaik adalah cukup memotret dan menjaga jalur pendakian tetap bersih.
8. Cendana (Santalum album)

Cendana termasuk tumbuhan langka di Indonesia yang terkenal karena kayunya beraroma khas. Aroma ini berasal dari minyak alami yang membuat cendana bernilai tinggi, sehingga sejak dulu sering dimanfaatkan untuk wewangian, kerajinan, hingga ritual budaya.Ā
Di Indonesia, cendana sangat dikenal berasal dari Nusa Tenggara Timur, terutama wilayah seperti Timor dan Sumba.
Jika pohon Cendana ditebang sebelum sempat berkembang biak dengan baik, maka jumlahnya di alam akan terus menurun. Karena itu, cendana perlu dikelola secara bijak, misalnya melalui penanaman kembali dan pengawasan agar tidak terjadi penebangan liar.
Halaman:
