15 Universitas dengan Jurusan Ilmu Hukum Terbaik
Hukum adalah hal wajib yang harus ada dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Apa saja universitas dengan jurusan ilmu hukum terbaik? Simak ulasan berikut.
Prospek Pekerjaan Lulusan Hukum
1. Notaris

Di nomor pertama dalam rekomendasi prospek kerja jurusan Hukum adalah menjadi seorang Notaris.
Namun, untuk bisa menjadi Notaris, maka seorang sarjana hukum diharuskan untuk menempuh pendidikan lagi di program Magister Kenotariatan.
Apabila kamu menjadi seorang notaris, kamu bisa membuka praktek kamu sendiri, baik itu di rumah ataupun membuat kantor sendiri. Jadi tidak perlu terikat dalam suatu firma atau lembaga hukum.
Pekerjaan seorang notaris adalah dia memiliki wewenang untuk membuat sebuah akta asli yang mengatur sebuah perbuatan, perjanjian atau ketetapan yang diharuskan oleh undang-undang atau pihak terkait.
Seorang notaris juga bertugas dalam proses pembuatan akta ini dari awal hingga selesai, mulai dari menjamin kepastian tanggal pembuatan akta, membuat akta, menyimpan akta hingga salinan dan kutipan akta tersebut.
2. Hakim

Berikutnya Mamikos rekomendasikan profesi yang bisa kamu jalani apabila mengambil jurusan Hukum yaitu menjadi Hakim. Profesi ini juga terbilang menjanjikan bagi seorang sarjana hukum.
Seperti yang kamu tahu bahwa dalam sistem hukum Indonesia, hakim akan bertugas untuk memimpin jalannya persidangan sekaligus mengambil keputusan akhir tentang hukuman bagi pihak yang dituntut.
Hakim adalah sosok yang paling dihormati dalam sebuah persidangan. Maka jika ada yang bersikap tidak sopan atau melanggar aturan ini, dia akan dikenakan sanksi.
Untuk menjadi seorang hakim tidaklah mudah. Dibutuhkan kredibilitas dan profesionalitas yang tinggi.
Jika kamu menunjukan prestasi dan kredibilitas yang luar biasa dalam pekerjaanmu sebagai seorang hakim maka tidak menutup kemungkinan kamu dapat ditunjuk sebagai Hakim Agung (pimpinan dan hakim anggota Mahkama Agung Indonesia).
Hakim Agung adalah posisi tertinggi seorang Hakim di Indonesia yang ditunjuk langsung oleh presiden.
3. Pengacara

Selanjutnya ada profesi Pengacara. biasanya bekerja di sebuah lembaga hukum, tapi bisa juga perseorangan.
Tugas seorang pengacara adalah memberikan pelayanan jasa hukum dalam bentuk konsultasi, sesuai sistem hukum di negara tersebut. Makanya kemudian dalam praktiknya dikenal juga sebagai konsultan hukum.
Pengacara juga bisa mengemban kuasa atau wakil dari klien dalam berbagai aktivitas hukum oleh karena itu sering juga disebut kuasa hukum.
Biasanya seorang pengacara akan memberikan pandangan atau arahan tentang kelengkapan dokumen untuk menghadapi sidang.
Umumnya, perusahaan yang sedang ingin melakukan ekspansi, seperti akuisisi perusahaan baru atau lahan baru, akan menggunakan jasa konsultan hukum untuk mendiskusikan kelengkapan dokumen dan tata caranya, termasuk risiko hukumnya.
Halaman:

