Advertisement
Source : disbudparekraf.sumutprov.go.id

Upacara Lompat Batu Suku Nias Seperti Apa? Ini Makna Tujuan dan Proses Pelaksanaannya

Upacara lompat batu suku nias adalah salah satu warisan budaya Indonesia. Ketahui makna, tujuan, dan proses pelaksanaannya di sini.

13 Januari 2026 Ikki Riskiana

Upacara lompat batu suku Nias atau hombo/fahombo adalah salah satu warisan budaya Indonesia dan menjadi daya tarik bagi pelancong yang berkunjung ke Nias, Sumatera Utara.

Tradisi dilakukan turun-temurun dan hanya dilakukan oleh laki-laki.

Selain itu, upacara ini ternyata memiliki makna dan tujuan, lho. Apa saja? Yuk, simak pembahasan berikut! 📖✨

Makna dan Tujuan Upacara Lompat  Batu Suku Nias

25 Contoh Masyarakat Multikultural dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagi masyarakat Nias, upacara lompat batu bukan hanya soal unjuk kemampuan fisik, tapi juga punya makna yang dalam, lho. Ini dia makna dan tujuannya:

1. Menyimbolkan proses pendewasaan pemuda Nias, siap secara fisik dan mental untuk menghadapi tantangan kehidupan.

2. Mengajarkan nilai keberanian dan pantang menyerah agar lebih tangguh.

3. Melambangkan kesiapan pemuda untuk berkeluarga dan berkontribusi di masyarakat.

4. Menggambarkan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Dari berbagai makna tersebut, leluhur Nias menjadikan upacara lompat batu sebagai media pewarisan agar tetap lestari.

Proses Pelaksanaan Upacara Lompat Batu

1. Persiapan: para calon pelompat akan berpuasa, membersihkan diri, serta menyiapkan fisik dan mental. Pada saat itu, masyarakat menyiapkan arena dan kebutuhan upacara. 

2. Pembukaan: tetua desa akan memimpin doa agar pelompat diberi kekuatan dan keberanian.

3. Pemanasan: pelompat melakukan peregangan, mengenakan pakaian adat, dan melumuri tubuh dengan minyak.

4. Pelaksanaan: pelompat berlari dan melompati batu setinggi ±2 meter tanpa menyentuhnya. Kalau gagal, berarti harus mengulang.

5. Perayaan: pelompat yang berhasil akan dirayakan. Kemudian, akan ada pertunjukan tari tradisional diiringi musik yang menggambarkan syukur dan kegembiraan.

6. Penutupan: doa penutup, pemberian gelar, dan pengakuan para pelompat sebagai pria dewasa.

7. Pesta Adat: upacara ditutup dengan pesta adat yang melibatkan seluruh warga.

12 Contoh-contoh Kebudayaan di Masyarakat Indonesia Serta Penjelasannya

Penutup

Nah, itulah penjelasan tentang upacara lompat batu suku nias, lengkap dengan makna, tujuan, hingga proses pelaksanaannya.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement