7 Urutan Sistem Pernapasan Pada Manusia beserta Fungsinya, Plus Gambar!
Bagi kamu yang ingin mengetahui bagaimana urutan sistem pernapasan pada manusia. Dalam artikel ini, Mamikos akan jelaskan masing-masing urutannya beserta fungsi yang wajib kamu ketahui. Baca, yuk!
3. Untuk Pertukaran Gas Antara Aliran Darah dan Jaringan di Dalam Tubuh
Sistem pernapasan juga berfungsi untuk melanjutkan proses respirasi eksternal, dimana setelah oksigen dipompa akan mengalir melalui aliran darah.
Yang kemudian di waktu yang sama juga akan mengeluarkan karbondioksida. Proses ini disebut dengan istilah respirasi internal.
4. Untuk Mencium Bau
Sistem pernapasan juga berfungsi untuk mencium bau. Dimana pada saat proses penciuman berlangsung pada manusia, akan dimulai pada serat penciuman di lapisan rongga hidung.
Saat udara masuk ke hidung, berbagai zat dari udara yang tidak baik akan mengaktifkan sistem saraf.
Proses tersebut akan mengirimkan sinyal menuju otak untuk mengenali bau tersebut.
5. Untuk Menciptakan Suara
Sistem pernapasan juga berfungsi untuk menciptakan suara. Dimana saat udara masuk dan menggetarkan pita suara, maka akan terciptalah sebuah suara.
Suara tersebut dibentuk oleh struktur yang ada pada bagian saluran pernapasan bagian atas.
Apa Saja Urutan Sistem Pernapasan pada Manusia beserta Fungsinya?
Sistem pernapasan pada manusia akan melibatkan beberapa organ penting dalam tubuh untuk berkerjasama mengambil oksigen (O2) serta mengeluarkan karbon dioksida (CO2).
Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui bagaimana urutan sistem pernapasan pada manusia beserta fungsi dan gambar anatomi organ sistem pernapasan berdasarkan alur masuk serta keluarnya udara. Berikut adalah urutannya:
1. Rongga Hidung
Hidung merupakan organ yang pertama kali dilewati oleh oksigen. Ini merupakan organ sisteum pernapasan bagian napas.
Udara yang dihirup akan pertama kali masuk ke dalam rongga hidung. Pada organ ini, udara akan disaring oleh selaput hidung yang memiliki kelenjar minyak dan keringat.
Selaput hidung tersebut memiliki fungsi untuk mengunci benda-benda asing yang tak diperlukan agar tidak ikut tersaring ke dalam paru-paru bersamaan dengan udara.
Selain itu, pada organ ini terdapat juga bulu-bulu yang berfungsi untuk menyaring udara.
2. Faring atau Tenggorokan
Setelah melalui penyaringan pada hidung, udara akan masuk melewati faring atau tenggorokan. Faring merupakan saluran pernapasan yang akan dilalui oleh oksigen setelah melewati rongga hidung.
Faring juga disebut sebagai persimpangan dua arah yaitu saluran nasofaring atau pernapasan dan saluran orofaring (pencernaan).
Posisi faring terletak di belakang rongga hidung dan mulut, lebih tepatnya di depan ruas tulang Leher.
Pada bagian belakang faring terdapat laring atau tekak, fungsinya yaitu untuk menjadi tempat pita suara.
Selain itu, faring juga dilapisi oleh otot polos, jaringan fibrosa, serta membran mukosa. Untuk membran mukosa berfungsi dalam melindungi jaringan dari gesekan bahan makanan yang masuk.
Fungsi dari faring yaitu sebagai sebuah media untuk keluar atau masuknya oksigen. Selain itu, faring juga memiliki fungsi lain yaitu untuk menghangatkan dan melembabkan udara.
3. Laring atau Pangkal Tenggorokan
Setelah melalui faring, selanjutnya oksigen akan menuju laring atau pangkal tenggorokan.
Laring merupakan saluran pernapasan yang dikelilingi tulang rawan dan posisinya terletak diantara orofaring dan trakea.
Laring mempunyai membran tebal yang bisa menahan getaran suara. Yang mana di dalamnya terdapat pita suara, hal tersebut membuat laring disebut sebagai kotak suara dikarenakan memiliki kemampuan untuk menghasilkan bunyi.
Pita suara tersebut bersifat elastis dan dapat bergetar ketika udara melewati laring sehingga menghasilkan suara atau vokal.
Pada laring juga terdapat epiglotis yang memiliki fungsi sebagai sebuah penutup fleksibel batang tenggorokan agar mencegah makanan ataupun minuman masuk ke dalam saluran pernapasan ketika kita menelan makanan dan minuman.
Halaman:


