Ya Hayyu Ya Qoyyum Birohmatika Astaghits Ashlihli Sya’ni Kullahu Wala Takilni Illa Nafsi Tarfatain Dibaca saat Apa?
Bagi kamu yang ingin mengetahui waktu paling tepat untuk membaca dzikir “Ya hayyu ya qoyyum birohmatika astaghits ashlihli sya’ni kullahu wala takilni illa nafsi tarfatain”, baca artikel ini!
Apa Saja Keutamaan Membaca Dzikirnya?
Di atas kita sudah mengetahui sedikit penjelasan tentang doa ini bagaimana bacaannya dalam Bahasa Arab, Latin, sekaligus terjemahannya. Telah disebutkan juga bahwa dzikir ini sangat dianjurkan untuk dibaca ketika dirundung kesedihan maupun mendapatkan sebuah masalah oleh Rasulullah SAW.
Segalam amalan ibadah yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW tentu saja memiliki banyak keutamaan yang dapat membantu umat muslim untuk mendapatkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT.
Lalu, apa saja keutamaan dari membacakan dzikir ini? Nah, jika kamu ingin mengetahuinya agar lebih rajin untuk mengamalkan dzikir satu ini, mengutip dari Detik, berikut Mamikos berikan beberapa daftar keutamaannya.
- Akan diberikan anugerah serta karunia dalam bentuk rezeki yang melimpah oleh Allah SWT.
- Membantu untuk menjadi seseorang yang bersifat mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain.
- Membantu untuk mempunyai semangat untuk bekerja keras.
- Allah SWT akan permudah hambanya dalam mencari rezeki.
- Allah SWT akan menjauhkan dari rasa sedih.
- Mendapatkan kebijaksanaan dari Allah SWT.
- Allah SWT akan melindungi kita dari beragam bencana.
- Allah SWT akan mempermudah urusan kita ketika menghadapi berbagai masalah.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengamalkan Dzikirnya?
Kapan sebenarnya waktu yang tepat untuk mengamalkan dzikir satu ini dan bagaimana caranya? Pada penjelasan di atas disebutkan saat merasa sedih atau mendapatkan cobaan, Rasulullah menganjurkan untuk membacakan dzikir Ya Hayyu Ya Qayyum.
Tidak hanya itu, untuk mengamalkan dzikir ini, kamu juga dapat membacakannya pada dzikir pagi maupun petang.
1. Diamalkan Pada Dzikir Pagi dan Petang
Rasulullah menganjurkan dzikir ini sebagai salah satu dzikir yang dapat dibacakan pada pagi hari maupun petang. Dimana hal ini telah dibahas dalam sebuah hadis. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda kepada putrinya Fatimah, adapun sabdanya adalah sebagai berikut:
“Apa yang menghalangimu untuk mendengar wasiatku atau yang kuingatkan padamu setiap pagi dan petang yaitu ucapkanlah: Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan” (HR. Ibnu As Sunni dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah, An-Nasa’i dalam Al-Kubra, Al-Bazzar dalam musnadnya 4/ 25/ 3107, Al-Hakim. Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah)
2. Diamalkan ketika Merasa Sedih atau Dirundung Duka Masalah
Kamu dapat mengamalkan dzikir ini juga pada saat dilanda kesedihan atau masalah. Dengan membaca dzikir ini, kita dapat menenangkan diri sekaligus meminta pertolongan kepada Allah SWT .
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Tirmidzi sebagaimana yang telah dinukil oleh Ibnul Qayyim al-Jauziyyah di dalam kitab berjudul Al-Jawabul Ka Al-Jawabul Kafi Liman Saala’Anid Dawaaisy-syafi’i, dari Abu Hurairah RA, yang mana disebutkan “Apabila Rasulullah SAW menghadapi suatu masalah, beliau mengangkat kepalanya ke langit, jika bersungguh-sungguh dalam berdoa, beliau mengucapkan Ya Hayyu, Ya Qayyum.”
Kemudian, apabila sedang dilanda oleh kesedihan, dalam hadis dari Anas bin Malik disebutkan bahwa “Jika Rasulullah SAW tertimpa suatu perkara yang menyedihkan, beliau mengucapkan, Ya Hayyu, Ya Qayyum birahmatika astaghitsu (Wahai Yang Maha Hidup dan Maha Penegak dengan rahmatMu aku meminta pertolongan).” (HR at-Tirmidzi dalam Jami’.)
Halaman:
