17 Oleh-oleh Khas Solo Terkenal dan Terfavorit yang Murah, Wisatawan Wajib Coba
Jika kamu berkunjung ke Solo, jangan sampai lupa untuk membawa beberapa oleh-oleh di bawah ini.
11. Balung Kethek

Dalam bahasa Indonesia, Balung Kethek memiliki arti tulang monyet. Padahal sebenarnya makanan ini lebih mirip dengan balado keripik singkong.
Yang membuat mereka berbeda adalah pada ketebalan potongan singkongnya saja.
Renyah dan gurih. Kira-kira sensasi itulah yang bakal pertama kali terasa di lidah ketika kamu menikmati jajanan ini.
Varian rasanya pun beragam, mulai dari rasa jagung manis yang menjadi best seller, rasa balado, rasa ayam bakar, rasa gurih, rasa pedas, rasa keju dan lainnya.
12. Bakpia Balong

Bakpia tidak hanya ada di Jogja, Bakpia Balong Solo wajib dicoba. Memiliki varian rasa yang unik seperti ketan, kacang hitam dan cokelat.
Bakpia Balong memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan bakpia jogja seperti yang sudah kamu kenal. Oh, ya teksturnya juga jauh lebih lembut berpadu dengan isian didalamnya.
13. Solo Prabu

Awalnya, Solo Prabu diluncurkan dengan lima varian rasa dengan produk yang sama. Ada Yudhistira O’ Cheese, Bima Green Tea, Arjuna Blueberry, Nakula Chocolate, dan Sadewo Taro.
Judul makanan yang diambil dari nama Pandawa Lima ini merupakan oleh-oleh kekinian dengan bahan utama pastry yang dilapisi krim dan aneka topping yang pastinya menggugah selera.
Menariknya lagi di sini varian kuenya mengikuti nama pewayangan seperti semar keju, petruk tiramisu dan lainnya. Dengan harga yang relatif terjangkau bisa menjadi oleh-oleh yang menarik untuk kamu bawa.
14. Solo Pluffy

Solo pluffy adalah salah satu kue kekinian milik artis yang bisa jadi pilihan. Kue yang dijual di sini bertekstur lembut dengan aneka rasa yang modern seperti cheese, choco cornflake dan strawberry.
Kamu penasaran? Kamu bisa berkunjung langsung ke tokonya di Jalan Ronggowarsito, Banjarsari, Solo.
15. Mata Maling

Mata maling merupakan camilan yang dibuat dari kulit biji melinjo. Setelah diberi rempah-rempah, gula dan cabai, kulit melinjo yang tadi lantas digoreng hingga matang.
Selain renyah dan lezat, kombinasi rasa dari mata maling juga terdiri dari gurih, manis, pedas berbalut sedikit rasa pahit dari kulit melinjo. Cukup membuat penasaran, kan?! Jangan lupa dibawa untuk oleh-oleh ya.
16. Toko Roti Orion

Adapun yang terkenal dari toko kue Orion Mandarijn adalah roti mandarijnnya. Ada rasa mandarijn biasa, mandarijn kismis, dan mandarijn spesial.
Toko kue Orion Mandarijn pun tidak menggunakan bahan pengawet untuk rotinya.
Soal awet tidaknya roti ini, roti buatan Orion Mandarijn ternyata bisa bertahan hingga satu minggu. Entah apa rahasia dari bahan-bahannya, tapi roti ini rupanya aman-aman saja untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
Roti Mandarijn dibanderol dengan harga mulai dari Rp75 ribu untuk yang biasa, atau Rp180 ribu untuk yang spesial dan berukuran lebih besar. Toko kue Orion Mandarijn buka setiap hari, dari pukul 07.30 hingga 20.00 WIB.
17. Batik Solo

Setelah tadi kita membahas oleh-oleh yang berbentuk makanan sekarang kita mengintip oleh-oleh berbentuk fashion.
Batik merupakan salah satu peninggalan sejarah di Indonesia dan yang terbesar ada di pulau Jawa.
Salah satunya tentunya ada di Solo Jawa Tengah. Kota Solo merupakan salah satu kota penghasil batik terbesar di Indonesia.
Tempat rekomendasi berbelanja batik di Solo tentunya ada di Pasar Klewer, Kampung batik Kauman, dan Kampung batik Laweyan.
Tapi jika kamu menginginkan batik dengan kualitas yang lebih high class kamu bisa berbelanja batik Danar Hadi Jalan Brigjen Slamet Riyadi.
Halaman:


