Contoh Soal Menghitung Gross Profit Margin beserta Penjelasannya
Masih bingung dengan hal yang berkaitan dengan keuntungan penjualan? Soal tentang Gross Profit Margin berikut akan menguji pemahamanmu.
- GPM penting karena omzet besar belum tentu untung—Gross Profit Margin (GPM) membantu membedakan omzet dan laba kotor sehingga pengusaha (termasuk UMKM dan freelancer) bisa memastikan harga jual dan biaya produksi sudah tepat.
- Rumus utama: Gross Profit = Revenue − HPP; Gross Profit Margin = (Gross Profit ÷ Revenue) × 100% — artikel menyertakan banyak contoh soal langkah demi langkah (tingkat mudah, sedang, dan HOTS) untuk melatih perhitungan.
- Manfaat praktis: pakai GPM untuk menetapkan harga jual, mengatur biaya, menilai kesehatan usaha, dan mengembangkan strategi bisnis; artikel juga menyediakan tautan referensi dan tips lanjutan.
Apakah kamu pernah merasa bisnismu sedang ramai, tapi saat akhir bulan uangnya hanya numpang lewat tanpa sisa?
Bisa jadi, kamu hanya fokus di omzet tapi lupa pada Gross Profit Margin (GPM).
Jangan khawatir karena di artikel ini akan dibahas tentang GPM hingga contoh soal menghitung Gross Profit Margin beserta pembahasannya lengkap. 💰🏧
Daftar Isi
Contoh Soal Menghitung Gross Profit Margin

Pebisnis pemula bahkan yang sudah menjalankan usahanya masih sering bingung saat membedakan laba kotor dan laba bersih. Saat mendapatkan pemasukan besar, ada yang merasa santai padahal belum tahu akan mendapat untung atau justru rugi.
Disinilah peran GPM sangat penting untuk mengetahui harga jual yang kamu terapkan sudah tepat atau justru rugi karena biaya produksi terlalu besar.
GPM tidak hanya berguna untuk pebisnis besar saja. Untuk UMKM, freelancer, bahkan saat kamu mencari cara bisnis online bagi pemula pun pengetahuan GPM diperlukan.
Alasannya, agar kamu mengetahui bahwa usaha yang dijalankan benar-benar untung dan tidak hanya sekadar ramai, untuk menentukan harga jual yang masuk akal, serta menjadi dasar untuk mengatur biaya dan strategi.
Rumus Gross Profit Margin
Gross Profit = Revenue − HPP
Gross Profit Margin = (Gross Profit ÷ Revenue) × 100%
Keterangan:
Gross Profit Margin = GPM
HPP = Harga Pokok Penjualan
Revenue = Pendapatan
Yuk, uji pemahamanmu dengan contoh soal menghitung Gross Profit Margin berikut ini. 🧮
Tingkat Kesulitan: Mudah
Soal 1
Sebuah toko donat mencatatkan penjualan Rp10.000.000 dalam satu bulan. Total HPP diketahui sebanyak Rp6.500.000. Berapa Gross Profit Margin toko donat tersebut?
A. 25%
B. 30%
C. 35%
D. 40%
Jawaban: C
Pembahasan:
Gross Profit
= Revenue − HPP
= 10.000.000 − 6.500.000
= 3.500.000
Gross Profit Margin
= (Gross Profit ÷ Revenue) × 100%
= (3.500.000 ÷ 10.000.000) × 100%
= 35%
Soal 2
Sebuah toko minuman dalam kemasan botol menjual produknya Rp20.000 per botol. Biaya produksi per botol (HPP) adalah Rp12.000. Berapa Gross Profit Margin per botol yang didapatkan pemilik toko minuman?
A. 30%
B. 35%
C. 40%
D. 45%
Jawaban: C
Pembahasan:
Gross Profit
= Revenue − HPP
= 20.000 − 12.000
= 8.000
Gross Profit Margin
= (8.000 ÷ 20.000) × 100%
= 40%
Soal 3
Seorang pengusaha UMKM yang menjual usaha boneka rajut mencatat Gross Profit Rp4.000.000 dari penjualan sebesar Rp16.000.000. Berapa Gross Profit Margin pengusaha UMKM tersebut?
A. 20%
B. 25%
C. 30%
D. 40%
Jawaban: B
Pembahasan:
Gross Profit Margin
= (Gross Profit ÷ Revenue) × 100%
= (4.000.000 ÷ 16.000.000) × 100%
= 25%
Soal 4
Jika sebuah usaha yang baru saja berdiri mempunyai Gross Profit Margin 30% dan total penjualan Rp50.000.000, berapa Gross Profit usaha tersebut?
A. Rp10.000.000
B. Rp12.000.000
C. Rp15.000.000
D. Rp20.000.000
Jawaban: C
Pembahasan:
Gross Profit Margin = (Gross Profit ÷ Revenue) × 100%
30% = (Gross Profit ÷ 50.000.000) × 100%
Gross Profit = 30% × 50.000.000
= 0,30 × 50.000.000
= 15.000.000
Halaman:



