Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA dan Penjelasannya
Berikut lengkap materi teks laporan hasil observasi Kelas 10 SMA terkait definisi, struktur teks, ciri kebahasaan, hingga contoh analisisnya.
Sedang mencari materi teks laporan hasil observasi kelas 10 SMA? Jenis teks tersebut akan kamu pelajari di bangku sekolah menengah.
Yuk, simak pembahasan tentang teks tersebut agar tidak tertukar dengan jenis teks yang lainnya. 📃📚
Daftar Isi
- Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA
- Apa Itu Teks Laporan Hasil Observasi?
- Karakteristik Teks Laporan Hasil Observasi
- Struktur Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA
- Contoh Analisis Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
- Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
- Cara Menguasai Istilah Asing di Teks LHO
- Langkah-Langkah Menyusun Teks Laporan Hasil Observasi
Materi Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA

Saat dihadapkan dengan jenis teks laporan hasil observasi, seringkali siswa merasa bingung. Apalagi jika siswa belum tahu perbedaannya dengan jenis teks yang lain.
Perlu kamu ketahui bahwa baik di Kurikulum Merdeka atau Kurikulum 2013, kamu akan menjumpai teks laporan hasil observasi di SMA.
Memahami jenis teks ini tidak hanya sekadar tahu definisi dan karakteristiknya, tapi juga berusaha menerapkan kemampuan untuk berpikir kritis, analitis, serta objektif saat melihat fenomena yang ada di sekitar.
Pada artikel ini, Mamikos akan membahas teks laporan hasil observasi yang diajarkan di kelas 10 SMA, sehingga kamu tidak akan mengalami kesulitan saat dihadapkan dengan jenis teks tersebut.
Apa Itu Teks Laporan Hasil Observasi?
Pernahkah kamu diminta melakukan observasi atau pengamatan?
Kegiatan tersebut adalah suatu proses untuk memperoleh informasi melalui pengamatan. Nantinya, setelah kamu selesai dan sudah mendapatkan data, hasil tersebut ditulis dalam bentuk laporan hasil observasi.
Pada teks laporan hasil observasi, informasi yang disajikan berasal dari pengamatan tanpa adanya manipulasi maupun opini subjektif penulis.
Dengan kata lain, teks laporan hasil observasi (teks LHO) merupakan teks yang fungsinya memberikan informasi terkait objek atau situasi setelah penelitian dilakukan secara sistematis.
Selain itu, teks LHO bisa dibuktikan secara ilmiah karena bukan dihasilkan dari imajinasi atau rekayasa.
Karakteristik Teks Laporan Hasil Observasi
Untuk membedakan jenis teks laporan hasil observasi dengan jenis teks yang lain, kamu perlu mengenali karakteristiknya berikut ini:
1. Objektif dan Universal
Teks LHO ditulis berdasarkan kondisi nyata tanpa dipengaruhi pandangan pribadi.
Objek yang diamati merupakan objek tunggal yang bersifat umum, misalnya spesies tertentu dengan penjabaran klasifikasinya, perilaku, dan anatominya.
2. Berdasarkan Fakta (Empiris)
Data yang disajikan pada teks LHO harus benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan kebenarannya melalui metode ilmiah, bukan imajinasi atau hal yang dilebih-lebihkan oleh peneliti.
3. Sistematik
Penulisan teks LHO menggunakan struktur yang runut, logis, dan saling berkaitan antar-paragraf.
4. Tidak Memuat Prasangka
Penulis dilarang memasukkan opini, dugaan, keberpihakan, atau asumsi yang belum teruji secara ilmiah.
5. Ditulis secara Lengkap
Seluruh aspek objek dikupas tuntas pada teks LHO dibuat tanpa menyembunyikan informasi penting.
Struktur Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 10 SMA
Berdasarkan buku acuan Bahasa Indonesia untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X (Edisi Revisi) terbitan Kemendikbudristek yang ditulis Fadillah dkk., struktur penulisan teks LHO adalah sebagai berikut:
1. Pernyataan Umum (Klasifikasi)
Bagian pernyataan umum merupakan pembuka atau pengantar dari objek yang akan dikaji dan dilaporkan.
Pada bagian ini lah kamu menjelaskan suatu hal secara garis besar, seperti definisi awal, nama ilmiah (jika ada), dan penggolongan umum objek tersebut.
Kata kunci yang sering digunakan: Adalah, ialah, merupakan, termasuk, digolongkan menjadi.
2. Deskripsi Bagian
Pada deskripsi bagian, kamu wajib memberikan penjelasan yang rinci terkait objek atau bagian-bagian yang diamati.
Apabila objeknya berupa hewan, maka deskripsi bagiannya bisa memuat anatomi tubuh, habitat, pola makan, dan perilaku spesifik yang dilakukan.
Sebaiknya kamu menyusun informasi di bagian deskripsi secara tematis, sehingga pembaca mudah memetakan data.
Halaman:



