Advertisement
Source : Getty Images/Violka08

11 Cara Trading Crypto Bagi Pemula dari Nol agar Profit dan Anti Boncos

Bagi kamu yang ingin mulai trading crypto, baca artikel ini terlebih dahulu untuk mengetahui cara trading crypto bagi pemula dari nol agar profit dan tidak boncos. Baca selengkapnya, yuk!

1 Juli 2025 M Ansor

11 Cara Trading Crypto Bagi Pemula dari Nol agar Profit dan Anti Boncos – Crypto saat ini menjadi salah satu jenis investasi yang banyak dimainkan oleh orang di seluruh dunia, termasuk dengan Indonesia. Crypto adalah mata uang digital yang dapat digunakan untuk bertransaksi tanpa pihak ketiga.

Alasan utama kenapa banyak orang yang mulai trading crypto tentunya untuk mendapatkan keuntungan finansial. Namun selain itu, beberapa alasan lain juga seringkali dipertimbangkan salah satunya untuk diversifikasi portofolio, tertarik dengan teknologi blokchain, dan lain sebagainya.

Bagi kamu yang ingin lebih paham dan tidak salah langkah dalam memulai investasi crypto, dalam artikel ini Mamikos akan memberikan panduan cara trading crypto bagi pemula dari nol agar profit dan anti boncos. Baca selengkapnya di bawah, yuk! πŸ“ˆπŸ’°

Apa itu Crypto?

Cara Trading Crypto Bagi Pemula dari Nol agar Profit dan Anti Boncos
Getty Images/Violka08

Sebelum memutuskan untuk terjun trading crypto, hal utama yang harus kamu lakukan terlebih dahulu adalah mengetahui secara betul dan seksama apa itu yang dimaksud dengan crypto. Mengetahui apa itu crypto merupakan hal penting dan fundamental sebelum mulai trading.

Nah, lalu apa itu crypto sebenarnya? Jadi, crypto atau cryptocurrency merupakan sebuah mata uang yang dapat digunakan sebagai media pertukaran dengan menggunakan cryptography dengan tujuan mengamankan transaksi keuangan.

MeskipunΒ  sama-sama mata uang, crypto tentu saja berbeda dengan mata uang konvensional pada umumnya. Crypto merupakan mata uang yang sifatnya lebih desentralisasi alias tidak ada perantara ketika bertransaksi.Β 

Maksudnya, transaksi hanya akan dilakukan oleh dua orang yang bersangkutan saja yaitu pengirim dan penerima. Berbeda dengan mata uang konvensional yang biasanya harus melalui perantara ketiga terlebih dahulu seperti bank.

Meskipun tanpa perantara, semua transaksi crypto akan tetap dicatat sekaligus dipantau oleh teknologi blockchain yang merupakan jaringan aset crypto. Teknologi blockchain akan mencatat semua sistem transaksi yang terjadi secara permanen.Β 

Blockchain adalah sebuah teknologi yang dapat dikatakan menjadi tulang punggung dari transaksi cryptocurrency. Dalam kata lain, blokchain merupakan buku besar digital yang akan mencatat setiap transaksi crypto yang dilakukan ke dalam blok-blok data.

Setiap blok data tersebut akan berisikan informasi penting terkait transaksi dan akan terhubung satu sama lain membentuk sebuah rantai. Ketika data transaksi sudah masuk ke dalam teknologi blockchain, maka data-data tersebut akan sulit untuk diubah secara sembarangan.

Dengan begitu, transaksi crypto yang dilakukan akan lebih terbuka, aman, serta sulit untuk dimanipulasi.

Mengenal Macam-macam Jenis Cryptocurrency Selain Bitcoin, Ethereum

Apa Saja Kelebihan Crypto?

Dari jaman dulu sampai sekarang, mata uang terus mengalami perkembangan, dari yang hanya melakukan sistem barter, kemudian menggunakan uang barang, uang logam, uang kertas, hingga saat ini tersedia juga uang digital salah satunya mata uang crypto.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa crypto berbeda dengan mata uang konvensional. Baik mata uang konvensional maupun crypto tentu saja memiliki kelebihannya masing-masing. Nah, adapun kelebihan dari aset crypto yang menjadi daya tarik bagi banyak penggunanya adalah sebagai berikut:

  • Transaksi crypto dapat dilakukan secara langsung kapanpun dan dimanapun karena tidak ada perantara dari pihak ketiga, jadi kamu dapat melakukan aset transaksi secara langsung antara pengirim dan penerima. Selain tidak ada perantara, transaksi crypto juga tidak ada batas negara dan birokrasi di dalamnya.
  • Transaksi crypto dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cepat. Kamu hanya memerlukan waktu sepersekian detik ketika mengirim mata uang crypto ke pengguna di belahan dunia lain.
  • Semua orang di seluruh dunia dapat berpartisipasi dalam jaringan crypto karena perangkat lunak atau software-nya bersifat open source dan gratis. Semakin banyak yang berpartisipasi, maka akan semakin kuat sistemnya. Hal ini membuat crypto tahan sensor dan tak bisa diblokir atau dimatikan oleh siapapun, termasuk pemerintah.
  • Sangat sulit untuk meretas aset crypto orang lain karena sistemnya dilengkapi dengan teknologi blockchain yang membuat transaksi lebih transparan dan sangat aman.

Apa Saja Kekurangan Crypto?

Jika kamu membaca artikel ini, artinya kamu merupakan seorang pemula yang mulai tertarik untuk terjun melakukan trading crypto.

Namun, sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu apa saja kekurangan crypto agar transaksimu lebih aman dan tidak berakhir boncos.

Lalu, apa saja kah kekurangannya? Berikut beberapa diantaranya:Β 

  • Meskipun banyak yang menggunakan crypto karena tidak adanya perantara karena semua transaksi dicatat oleh teknologi blockchain, hal ini juga menjadi salah satu kekurangan dari crypto itu sendiri, dikarenakan tidak ada badan birokrasi yang mengatur atau membatasi perdagangan antar pengguna mata uangnya. Artinya, tidak ada customer service yang dapat memberikan solusi atau mendengarkan keluhan dari pengguna apabila terjadi risiko.
  • Pengguna crypto tidak menggunakan identitas asli sehingga cukup rentan digunakan dalam aktivitas yang bersifat ilegal seperti pencucian uang ataupun yang lainnya/
  • Crypto memiliki volatilitas yang sangat tinggi, dimana nilai mata uang sewaktu-waktu bisa langsung tiba-tiba naik, namun dalam waktu yang singkat juga dapat turun secara drastis.
  • Nilai mata uang crypto sulit untuk diprediksi.
  • Di Indonesia crypto belum diakui sebagai salah satu mata uang pembayaran yang sah untuk melakukan pembelian jasa.

Halaman:

Advertisement