Advertisement
Source : https://thebeatstatseats.blogspot.com/

Angka dalam Aksara Jawa 1-150 beserta Cara Menulis dan Bacanya

Jika kamu ingin mencari cara menulis angka dalam aksara Jawa yang tepat, yuk temukan caranya dengan membaca artikel berikut sampai selesai.

4 Desember 2025 Zuly Kristanto

106 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧐꧖꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus enem.

107 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧐꧗꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus pitu.

108 cara menulisnya adalah κ§‡κ§‘κ§κ§˜κ§‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus wolu.

109 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧐꧙꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus sanga, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sanga.

110 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧐꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus sepuluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sedasa.

111 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧑꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus sewelas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sewelas.

112 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧒꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus rolas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus rolas.

113 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧓꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telulas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus telulas.

114 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧔꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patbelas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan welas.

115 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧕꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus limalas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus gangsal welas.

116 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧖꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus nemolas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus enem welas.

117 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧗꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus pitulas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus pitu welas.

118 cara menulisnya adalah κ§‡κ§‘κ§‘κ§˜κ§‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus wolulas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus wolu welas.

119 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧑꧙꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus sangalas, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sanga welas.

120 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧐꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus rong puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa.

121 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧑꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus selikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa setunggal.

122 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧒꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus rolikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa kalih.

123 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧓꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telulikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa tiga.

124 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧔꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patlikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa sekawan.

125 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧕꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus salangkung, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa gangsal.

126 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧖꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus nemlikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa enem.

127 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧗꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus pitulikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa pitu.

128 cara menulisnya adalah κ§‡κ§‘κ§’κ§˜κ§‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus wolulikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa wolu.

129 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧒꧙꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus sangalikur, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih dasa sanga.

130 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧐꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa.

131 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧑꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa setunggal.

132 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧒꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa kalih.

133 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧓꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa tiga.

134 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧔꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa sekawan.

135 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧕꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa gangsal.

136 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧖꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa enem.

137 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧗꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa pitu.

138 cara menulisnya adalah κ§‡κ§‘κ§“κ§˜κ§‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa wolu.

139 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧓꧙꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telung puluh sanga, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga dasa sanga.

140 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧐꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa.

141 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧑꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa setunggal.

142 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧒꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa kalih.

143 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧓꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa tiga.

144 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧔꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa sekawan.

145 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧕꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa gangsal.

146 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧖꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa enem.

147 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧗꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa pitu.

148 cara menulisnya adalah κ§‡κ§‘κ§”κ§˜κ§‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa wolu.

149 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧔꧙꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus patang puluh sanga, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan dasa sanga.

150 cara menulisnya adalah ꧇꧑꧕꧐꧇ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus seket, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus gangsal puluh.

Penutup

Demikianlah cara menulis angka dengan menggunakan aksara Jawa lengkap dengan cara bacanya.

Semoga artikel mengenai angka dalam aksara Jawa ini bermanfaat untukmu.


Halaman:

Advertisement