Advertisement
Source : https://thebeatstatseats.blogspot.com/

Angka dalam Aksara Jawa 1-150 beserta Cara Menulis dan Bacanya

Jika kamu ingin mencari cara menulis angka dalam aksara Jawa yang tepat, yuk temukan caranya dengan membaca artikel berikut sampai selesai.

4 Desember 2025 Zuly Kristanto

Menulis Angka dalam Aksara Jawa 51 โ€“ 65

51 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง‘๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket setunggal.

52 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง’๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket kalih.

53 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง“๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket tiga.

54 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง”๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket sekawan.

55 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง•๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket gangsal.

56 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง–๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket enem.

57 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง—๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket pitu.

35 Contoh Tembung Yogyaswara Bahasa Jawa beserta Artinya Lengkap

58 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง˜๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket wolu.

59 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง•๊ง™๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca seket sanga, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca seket sanga.

60 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sewidak, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sewidak.

61 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง‘๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak setungal.

62 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง’๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak kalih.

63 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง“๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak tiga.

64 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง”๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak sekawan.

65 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง•๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak gangsal.

Menulis Angka dalam Aksara Jawa 66 โ€“ 75

66 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง–๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak enem.

67 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง—๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak pitu.

68 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง˜๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak wolu.

69 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง–๊ง™๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca suwidak sanga, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca suwidak sanga.

70 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa.

71 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง‘๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa setunggal.

72 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง’๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa kalih.

73 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง“๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa tiga.

74 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง”๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa sekawan.

75 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง•๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa gangsal.

Menulis Angka dalam Aksara Jawa 76 โ€“ 85

76 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง–๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa.

77 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง—๊ง‡ ย dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa pitu.

78 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง˜๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa wolu.

79 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง—๊ง™๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca pitung puluh sanga, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca pitung dasa sanga.

80 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa.

81 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง‘๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa setunggal.

82 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง’๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa kalih.

83 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง“๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa tiga.

84 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง”๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa sekawan.

85 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง•๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa gangsal.

Menulis Angka dalam Aksara Jawa 86 โ€“ 90

86 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง–๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh enem, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa enem.

87 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง—๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh pitu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa pitu.

88 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง˜๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca wolung puluh wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa wolu.

89 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง˜๊ง™๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca wolung dasa sanga.

90 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง๊ง‡ ย dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa.

Menulis Angka dalam Aksara Jawa 91 โ€“ 100

91 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง‘๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh situ, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa setunggal.

92 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง’๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang puluh tiga.

93 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง“๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa tiga.

94 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง”๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa sekawan.

95 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง•๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh lima sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa gangsal.

96 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง–๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh enem sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa enem.

97 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง—๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh pitu sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa pitu.

98 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง˜๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh wolu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa wolu.

99 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง™๊ง™๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca sangang puluh sanga sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca sangang dasa sanga.

Menulis Angka dalam Aksara Jawa 100 โ€“ 150

100 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง‘๊ง๊ง๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus.

101 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง‘๊ง๊ง‘๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus siji, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus setunggal.

102 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง‘๊ง๊ง’๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus loro, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus kalih.

103 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง‘๊ง๊ง“๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus telu, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus tiga.

104 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง‘๊ง๊ง”๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus papat, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus sekawan.

105 cara menulisnya adalah ๊ง‡๊ง‘๊ง๊ง•๊ง‡ dalam bahasa Jawa Ngoko dibaca satus lima, sementara dalam bahasa Jawa Krama dibaca setunggalatus gangsal.

Halaman:

Advertisement