15 Anime Tersedih yang Menguras Air Mata Terpopuler, Sudah Pernah Nonton?
Siap-siap tisu! Ini 15 anime tersedih yang menguras air mata terpopuler, dari kisah perang yang menyayat sampai cinta yang tak sempat terucap.
Anime tersedih yang menguras air mata selalu punya tempat spesial di hati para penonton. Bukan hanya karena ceritanya pilu, tetapi karena emosi yang ditampilkan terasa nyata dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dari kisah kehilangan orang tercinta, persahabatan yang retak, hingga cinta yang tak sempat terucap, semuanya mampu membuat dada sesak dan mata berkaca-kaca. Menariknya, banyak dari anime ini justru menjadi tontonan terpopuler karena kekuatan ceritanya.
Kalau kamu sedang mencari rekomendasi anime yang siap mengaduk perasaan, jangan lewatkan rekomendasi Mamikos kali ini ya! Daftar ini wajib masuk watchlist-mu. 🍿🎥
Daftar Isi
- Rekomendasi Anime Tersedih yang Menguras Air Mata
- 1. Grave of the Fireflies (1988)
- 2. A Silent Voice (2016)
- 3. Clannad: After Story (2008)
- 4. Your Lie in April (2014)
- 5. Violet Evergarden (2018)
- 6. Anohana: The Flower We Saw That Day (2011)
- 7. I Want to Eat Your Pancreas (2018)
- 8. 5 Centimeters per Second (2007)
- 9. Angel Beats! (2010)
- 10. Tokyo Magnitude 8.0 (2009)
- 11. Plastic Memories (2015)
- 12. Orange (2016)
- 13. Wolf Children (2012)
- 14. Made in Abyss (2017)
- 15. Fruits Basket (2019)
- Mana Anime Tersedih Versi Kamu?
Rekomendasi Anime Tersedih yang Menguras Air Mata

Berikut ini daftar anime tersedih yang menguras air mata yang bisa kamu tonton saat ingin menangis:
1. Grave of the Fireflies (1988)
Grave of the Fireflies adalah film anime klasik karya Studio Ghibli yang dianggap sebagai salah satu karya paling menyayat hati sepanjang masa.
Bercerita tentang dua saudara yatim piatu, Seita dan Setsuko, berjuang bertahan hidup di Jepang pasca-Perang Dunia II setelah kehilangan orang tua mereka. Latar perang, kelaparan, dan putus asa yang digambarkan dengan sangat realistis membuat setiap adegan terasa berat dan penuh emosi.
Penonton tidak hanya melihat perjuangan fisik mereka, tapi juga kehancuran harapan serta kepolosan masa kecil yang terkikis oleh kenyataan pahit. Apakah kamu setuju kalau anime ini memuncaki top tier anime tersedih sepanjang masa?
2. A Silent Voice (2016)
A Silent Voice adalah film yang menggambarkan perjalanan emosional seorang mantan pembuli bernama Shoya Ishida yang mencoba menebus kesalahannya terhadap Shoko Nishimiya, seorang gadis tuna rungu yang pernah ia ganggu di sekolah.
Cerita ini menyentuh berbagai tema berat seperti bullying, pengampunan, mental health, dan rasa bersalah yang membekas.
Penonton diajak melihat bagaimana trauma masa lalu memengaruhi kehidupan dewasa dan bagaimana proses memaafkan diri sendiri serta orang lain bisa menjadi perjalanan yang sangat menyakitkan.
3. Clannad: After Story (2008)
Clannad: After Story adalah salah satu anime drama terbaik untuk menangis. Anime ini mengeksplorasi kehidupan tokoh utama Tomoya Okazaki ketika dewasa dan fokus pada keluarganya dan tantangan kehidupan dewasa.
Dari membangun rumah tangga hingga menghadapi kehilangan dan tanggung jawab, anime ini sangat kuat dalam menggambarkan realita kehidupan yang sering tidak mudah.
Penonton yang mengikuti karakter sejak awal biasanya sudah terikat emosional, sehingga setiap konflik dan kehilangan terasa jauh lebih menyakitkan.
4. Your Lie in April (2014)
Your Lie in April adalah anime drama musik yang menceritakan tentang Kousei Arima, seorang pianis muda berbakat yang kehilangan kemampuan bermain setelah trauma emosional.
Hidupnya berubah ketika ia bertemu Kaori Miyazono, seorang pemain biola ceria yang membawanya kembali ke dunia musik dan perasaan yang lama terkubur. Anime ini memadukan adegan musik indah dengan kisah cinta dan perjuangan batin yang penuh emosi.
Mengambil tema kehilangan, karya seni, serta bagaimana seseorang belajar menghadapi rasa sakit menjadi inti cerita yang membuat banyak penonton berkaca-kaca. Cerita ini terkenal karena endingnya yang sangat menyentuh hati.
5. Violet Evergarden (2018)
Violet Evergarden berkisah tentang perjalanan Violet, seorang mantan prajurit yang mencoba memahami rasa cinta dan emosi manusia setelah perang. Ia bekerja sebagai penulis surat Auto Memory Doll dan membantu orang lain mengekspresikan perasaan mereka melalui tulisan.
Setiap episode membawa kisah baru yang sering kali berkaitan dengan tema kehilangan, kerinduan, atau pengampunan membuat penonton merasakan emosi yang berbeda setiap kali Violet menemukan makna baru dalam hidup.
Keindahan visual, musik latar yang emosional, dan pengembangan karakter yang mendalam menjadikan anime ini bukan hanya menyentuh tetapi juga reflektif terhadap bagaimana manusia menghadapi luka batin dan mencari makna kebersamaan.
6. Anohana: The Flower We Saw That Day (2011)
Anohana mengisahkan sekelompok sahabat masa kecil yang terpisah setelah kematian tragis salah satu dari mereka, Menma.
Bertahun-tahun kemudian, arwah Menma muncul di hadapan Jinta, memintanya membantu mewujudkan keinginan yang terlupakan. Pertemuan kembali para sahabat lama memunculkan rasa bersalah, penyesalan, dan luka yang belum pernah benar-benar sembuh.
Anime ini perlahan membangun emosi melalui dialog dan konflik batin setiap karakter. Tema persahabatan, kehilangan, dan proses menerima kenyataan menjadikan Anohana salah satu anime tersedih yang paling sering direkomendasikan.
7. I Want to Eat Your Pancreas (2018)
Di balik judulnya yang unik, I Want to Eat Your Pancreas menyimpan kisah yang sangat menyentuh tentang kehidupan dan kematian. Film ini menceritakan seorang siswa pendiam yang tanpa sengaja mengetahui rahasia teman sekelasnya, Sakura, yang menderita penyakit pankreas mematikan.
Alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Sakura memilih menjalani hari-harinya dengan ceria dan penuh semangat. Hubungan keduanya berkembang secara perlahan, menghadirkan momen hangat sekaligus menyayat hati.
Anime ini menyoroti makna kebersamaan, waktu yang terbatas, dan pentingnya menghargai setiap detik hidup. Banyak penonton mengaku film ini meninggalkan rasa kosong yang sulit dijelaskan.
8. 5 Centimeters per Second (2007)
Karya Makoto Shinkai ini menyajikan kisah cinta yang realistis tentang dua sahabat masa kecil yang terpisah jarak dan waktu.
Terbagi menjadi tiga babak, 5 Centimeters per Second menggambarkan bagaimana hubungan perlahan berubah seiring bertambahnya usia dan tanggung jawab hidup.
Tidak ada konflik besar atau tragedi dramatis, tetapi justru kesederhanaan dan keheningan ceritanya yang membuatnya terasa begitu menyentuh.
Anime ini berbicara tentang rindu, harapan yang tak tersampaikan, dan kenyataan bahwa tidak semua cinta berakhir bahagia. Visualnya indah, namun perasaan hampa yang ditinggalkan sering kali membuat penonton termenung lama setelah selesai menonton.
9. Angel Beats! (2010)
Angel Beats! berlatar di dunia setelah kematian, tempat para remaja yang menyimpan penyesalan semasa hidupnya berkumpul.
Awalnya anime ini terasa ringan dengan unsur komedi dan aksi, tetapi perlahan ceritanya berubah menjadi refleksi emosional tentang trauma, mimpi yang belum tercapai, dan keinginan untuk berdamai dengan masa lalu. Setiap karakter memiliki kisah tragis yang diungkap satu per satu, membuat penonton memahami alasan mereka sulit menerima takdir.
Perpaduan humor dan drama justru memperkuat dampak emosional saat momen perpisahan tiba. Anime ini dikenal mampu membuat penonton tertawa sekaligus menangis dalam satu episode.
10. Tokyo Magnitude 8.0 (2009)
Tokyo Magnitude 8.0 menghadirkan kisah realistis tentang dua saudara yang terjebak dalam gempa besar berkekuatan 8.0 skala Richter. Dalam perjalanan kembali ke rumah, mereka bertemu orang-orang yang juga berjuang menyelamatkan diri dan keluarga.
Anime ini tidak mengandalkan drama berlebihan, melainkan menyoroti rasa takut, harapan, dan ikatan keluarga di tengah situasi bencana. Pada episode, kamu akan terhanyut pada perasaan tegang sekaligus emosional karena menggambarkan kondisi yang dekat dengan dunia nyata.
Hubungan kakak-adik yang awalnya renggang perlahan berubah menjadi penuh kepedulian. Kisahnya menyentuh dan meninggalkan dampak emosional mendalam bagi penonton.
11. Plastic Memories (2015)
Rekomendasi anime tersedih yang menguras air mata selanjutnya adalah Plastic Memories. Anime ini berlatar di masa depan ketika android bernama Giftia hidup berdampingan dengan manusia, tetapi memiliki batas waktu operasional.
Tsukasa bekerja di divisi yang bertugas mengambil kembali Giftia sebelum masa aktifnya habis, dan ia dipasangkan dengan Isla, android yang lembut dan pendiam. Seiring waktu, hubungan keduanya berkembang menjadi lebih dari sekadar rekan kerja.
Namun, bayang-bayang perpisahan yang tak terhindarkan selalu menghantui. Anime ini mengangkat tema cinta yang dibatasi waktu, kehilangan, dan penerimaan dengan pendekatan yang tenang namun menyakitkan. Penonton dibuat sadar bahwa kebersamaan paling indah sering kali juga merupakan kebersamaan yang paling singkat.
12. Orange (2016)
Orange menceritakan Naho, siswi SMA yang menerima surat dari dirinya di masa depan. Surat itu berisi penyesalan dan permintaan agar ia membantu seorang murid pindahan bernama Kakeru yang menyimpan beban berat dalam hidupnya.
Sepanjang cerita, Naho dan teman-temannya berusaha mengubah masa depan yang kelam dengan keputusan-keputusan kecil di masa kini.
Anime ini menyentuh isu kesehatan mental, rasa bersalah, dan pentingnya dukungan pertemanan. Orange mengajarkan bahwa satu tindakan kecil yang kita lakukan bisa berdampak besar bagi kehidupan seseorang yang sedang rapuh.
13. Wolf Children (2012)
Wolf Children mengisahkan Hana, seorang ibu muda yang membesarkan dua anak setengah manusia setengah serigala setelah suaminya meninggal. Ia harus menghadapi tekanan sosial, kesulitan ekonomi, dan kebingungan identitas anak-anaknya.
Film ini bukan sebatas fantasi, namun juga menyoroti pengorbanan orang tua dan proses melepaskan anak saat mereka memilih jalan hidup sendiri. Anime ini menyentuh hati karena memperlihatkan cinta tanpa syarat yang tulus, meski harus dibayar dengan rasa kehilangan.
14. Made in Abyss (2017)
Sekilas, Made in Abyss terlihat seperti petualangan anak-anak yang menggemaskan. Namun semakin dalam perjalanan menuju jurang misterius bernama Abyss, semakin gelap pula cerita yang disajikan.
Riko dan Reg menghadapi bahaya fisik dan emosional yang jauh dari bayangan mereka di awal. cerita
Anime ini mengeksplorasi rasa sakit, pengorbanan, dan konsekuensi dari rasa ingin tahu yang besar. Visualnya indah dan penuh detail, tetapi kontras dengan kejadian tragis yang dialami para karakter. Banyak penonton tidak menyangka betapa emosional dan brutalnya cerita ini.
15. Fruits Basket (2019)
Fruits Basket menghadirkan kisah Tohru Honda yang tinggal bersama keluarga Sohma, keluarga yang menyimpan rahasia kutukan zodiak Tiongkok.
Di balik premis fantasi, anime ini sebenarnya berfokus pada trauma keluarga, luka masa kecil, dan proses penyembuhan emosional.
Setiap karakter di Fruit Basket memiliki masa lalu kelam yang perlahan terungkap, membuat penonton memahami alasan di balik sikap mereka.
Hubungan yang terjalin antar tokohnya bukan hanya romantis, tetapi juga tentang penerimaan dan kasih sayang tanpa syarat. Dengan perkembangan cerita yang emosional, Fruits Basket menjadi salah satu anime drama paling menyentuh dalam satu dekade terakhir.
Mana Anime Tersedih Versi Kamu?
Deretan judul di atas membuktikan bahwa anime tersedih yang menguras air mata bukan sekadar tontonan galau, tetapi pengalaman emosional yang membekas lama setelah layar ditutup.
Setiap cerita menghadirkan sudut pandang berbeda tentang kehilangan, cinta, keluarga, hingga penyesalan yang terasa begitu manusiawi.
Jadi, dari semua rekomendasi tadi, mana yang paling siap bikin kamu menangis malam ini?
Referensi:
Sad Anime [Daring]. Tautan: https://www.imdb.com/list/ls088674004/
The 50 Saddest Anime of All Time [Daring]. Tautan: https://www.cbr.com/saddest-anime-series-ever/
Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:
Kost Jogja Murah
Kost Jakarta Murah
Kost Bandung Murah
Kost Denpasar Bali Murah
Kost Surabaya Murah
Kost Semarang Murah
Kost Malang Murah
Kost Solo Murah
Kost Bekasi Murah
Kost Medan Murah




