Advertisement
Source : Freepik.com/@benzoix

Apa Arti Sakit sebelum Lebaran Menurut Islam, Pertanda Apa? Ini Arti dan Maknanya

Tidak melulu dianggap suatu keburukan, namun sakit yang dialami seseorang juga memiliki berbagai hikmah di baliknya.

4 November 2026 Fanny

Menjelang Lebaran, umat muslim pun terus berupaya untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

Terlebih di 10 hari terakhir Ramadan, terdapat berbagai amalan serta keutamaan yang sayang untuk dilewatkan begitu saja. 

Namun, tidak jarang ketika menjalaninya ada dari sebagian umat muslim yang jatuh sakit. Kemudian, muncul pertanyaan apa arti sakit sebelum lebaran menurut Islam? Yuk, cari tahu lebih jauh.

Tentang Sakit sebelum Lebaran 

Apa arti sakit sebelum lebaran menurut islam
Freepik.com/@benzoix
Malam Lailatul Qadar, Doa, Keutamaan Serta Hadist dan Tanda Tandanya

Di dalam ajaran Islam, secara umum, sakit tidak hanya dimaknai sebagai sesuatu yang buruk, namun ujian yang dapat mendekatkan seorang hamba kepada Allah SWT. 

Ujian tersebut bertujuan untuk menguji keimanan, menguji kesabaran, dan juga ketekunan seseorang dalam menjalani hidup. 

Tidak hanya itu saja, saat seseorang sakit biasanya akan lebih banyak beristigfar, berdoa, dan memohon kesembuhan, sehingga secara tidak langsung kondisi ini juga akan membuat hati semakin dekat pada Allah SWT. 

Melansir dari laman Madiun Jatim Times, Kiai Abdul Fatah Al Hafidz menjelaskan jika ada hikmat dari jatuh sakit, terutama pada penghujung Ramadan. 

Di mana, sakit dapat menggugurkan dosa jika kita dapat menjalaninya dengan sabar, pengingat nikmat sehat sehingga kita akan lebih banyak bersyukur, dan menjadi pelajaran untuk lebih menjaga diri agar tidak sakit kembali. 

Allah SWT juga mempunyai berbagai cara dalam mengangkat derajat seorang hamba, di mana salah satunya melalui kondisi sakit di mana membuat seseorang lebih sering memohon ampun dan berdoa.

Bersumber dari laman Lampung NU, di dalam salah satu hadits dikisahkan ketika seorang mukmin sakit maka Allah mengirim 4 malaikat yang memiliki tugasnya masing-masing. 

Ada yang mengambil kekuatan tubuhnya, ada yang mengambil perasaan lezat di mulutnya, ada pula yang mengambil cahaya wajahnya, dan terakhir malaikat yang mengambil dosa-dosa orang yang sakit. 

Ketika seorang hamba sehat kembali, Allah akan menyuruh malaikat-malaikat tersebut mengembalikan yang sebelumnya diambil, kecuali dosa karena Allah tidak ingin mengembalikan dosa kepada ia yang sudah dibuat-Nya kepayahan. 

Oleh sebab itu, di balik sakitnya seseorang ada berbagai hikmah yang dapat kita ambil dan bukan hanya sekadar sesuatu yang buruk. 

Amalan yang Bisa Dilakukan Saat Sakit Menjelang Lebaran

Meskipun kondisi tubuh sedang tidak sehat, bukan berarti seseorang harus berhenti beribadah sepenuhnya. Islam memberikan kemudahan bagi umatnya untuk tetap menjalankan ibadah sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.

Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan ketika sakit menjelang Lebaran.

1. Memperbanyak istigfar dan zikir
Ketika tidak mampu melakukan banyak aktivitas, kamu tetap bisa mengingat Allah SWT melalui zikir dan istigfar. Amalan ini dapat dilakukan sambil beristirahat, tanpa harus menguras tenaga. Kamu juga bisa membaca kalimat tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil sesuai kemampuan.

2. Berdoa memohon kesembuhan
Berdoa menjadi salah satu bentuk ikhtiar batin ketika sedang sakit. Kamu bisa memohon agar Allah SWT memberikan kesembuhan, kekuatan, serta kesabaran dalam menghadapi ujian tersebut. Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:Allahumma rabban-nas, adzhibil ba’sa, isyfi antasy-syafi, la syifa’a illa syifa’uka, syifa’an la yughadiru saqama.Artinya: “Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah. Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.”

3. Tetap membaca Al-Qur’an sesuai kemampuan
Jika kondisi memungkinkan, kamu bisa membaca Al Qur’an meskipun hanya beberapa ayat. Apabila sedang terlalu lemah, mendengarkan lantunan ayat suci juga dapat menjadi pilihan untuk mengisi waktu istirahat.

4. Bersedekah jika mampu
Sedekah tidak selalu harus berupa uang dalam jumlah besar. Membantu orang lain, memberikan perhatian kepada keluarga, atau melakukan kebaikan sederhana juga bisa menjadi bentuk amal. Lakukan sesuai kemampuan tanpa memaksakan kondisi tubuh.

Apakah Sakit Menjelang Lebaran Menjadi Pertanda Buruk?

Sakit menjelang Lebaran tidak bisa langsung dianggap sebagai pertanda buruk atau tanda bahwa seseorang akan mengalami kejadian tertentu. Dalam Islam, tidak ada ketentuan yang menyatakan bahwa jatuh sakit pada penghujung Ramadan merupakan ramalan mengenai masa depan seseorang.

Setiap orang bisa mengalami sakit karena berbagai faktor, mulai dari kelelahan, kurang istirahat, perubahan pola makan, hingga kondisi kesehatan tertentu. Apalagi selama Ramadan, sebagian orang mengalami perubahan jadwal tidur dan aktivitas yang cukup signifikan.

Karena itu, sebaiknya jangan menghubungkan sakit dengan anggapan bahwa ibadah selama Ramadan tidak diterima atau seseorang sedang mendapatkan hukuman dari Allah SWT. Penilaian seperti itu tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan kondisi kesehatan.

Tetap Berusaha Sembuh dan Tidak Memaksakan Diri

Selain berdoa dan bersabar, umat Islam juga dianjurkan untuk berikhtiar mencari kesembuhan. Jika sakit menjelang Lebaran, jangan mengabaikan kondisi tubuh hanya karena ingin menyelesaikan seluruh persiapan hari raya.

Kamu bisa beristirahat dengan cukup, memenuhi kebutuhan cairan dan makanan bergizi, serta berkonsultasi dengan tenaga medis apabila keluhan tidak membaik atau terasa semakin berat. Jika dokter menyarankan untuk mengurangi aktivitas, ikuti anjuran tersebut agar proses pemulihan berjalan dengan baik.

Perlu diingat bahwa menjaga kesehatan juga merupakan bagian dari tanggung jawab terhadap diri sendiri. Jadi, jangan merasa bersalah apabila harus mengurangi aktivitas atau tidak bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Ramadan seperti biasanya.

15 Amalan Malam Lailatul Qadar Ramadan 2026 yang Sayang Dilewatkan Bagi seorang Muslim

Penutup

Demikian, penjelasan singkat mengenai sakitnya seseorang, khususnya menjelang lebaran, yang dapat kita ambil berbagai hikmat di baliknya. Semoga bermanfaat.

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Murah

Kost Jakarta Murah

Kost Bandung Murah

Kost Denpasar Bali Murah

Kost Surabaya Murah

Kost Semarang Murah

Kost Malang Murah

Kost Solo Murah

Kost Bekasi Murah

Kost Medan Murah

Advertisement