Apa Itu Pengertian Ekonomi Maritim Beserta Contoh dan Cara Meningkatkannya

Posted in: Pelajar
Tagged: Ekonomi Maritim

Apa Itu Pengertian Ekonomi Maritim Beserta Contoh dan Cara Meningkatkannya – Ekonomi maritim merupakan sebuah kebijakan dalam bidang ekonomi yang negara kepulauan lakukan agar pembangunan di negaranya merata. Adapun satu dari sekian negara yang turut menerapkan ekonomi maritime adalah Indonesia. Tapi sebenarnya apa itu pengertian ekonomi maritim?

Sebenarnya, kebijakan ekonomi maritim adalah wujud nyata dari pemerintah Indonesia dalam mengupayakan pembangunan nasional. Saat ini, pembangunan yang ada di Indonesia masih belum merata, sehingga kebijakan mengenai ekonomi maritim masih perlu digalakan.

Apa Itu Pengertian Ekonomi Maritim?

pexels.com/@karolina-grabowska

Kamu yang mungkin masih bingung dengan apa itu ekonomi maritim, maka sebenarnya pengertian ekonomi maritim adalah kebijakan yang turut diadopsi oleh Indonesia ini adalah berbagai aturan yang mencakup wilayah kemaritiman Indonesia.

Jadi, kebijakannya meliputi semua transportasi yang ada di laut, industri pada galangan kapal sampai ke perawatannya sekaligus, pembangunan  pelabuhan, operasionalisasi pelabuhan dan segala macam industri maupun jasa yang berkaitan dengan ekonomi maritim.

Untuk mendukung kebijakan ekonomi maritim ini, maka Jokowi yang menjabat presiden Indonesia membuat poros maritim dan dinamakan dengan ‘World Maritime Fulcrum’.

Kebijakan ini Jokowi sampaikan dalam KTT Asia Timur di Myanmar. Dalam acara tersebut, Joko Widodo menyampaikan bahwa ekonomi maritim di Indonesia memiliki 5 pilar utama di antaranya :

1. Membangun Kembali Budaya Maritim

Pilar pertama yang ingin sekali dibangun oleh Indonesia adalah menggalakan kembali budaya maritim negara. yang ada di Indonesia. Menjadi negara kepulauan yang begitu besar, masyarakat Indonesia diharapkan bisa sadar bahwa dirinya memiliki identitas lebih yang harus dikembangkan.

Kesejahteraan dan masa depan masyarakat Indonesia bisa ditentukan jika pemerintah dan warganya mampu bersama-sama mengelola samudera dengan bijak.

2. Menjaga dan Mengelola Semua Sumber Daya Laut (SDL)

Sumber daya yang turut dijaga dan dikelola bukan hanya SDM maupun SDA saja, melainkan SDL. Untuk tetap menjaga dan mengelola SDL, maka pemerintah dan bangsa Indonesia diharapkan bisa sama-sama tetap fokus untuk menciptakan pangan kedaulatan laut.

Caranya adalah dengan mengembangkan industri perikanan dan menempatkan petani sebagai orang paling penting di sektor industri ini. Ketika industri perikanan ini berkembang, maka kekayaannya secara luas bisa diberikan ke seluruh lapisan rakyat sesuai dengan kepentingannya.

3. Membangun Infrastruktur dan Konektivitas Maritim

Pilar ketiga pengertian ekonomi maritim Indonesia yang bisa dilakukan adalah dengan memprioritaskan pengembangan infrastruktur dan seluruh konektivitas yang ada dalam sektor maritim.

Pemerintah berupaya bisa membuat tol di laut, membangun deep seaport, memberikan logistik yang cukup, mengembangkan industri di bidang perkapalan, dan tidak lupa turut menciptakan pariwisata maritim.

4. Menciptakan Diplomasi Maritim

Pilar pengertian dari ekonomi maritim selanjutnya adalah dengan menciptakan diplomasi maritim. Pemerintah diharapkan mampu mengajak semua mitra di Indonesia untuk saling bekerja sama mengembangkan ekonomi di bidang kelautan.

Tujuan dari diplomasi maritim sendiri adalah bisa menghilangkan sumber konflik yang terjadi di laut. Seperti yang sudah diketahui, Indonesia sering sekali mengalami konflik maritim.

Banyak kasus seperti pencurian ikan, kedaulatan yang dilanggar, sengketa antar wilayah, perampokan, hingga lingkungan laut yang tercemar karena aktivitas ilegal. Padahal, laut seharusnya mampu menyatukan sebuah negara untuk berdaulat sepenuhnya, bukan sebaliknya.

5. Membangun Pertahanan dan Kekuatan Maritim

Indonesia adalah negara yang memiliki keistimewaan karena lokasinya diapit oleh dua samudera dan menjadi titik tumpu yang strategis. Dengan keistimewaan tersebut, maka Indonesia bisa membangun pertahanan dan kekuatan atas wilayah maritimnya.

Apa yang dilakukan Indonesia ini akan menjaga kekayaan yang dimiliki dan juga menjaga kedaulatan maritim. Selain itu, membangun pertahanan dan kekuatan maritim juga tanggung jawab pemerintah yang senantiasa harus memberikan perlindungan dan keamanan ekstra pada wilayah maritimnya.

Oleh sebab itu, jika ditanya mengenai apa itu pengertian ekonomi maritim, maka sebenarnya ekonomi maritim ini lebih ke kebijakan yang bermanfaat pada perekonomian negara karena menjaga wilayah kelautannya serta memanfaatkan potensi yang ada di laut.

Pengertian Ekonomi Maritim dan Contohnya

1. Membangun Jalur Tol Laut

Merealisasikan pembuatan tol laut merupakan bukti nyata pemerintah Indonesia dalam menjalankan ekonomi maritim. Dengan adanya tol laut, maka pelayanan di daerah-daerah yang tertinggal menjadi lebih mudah, akses ke manapun juga menjadi lebih cepat.

Tol laut bisa memudahkan para angkatan laut dalam menjalankan tugasnya karena bisa berlayar dengan lebih mudah dari Indonesia wilayah barat sampai timur.

Adanya tol laut pun juga memudahkan pemerintah Indonesia agar logistik, bahan pokok dan kebutuhan lainnya bisa disalurkan dengan mudah ke seluruh pelosok negeri. Membangun tol laut benar-benar sangat memiliki dampak yang bagus untuk ekonomi Indonesia.

Tol bahkan bisa mengurangi selisih harga di setiap perjalanan antar pulau. Hasil dari tol ini bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tidak hanya itu saja, hasil tol juga bisa digunakan untuk mengembangkan ekonomi daerah.

Setidaknya, pemerintah Indonesia telah meluncurkan 15 tol laut yang menghubungkan banyak trayek. Beberapa tol laut tersebut adalah:

  • T1 dengan rute Teluk Bayur ke Pulau Nias (Gunung Sitoli)–Mentawai-Pulau Enggano-Bengkulu. T-6 dengan rute Tanjung Perak-Tidore-Morotai
  • T-15 dengan rute Tanjung Perak-Kisar-Namrole

PELNI atau PT Pelayaran Nasional Indonesia bekerja sama dengan pihak lain untuk bisa mengembangkan berbagai macam rute dan merancang program di seluruh tol laut.

Pemerintah dan perusahaan swasta juga sama-sama mengembangkan jalur yang memudahkan kontainer dan hewan ternak melalui rutenya.

Semenjak 2015 lalu, ada kapal ternak khusus dari PELNI yang bisa memenuhi kebutuhan daging di ibukota dan wilayah lainnya. Total dari 2015 hingga 2019, kapal PELNI muatan ternak ini sudah melakukan 84 Voyage dan memuat hingga 40.30 ekor sapi.

Hewan sapi tersebut diangkut dari Kupang dan dibawa ke Tanjung Priok untuk disalurkan ke Bandung dan wilayah Jabodetabek. Kapal ternak khusus ini akan selalu berlayar dengan jadwal tetap sehingga memudahkan peternak dalam mengirimkan hewannya.

Adanya tol tidak perlu membuat peternak khawatir karena keamanan hewan akan terjamin dan kondisi semua hewan akan tetap aman dan selamat sampai ke kota tujuan.

2. Membangun Pelabuhan Laut Dalam

Menjadi negara kepulauan, maka pelabuhan adalah hal yang sangat penting kehadirannya untuk mendukung akses apapun. Pelabuhan merupakan jalur utama di setiap proses perdagangan dan memuat barang apapun.

Pelabuhan laut dalam tidak seperti pelabuhan di kota-kota yang besar. Fasilitas yang disediakan cukup alur untuk pelayaran, dermaga, lapangan untuk penumpukan barang, gudang, lapangan parkir, hingga gedung terminal.

Selain itu, perlu ada juga peralatan-peralatan yang berfungsi untuk memudahkan proses bongkar muat. Pelabuhan bukan hanya menjadi lokasi untuk kapal berlabuh. Lebih dari itu, kapal juga menjadi tempat untuk aktivitas ekonomi.

3. Mengembangkan Industri Perkapalan Dalam Negeri

Saat ini, Indonesia telah mengembangkan industri perkapalan dan terus meningkat setiap tahunnya. Setidaknya ada 250 perusahaan lebih yang mengembangkan industri galangan kapal dan total pernah di angka 1 juta DWT.

Setiap tahunnya industri reparasi kapal terus meningkat dan bisa merealisasikan ekonomi maritim yang lebih lebih mandiri. Pemerintah Indonesia selalu berupaya dalam mendorong produksi galangan kapal. supaya produk dari dalam negeri lebih disukai.

Ketika produk dalam negeri lebih banyak digunakan, maka hasilnya bisa digunakan untuk memperbaiki sektor perdagangan nasional.

Indonesia juga mempunyai visi ketika industri perkapalan negeri ini maju, yakni apapun kebutuhan terkait kemaritiman akan menjadi lebih mandiri dan apapun kebutuhan armada kapal akan bisa terpenuhi tanpa ada bantuan dari negara lain.

4. Melakukan Kerjasama ASEAN Connectivity

Apa itu ekonomi maritim? Bekerja sama dengan ASEAN Connectivity merupakan contoh dari penerapan kebijakan ekonomi maritim. Di dalam programnya, ASEAN Connectivity akan menyiapkan 5 pelabuhan besar sebagai pusat dari perekonomian. 5 pelabuhan besar itu adalah:

  • Tanjung Priok, Jakarta
  • Belawan, Sumatera Utara
  • Tanjung Perak, Surabaya
  • Pelabuhan Soekarno–Hatta, Makassar
  • Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin

Selain 5 pelabuhan besar yang akan menjadi pusat dari perekonomian ASEAN, ternyata ASEAN Connectivity ini sudah mengembangkan 47 pelabuhan di negara lain.

Adapun 14 di antaranya ada di Indonesia dengan 5 pelabuhan yang menjadi pusat utama. Nah, 5 pelabuhan besar itu akan ASEAN Connectivity gunakan sebagai lokasi penting dalam mengembangkan berbagai macam proyek penting.

Tentu saja semua proyek ASEAN Connectivity ini juga akan memberikan dampak ekonomi yang bagus untuk masyarakat Indonesia. Pembangunan yang membutuhkan banyak investasi ini akan berdampak bagus pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Cara Meningkatkan Ekonomi Maritim di Indonesia

1. Mempercepat Pembangunan Infrastruktur

Untuk bisa meningkatkan ekonomi maritim di Indonesia, maka infrastruktur di bidang maritim harus dipercepat, salah satunya adalah dengan membangun pelabuhan ataupun tol laut. Tol laut sangat berperan dalam mempercepat jalur penyeberangan antara wilayah Indonesia satu dengan lainnya.

Hasil dari tol laut juga bisa diberikan pada rakyat. Selain tol laut, pembangunan pelabuhan juga berperan penting. Saat ini, pelabuhan menjadi pusat dari perdagangan internasional, apalagi di era teknologi ini ekspor dan impor barang sedang berkembang pesat.

Pelabuhan bisa menjadi tempat untuk bongkar muat, gudang dan terminal barang sehingga kehadiran bangunan ini sangat penting jika ekonomi maritim di Indonesia ingin cepat meningkat.

2. Aturan Kemaritiman Harus Dipertegas

Jika ekonomi maritim ingin terus meningkat, maka pemerintah harus bisa mempertegas aturan terkait kemaritiman di Indonesia. Aturan maritim ini harus dipatuhi dan selalu dimonitoring. Indonesia sendiri sudah memiliki beberapa aturan terkait maritim seperti:

3. Mengubah Paradigma Pembangunan yang Orientasinya Lebih ke Laut Bukan Darat

Setiap kali merencanakan pembangunan nasional, maka yang diutamakan adalah pembangunan di darat. Padahal, pembangunan di sektor laut tidak kalah pentingnya dengan yang ada di darat.

Jika ekonomi maritim ingin terus ditingkatkan, maka setidaknya paradigma pembangunan nasional harus diubah, tidak melulu tentang darat.Sudah kamu paham mengenai apa itu pengertian ekonomi maritim? Segala sesuatu yang ingin mengembangkan perekonomian di bidang kelautan, maka itulah yang disebut dengan kebijakan ekonomi maritim. 


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah