Advertisement
Source : pexels.com/Airlangga Jati

Apakah Bisa Mendaftar SMA dan SMK secara Bersamaan di 2026? Berikut Ketentuannya

Sebelum mendaftar keduanya bersamaan, cari tahu lebih jauh dari pembahasannya ini agar kamu tidak salah langkah.

5 Juni 2026 Fanny

Pendaftaran peserta didik baru untuk jenjang SMA dan SMK sudah dimulai, para calon murid pun mempersiapkan diri termasuk berbagai berkas administrasi yang dibutuhkan. 

Dalam prosesnya tidak sedikit yang kemudian mengantisipasi dan merencanakan untuk mendaftar di sejumlah sekolah sekaligus. 

Lalu, muncul pertanyaan apakah bisa mendaftar SMA dan SMK secara bersamaan di 2026? Berikut, penjelasannya lebih jauh. 🏫🌐🔍

Tentang Mendaftar SMA dan SMK secara Bersamaan 

Link Download Contoh Surat Keterangan Nilai Rapor SPMB Jateng 2026 dan Cara Mengisinya

Melansir dari laman Sisapira, dalam sistem SPMB 2026 akan dilakukannya penguncian pada pilihan utama, sehingga saat peserta mendaftar hanya dapat aktif pada satu jenjang dalam satu waktu. 

Contohnya, apabila peserta sudah memilih SMK, maka peserta tidak dapat mendaftar SMA di tahap yang sama. Oleh sebab itu, memutuskan pilihan jenjang sebelum portal pendaftaran dibuka sangat penting, agar nantinya peserta tidak salah pilih dan menyesal. 

Hal serupa pun dijelaskan pada laman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, di mana calon murid atau peserta hanya bisa memilih salah satu jenjang satuan pendidikan (SMK Negeri, SMA Negeri, atau SKh Negeri).

Untuk SMA Negeri, para calon siswa hanya bisa memilih maksimal 2 sekolah pada jalur prestasi akademik. Sedangkan pada SMK Negeri, siswa bisa memilih sampai 2 konsentrasi keahlian di satu sekolah yang sama.

Peserta juga perlu memahami bahwa terdapat sejumlah perbedaan komponen dalam pendaftaran penerimaan siswa baru SMA dan SMK.

Seperti bobot jalur seleksi, di mana pada seleksi SMA, fokusnya ada pada domisili atau jalur zonasi dengan kuota minimal 50%. Sementara SMK, fokus pada prestasi dan minat, sedangkan jalur domisili lebih kecil persentasenya dari SMA.

Selain itu, melansir dari laman Ma’soem University, dalam pendaftaran SMA umumnya berdasarkan data administratif, sedangkan SMK sering kali memiliki tes tambahan untuk melihat potensi di jurusan yang dipilih.  

Lalu, pada struktur pilihannya di mana SMA peserta memilih “sekolah”, sementara SMK lebih berfokus pada memilih “program keahlian”. 

Ketika mendaftar ke SMK terdapat risiko “terlempar” dari jurusan favorit apabila nilai tidak mencukupi, sehingga persiapan pilihan jurusan dalam rumpun yang sama bisa menjadi strategi. 

Melihat hal ini, tentu saja fokus dalam memilih jenjang pendidikan SMA atau SMK perlu dicermati dan dipertimbangkan dengan saksama. 

Orang tua dan peserta perlu menentukan prioritas mana yang hendak diambil dalam pendaftaran sekolah, sebab SMA dan SMK memiliki fokus dan ketentuan yang tidak sama. Sehingga peserta pun dapat mempersiapkan diri sesuai dengan pilihannya.

Cara Mendapatkan Pakta Integritas SPMB Jateng 2026: Link Download dan Contohnya

Penutup 

Demikian, informasi mengenai apakah bisa mendaftar SMA dan SMK secara bersamaan di 2026. Semoga membantu. 🙂✨

Referensi:


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta

Advertisement