Bacaan Takbiran Idul Fitri 2021 Serta Artinya

Bacaan takbiran Idul Fitri 2021 serta artinya – Saat Idul Fitri siap jelang mata, kamu pasti langsung mendengar lantunan indah suara takbir yang kian menggema. Takbir yang dikumandangkan oleh umat islam di dunia ketika malam Idul Fitri tersebut adalah sebuah bentuk rasa syukur dan gembira karena Hari Kemenangan akhirnya tiba.

Bagaimana tidak bahagia? Jika sebagai umat Muslim yang habis menjalankan ibadah puasa tiga puluh hari penuh. akhirnya sukses menyelesaikan segala ujian ketaqwaannya dan berjumpa lagi dengan Idul Fitri. Namun di tengah kegembiraan itu, rasa haru dan rindu sudah merayapi hati. Seakan tidak sabar menantikan Ramadhan untuk datang lagi.

Bacaan Takbiran Idul Fitri Dan Artinya

Dalam artikel ini, Mamikos akan fokus memberikan sebuah informasi bagus seputar bacaan takbiran Idul Fitri 2021 serta artinya yang pasti kamu perlukan. Meskipun dunia sedang dilanda wabah virus Covid-19, tapi kita tidak perlu merasa terhalang beribadah dan merayakan Hari Lebaran tersebut dengan tetap melakukan aktivitas di rumah saja. Jadi pastinya kamu memerlukan informasi bacaan takbiran Idul Fitri 2021 serta artinya ini.

Langsung saja simak penjelasan lebih lanjut mengenai bacaan takbiran Idul Fitri 2021 serta artinya tersebut, seperti yang tertulis sebagai berikut:

Bacaaan Takbiran Idul Fitri 2021 Serta Artinya

Masa-masa menantikan 1 Syawal tiba pastinya juga di rasakan oleh seluruh umat Islam di seluruh dunia. Makanya ketika Lebaran tiba, semuanya tidak sungkan dan segan lagi menyambut datangnya hari Kemenangan itu dengan menghidupkan suasana sambil melantunkan takbir sesuai sunnah dan anjuran Agama. Seperti yang tercantum dalam hadist yang tertera di bawah ini:

ب لُ ُمْوت القُ تَ بَھُ یَ ْومَ ْحیَا اللهُ قَلْ ِعید، أَ من ْ أحیَا لَیلَةَ

Artinya : “Barang siapa yang menghidupkan malam hari raya, Allah akan menghidupkan hatinya di saat hati-hati orang sedang mengalami kematian. (Lihat Ibrahim Al Bajuri, Hasyiyah al-Bajuri halaman 227). Sehingga dari adanya dasar keterangan yang melandaskan tentang janji dan pahala bagi orang yang menghidupkan di malam ‘ied ini, tentu tidak hanya sebatas membaca kalimah takbir saja akan tetapi mampu meewujudkannya sebagai tanda syukur atas di berikan nikmat yang tiada terukur terutama di pertemukan kembali dengan bulan suci dan hari raya Idul Fitri.

Jadi apabila kamu mengumandangkan atau melantunkan takbir tadi, maka ada semacam kenikmatan atas rasa syukur pada setiap momen dan waktu yang sudah Allah berikan pada kita selama sebulan penuh berpuasa. Makanya takbir juga dimaknai dengan ungkapan suka cita karena telah berhasil melawan hawa napsu serta meningkatkan ketaqwaan kita.

Bacaan Lafadz Takbiran Arab dan Terjemahannya

اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ، لا إِلهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ

“Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd”

Artinya:

“Allah maha besar Allah maha besar Allah maha besar. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar Allah maha besar dan segala puji bagi Allah”.

Bacaan Lafadz Takbiran Lengkap

اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَر اَللَّهُ اَكْبَرْ ـ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ ـ اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ
اَللَّهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً ـ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَلاَنَعْبُدُ اَلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الْكَافِرُوْنَ لآاِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْـدَهُ وَنَصَرَعَبِدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لآ اِلَهَ اِلاَّ اللَّهُ . اَللَّهُ اَكْبَرْ اَللَّهُ اَكْبَرْ وَلِلَهِ الْحَمْدُ

Tulisan Latin Takbiran

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar..
Laa – ilaaha – illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Allahu akbar.. Allahu akbar.. Allahu akbar…..
Allaahu akbar kabiiraa walhamdulillaahi katsiiraa,…
wasubhaanallaahi bukrataw – wa ashillaa.

Laa – ilaaha illallallahu walaa na’budu illaa iyyaahu
Mukhlishiina lahuddiin
Walau karihal – kaafiruun
Walau karihal munafiqun
Walau karihal musyriku

Laa – ilaaha – illallaahu wahdah, shadaqa wa’dah, wanashara ‘abdah, – wa – a’azza – jundah, wahazamal – ahzaaba wahdah.

Laa – ilaaha illallaahu wallaahu akbar.
Allaahu akbar walillaahil – hamd.

Arti Bacaan Takbiran:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar.
Tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Allah dan Allah Maha Besar.
Allah Mahabesar dan segala puji hanya bagi Allah

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Allah maha besar dengan segala kebesaran,
Segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya,
Dan maha suci Allah sepanjang pagi dan sore.

Tiada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan agama Islam meskipun orang kafir, munafik dan musyrik membencinya.

Tiada Tuhan selain Allah dengan keEsaan-Nya. Dia menepati janji, menolong hamba dan memuliakan bala tentara-Nya serta melarikan musuh dengan ke Esaan-Nya. Tiada Tuhan selain Allah, Allah maha besar. Allah maha besar dan segala puji bagi Allah.

Hukum Takbiran

Kamu perlu mengetahui juga bahwa takbiran itu memiliki hukumnya tersendiri. Takbiran memiliki makna keagamaan khusus untuk umat Islam saat mengagungkan nama besar Allah Ta’ala dalam kalimat takbir. Jadi takbir itu bukan hanya mengumandangkan lantunan puji-pujian pada Allah SWT saja lho.

Lebih spesifik lagi kita dapat mengartikan makna takbiran itu adalah semacam penyambutan atau perayaan yang dilakukan pada saat menjelang hari raya atau lebih akrab juga dengan lebaran.

Pemahaman Takbir terbagi menjadi dua bagian yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad. Berikut ini penjelasan lengkapnya:

A. Takbir Mursal

Takbir Mursal merupakan takbir yang waktunya tidak mengacu pada waktu shalat, atau tidak harus dibaca oleh seseorang setiap usai menjalankan ibadah shalat, baik fardu maupun sunnah. Takbir mursal ini hukumnya sunnah dan dilakukan setiap waktu. Di mana pun dan dalam keadaan apa pun. Baik lelaki maupun perempuan, sama-sama dianjurkan untuk melantunkan takbir. Entah itu saat berada di rumah, bepergian, di jalan, masjid, pasar, dan seterusnya. Untuk waktu melakukan takbir mursal ini dilakukan mulai dari terbenamnya matahari malam ‘id hingga imam melakukan takbiratul ihram shalat ‘id, meliputi ‘idul tri maupun ‘idul adha.

B. Takbir Muqayyad

Takbir Muqayyad adalah takbir yang pelaksanaannya memiliki waktu khusus. Yakni saat mengiringi shalat, dibaca setelah melaksanakan shalat, baik shalat fardhu maupun sunnah. Waktu pembacaannya adalah setelah shalat shubuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga ashar akhir hari Tasyriq (13 Dzulhijjah). Sebagaimana yang telah di jelaskan oleh Syekh Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim as-Sya’I dalam Fathul Qarib al-Mujib.

Hukum Membaca Takbiran

“Disunahkan takbir bagi laki-laki dan perempuan, musar dan mukim, baik yang sedang di rumah, jalan, masjid, ataupun pasar. Dimulai dari terbenam matahari pada malam hari raya berlanjut sampai shalat Idul Fitri. Tidak disunahkan takbir setelah shalat Idul Fitri atau pada malamnya, akan tetapi menurut An-Nawawi di dalam Al-Azkar hal ini tetap disunahkan.”

Dengan demikian, sudah tuntaslah informasi mengenai bacaan takbiran Idul Fitri 2021 serta isinya yang dapat Mamikos sampaikan. Semoga dengan adanya informasi tersebut, kamu jadi terbantu dan bisa memperoleh sebuah inspirasi baru. Sebarkan sebanyak-banyaknya informasi dalam artikel ini jika kamu merasa bermanfaat dan tidak ingin menikmati manfaat itu sendirian. Mamikos juga ingatkan untuk selalu mengakses aplikasi pencari kost Mamikos untuk memperoleh informasi hunian kost-kostan paling update.


Klik dan dapatkan info kost di dekatmu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah