Beli Rumah atau Ngontrak, Mana yang Menguntungkan? Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Beli rumah atau ngontak? Ada situasi yang lebih menguntungkan untuk beli dan ada situasi yang lebih untung kalau ngontrak.
- Beli rumah: investasi jangka panjang dan stabilitas tempat tinggal dengan potensi kenaikan nilai dan insentif pajak, tapi butuh biaya awal besar, tanggung jawab pemeliharaan, dan fleksibilitas yang terbatas.
- Ngontrak/sewa: biaya awal rendah, fleksibilitas tinggi, dan bebas tanggung jawab perbaikan besar, tapi tidak membentuk aset/investasi, personalisasi terbatas, dan tempat tinggal kurang pasti.
- Keputusan tergantung kebutuhan dan dana—beli lebih menguntungkan kalau siap menetap dan memiliki dana; ngontrak cocok kalau butuh fleksibilitas atau sedang menabung.
Beli rumah atau ngontrak adalah topik yang seru untuk dibahas. Bagi yang masih single maupun yang sudah berkeluarga, keputusan ini penting dan bisa menentukan perencanaan keuangan untuk jangka panjang. 🏠 💵
Ada beberapa faktor menjadi bahan pertimbangan apakah beli rumah atau ngontrak yang lebih cocok untuk diambil. Masing-masing memiliki kelebihan dan juga kekurangannya.
Lagi pusing memutuskan mau beli rumah atau mau ngontrak saja? Intip dulu apa saja kelebihan dan kekurangan keduanya di artikel ini agar tahu mana yang lebih menguntungkan! 👇
Daftar Isi
- Beli Rumah atau Ngontrak? Intip Kelebihan dan Kekurangannya Di Sini!
- Kelebihan Beli Rumah
- 1. Investasi Jangka Panjang
- 2. Stabilitas Tempat Tinggal
- 3. Manfaat Pajak
- Kekurangan Beli Rumah
- 1. Biaya Awal yang Tinggi
- 2. Tanggung Jawab Pemeliharaan
- 3. Kurangnya Fleksibilitas
- Kelebihan Ngontrak
- 1. Biaya Awal yang Rendah
- 2. Fleksibilitas Tinggi
- 3. Bebas dari Tanggung Jawab Pemeliharaan
- Kekurangan Ngontrak
- 1. Tidak Ada Investasi
- 2. Keterbatasan Personalisasi
- 3. Ketidakpastian Tempat Tinggal
- Penutup
Beli Rumah atau Ngontrak? Intip Kelebihan dan Kekurangannya Di Sini!

Sederhananya, apabila sudah memiliki dana yang cukup, maka beli saja. Bila masih menabung, ya sudah ngontrak saja untuk sementara.
Tetapi ternyata idak sesederhana itu karena ada situasi yang lebih menguntungkan beli rumah dan ada situasi yang lebih menguntungkan kalau ngontrak.
Kelebihan Beli Rumah
Beli rumah atau ngontrak? Untuk kamu yang masih bingung, perhatikan beberapa kelebihan dari beli rumah berikut ini:
1. Investasi Jangka Panjang
Kelebihan pertama dari keputusan membeli rumah adalah investasi yang sifatnya jangka panjang. Biarlah ukuran bangunan atau pun luas tanah tidak sesuai keinginan tapi memenuhi kebutuhan, apalagi untuk rumah pertama.
Namun, lebih penting dari semua itu adalah harga yang terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Dari berbagai sumber, inflasi harga properti per tahunnya ada dalam range 3 – 10 %. Tentu saja, angka ini tergantung dari letak di daerah mana properti tersebut berada.
Sisi baiknya adalah apabila ilustrasi tersebut benar adanya, maka sebuah rumah yang harganya 800 jutaan akan memiliki harga 1 milyar 10 tahun ke depan. Bukankah itu menguntungkan?
Apabila memang ada dananya dan ada properti dengan harga cocok, jangan ragu untuk mengambil tindakan. Harga tersebut masih terbilang murah dibanding harga 10 tahun kemudian.
Selain itu, hal ini akan menjadikan adanya kepemilikan aset yang bisa memperkuat portofolio investasi. Dua hal terjalani bila membeli rumah, yaitu membuat memori dan mendapatkan nilai investasi yang terus bertumbuh.
2. Stabilitas Tempat Tinggal
Stabilitas tempat tinggal merupakan sebuah kebutuhan bagi setiap individu dan juga keluarga. Tempat tinggal yang stabil membuat keluarga bisa memiliki interaksi dan relasi yang berkembang dengan lingkungan sekitar.
Hal ini penting, apalagi untuk keluarga yang sudah memiliki anak. Setiap anak layak memiliki masa kanak-kanak dan pertemanan bermakna yang ditempa dalam jangka waktu panjang.
Dengan menetap di hunian sendiri, hal ini juga bisa menjadi pembuka peluang untuk berbagai kesempatan. Lambat laun, kepemilikan rumah juga menjadi sebuah identitas bagi pemiliknya.
3. Manfaat Pajak
Satu lagi keuntungan dari beli rumah adalah adanya penerapan program intensif menyangkut PPN bagi rumah yang berlaku sejak tahun 2025. Salah satu program akan membuat pemilik rumah bebas PPN.
Program tersebut hadir dalam bentuk intensif yang PPN-nya menjadi tanggungan pemerintah sampai dengan Rp 2 miliar dengan maksimal harga dari jual rumah tersebut adalah Rp 5 miliar.
Insentifnya diberikan dalam dua tahap. Hingga bulan Juni 2024 sebesar 100 % dan hingga Desember 2024 sebesar 50%.
Itulah beberapa poin keuntungan beli rumah. Lalu apa kekurangan atau kergugiannya? Kamu bisa baca di bagian berikutnya, ya.
Kekurangan Beli Rumah
Berikut ini beberapa poin yang merupakan kekurangan beli rumah sebagai bahan pertimbangan beli rumah atau ngontrak:
1. Biaya Awal yang Tinggi
Kekurangan keputusan beli rumah yang pertama adalah biaya awal yang tinggi. Sewa rumah tinggal bayar uang sewa bulan atau tahun pertama. Tapi, beli rumah tidak sesederhana itu karena ada biaya besar yang harus dipersiapkan.
Baik beli secara cash maupun secara KPR, ada besaran biaya yang harus calon pembeli siapkan. Untuk pembelian cash tentu saja nominalnya lebih besar, belum lagi ada biaya-biaya lainnya.
Sementara untuk KPR, maka setidaknya perlu ada dana sebesar 10% hingga 30% dari keseluruhan harga rumah sebagai DP (Down Payment). Selain itu, juga ada biaya lain untuk keperluan seperti biaya notaris, AJB, balik nama, dan lain sebagainya.
2. Tanggung Jawab Pemeliharaan
Satu hal yang perlu perlu menjadi catatan penting adalah saat beli rumah, maka ada tanggungjawab melakukan pemeliharaan agar rumah bisa tetap berdiri atau menjalankan fungsinya dengan baik.
Ada kerusakan apapun menjadi tanggung jawab pemilik untuk memperbaiki hingga benar kembali dan tidak membahayakan penghuninya.
Kerusakan seperti genteng bocor, tembok berjamur, tembok retak, dan tembok jebol, semuanya membutuhkan tangan pemilik untuk merawat dan memperbaiki.
3. Kurangnya Fleksibilitas
Poin yang satu ini merupakan kebalikan dari stabilitas tempat tinggal. Dengan tempat tinggal yang stabil, ini berarti tidak adanya atau kurangnya fleksibilitas tempat tinggal sehingga sulit untuk berpindah ke tempat baru.
Misal, pemilik memiliki pekerjaan lebih baik di tempat yang jauh dari rumah. Karena jarak yang ada, maka terpaksa harus melewatkan kesempatan tersebut. Bisa saja kos atau ngontrak, tetapi apa gunanya beli rumah apabila demikian.
Demikianlah beberapa kerugian dari beli rumah. Lalu bagaimana dengan ngontrak? Simak di bagian selanjutnya, ya.
Kelebihan Ngontrak
Saat dihadapkan pada pilihan beli rumah atau ngontrak, sebagian orang malah lebih luka ngontrak. Memang apa kelebihan ngontrak? Simak jawabannya di poin-poin berikut ini:
1. Biaya Awal yang Rendah
Kelebihan pertama dari ngontrak adalah biaya awal yang rendah. Hal ini benar adanya, karena kamu hanya perlu mempersiapkan biaya untuk sewa bulan pertama atau tahun pertama.
Selain itu, siapkan juga dana deposit karena memang beberapa pemilik ada yang mewajibkan penyewa untuk memberikan deposit untuk keamanan.
Meski demikian, biaya awal ngontrak terbilang lebih rendah daripada beli rumah sehingga bisa menjadi solusi tempat tinggal yang cepat bagi.
Ngontrak juga memberikan keleluasaan perencanaan keuangan yang lebih bisa terprediksi karena waktunya yang lebih singkat.
2. Fleksibilitas Tinggi
Berbanding terbalik dengan beli rumah yang memberikan pemilik kestabilan tempat tinggal, ngontrak rumah membuat penyewa memiliki fleksibilitas. Cocok untuk yang tidak ingin terikat pada suatu tempat.
Hal ini bisa memberikan keleluasaan bagi individu yang sehari-harinya memerlukan fleksibilitas atau tidak perlu menetap di suatu tempat.
Keleluasaan ini bisa memberikan kesempatan untuk menempati berbagai rumah dengan tipe-tipe yang berbeda. Sehingga pada saat nanti dihadapkan pada situasi harus membeli rumah, sudah tahu cocok dengan tipe rumah yang seperti apa.
3. Bebas dari Tanggung Jawab Pemeliharaan
Yang tak boleh terlewat sebagai kelebihan dari ngontrak adalah tidak adanya tanggung jawab untuk memelihara. Hal ini karena pemeliharaan menjadi tanggung jawab sang pemilik rumah.
Hal ini tentu sudah sedikit membuat kewajiban finansial lebih lega. Meski demikian ada beberapa hal yang mungkin bisa saja menjadi tanggung jawab penyewa. Hal ini biasanya tertera pada perjanjian sewa menyewa.
Ada atau tidak adanya perjanjian tertulis, sebaiknya penyewa tetap merawat atau memakai fasilitas yang ada dengan baik sehingga tidak ada biaya tambahan yang perlu dibayar di kemudian hari.
Itulah beberapa kelebihan dari ngontrak. Lalu, apa saja kekurangan dari ngontrak? Kamu bisa baca di bagian berikutnya, ya.
Kekurangan Ngontrak
Berikut ini beberapa poin kekurangan ngontrak yang bisa jadi bahan pertimbangan saat bingung mau beli rumah atau ngontrak:
1. Tidak Ada Investasi
Saat memilih untuk ngontrak, maka penyewa sudah harus tahu bahwa tidak ada nilai investasi sebagaimana dengan beli rumah yang harganya terus naik setiap tahun.
Yang ada malah harga sewa yang kemungkinan besar terus naik setiap tahunnya. Meski memang, harga sewa tidak naik dengan signifikan tetapi sudah pasti ada kenaikan.
Perlu menjadi catatan juga bahwa saat ngontrak dan ada situasi dimana penyewa harus pindah sementara jangka waktu sewa masih lama, maka kemungkinan besar uang sewa bisa hangus.
2. Keterbatasan Personalisasi
Kekurangan dari ngontrak selanjutnya adalah adanya keterbatasan personalisasi. Hal ini berarti penyewa tidak bisa melakukan perubahan pada properti sesuai yang diinginkan, apalagi perubahannya bersifat major.
Perubahan hanya bisa dilakukan oleh pemilik properti. Penggantian desain interior maupun eksterior semua keleluasaannya ada di tangan pemilik.
3. Ketidakpastian Tempat Tinggal
Kekurangan terakhir dari ngontrak adalah tidak adanya kepastian tempat tinggal. Tempat tinggal merupakan identitas bagi individu atau anggota keluarga. Namun, dengan tidak adanya tempat tinggal yang tetap maka bisa membuat identitas alamat terus berganti.
Hal ini bisa sedikit menyulitkan tidak hanya penyewa tapi juga pemerintah setempat saat ada sensus penduduk atau pun pendataan lainnya.
Dalam kasus yang lebih ekstrim kadang ada juga owner yang tiba-tiba menghentikan penyewaan propertinya sehingga penyewa harus pindah saat itu juga.
Demikianlah beberapa kekurangan dari ngontrak. Dengan beberapa kelebihan yang dimilikinya, ngontrak juga memiliki kekurangan seperti ketidakstabilan tempat tinggal dan personalisasi yang terbatas.
Penutup
Beli atau ngontrak? Mana yang lebih menguntungkan? Tentu beli rumah lebih menguntungkan karena ada nilai investasinya. Tetapi keputusan untuk beli rumah atau ngontrak kembali lagi kepada kebutuhan yang ada. 🏠 💵
Menyewa cocok bagi individu yang memang memiliki dana terbatas tapi menginginkan fleksibilitas karena pekerjaan atau keseharian.
Beli rumah cocok untuk yang sudah punya dana dan ingin menetap sehingga memiliki tempat tinggal yang stabil untuk menjalani kehidupan.
Terima kasih telah menyimak hingga sejauh ini. Semoga bermanfaat! ☺️
FAQ
Tanggung jawab kerusakan rumah kontrakan tergantung penyebabnya: penyewa bertanggung jawab atas kerusakan akibat kelalaian atau penggunaan yang tidak wajar, pemilik bertanggung jawab atas kerusakan karena usia bangunan, cacat bawaan, atau perbaikan besar.
Tergantung kebutuhan dan niat dari individu. Untuk yang ingin menetap, maka beli rumah cocok. Untuk yang masih harus berpindah-pindah, maka menyewa lebih cocok.
Umumnya, pembeli cash harus membayar BPHTB atau Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan sebesar 5% dari harga jual.
Harga rumah naik terus: menurut data Bank Indonesia dan BTN, harga rumah naik 7-10% per tahun. Sementara itu, kenaikan gaji rata-rata hanya sekitar 3-5%.
Dengan gaji Rp 4 juta, Anda bisa membeli rumah subsidi dengan harga maksimal sekitar Rp 141 juta hingga Rp 224 juta, tergantung tenor cicilan dan kebijakan bank, dengan cicilan ideal tidak lebih dari Rp 1,2 juta per bulan (30% gaji) agar tidak mengganggu biaya hidup.
Referensi:
Sewa vs Beli Rumah: Manakah yang Lebih Cuan dan Menguntungkan? [Daring]. Tautan: https://www.banksinarmas.com/id/artikel/sewa-vs-beli-rumah
Beli Rumah atau Sewa: Mana yang Lebih Menguntungkan? [Daring]. Tautan: https://blubybcadigital.id/blog/beli-rumah-atau-sewa-mana-yang-lebih-menguntungkan
Beli vs Sewa Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan? [Daring]. Tautan: https://www.pinhome.id/blog/beli-vs-sewa-rumah/
Membeli dan Mengontrak Rumah, Lebih Untung Mana? [Daring]. Tautan: https://ringkas.co.id/en/blog/tips/membeli-dan-mengontrak-rumah-lebih-untung-mana/
Temukan rumah impianmu di sini:
Rumah Dijual di Jakarta Selatan




