9 Bentuk Permukaan Bumi dari Daratan dan Perairan beserta Penjelasannya
Sudahkah kamu tahu berbagai bentuk permukaan bumi? Kalau belum, baca contoh dan penjelasannya di artikel berikut ini.
2. Pegunungan
Karakter khas dari wilayah topografi pegunungan sebagai salah satu bentuk permukaan bumi adalah adanya lembah-lembah, serta punggung pegunungan yang menjulang.
Terdapat variasi ketinggian di daerah pegunungan, sehingga menyebabkan perbedaan suhu, serta memengaruhi vegetasi dan juga kehidupan hewan di daerah pegunungan tersebut.
Pegunungan bisa dipahami sebagai gugusan dari gunung-gunung yang saling bertautan atau berbaris.
Biasanya pegunungan memiliki ketinggian hingga mencapai 1.000 mdpl. Contoh pegunungan yang ada di Indonesia antara lain Pegunungan Menoreh yang ada di sepanjang wilayah Kulon Progo, Magelang, dan Purworejo, serta Pegunungan Bukit Barisan di Sumatera.
3. Perbukitan
Hampir sama seperti pegunungan, namun tidak memiliki ketinggian yang mencapai lebih 1.000 mdpl, atau kurang dari 600 mdpl, itulah perbukitan.
Perbukitan adalah barisan atau gugusan dari bukit-bukit yang saling berjejer atau bertaut.
Tidak banyak perbedaan vegetasi di daerah perbukitan karena diferensiasi suhu yang tidak terlalu signifikan.
Contoh dari bentuk permukaan bumi berupa perbukitan di Indonesia adalah wilayah Bukit Tinggi dan Bukit Lebong.
4. Dataran Tinggi
Selanjutnya yang termasuk dalam bentuk permukaan bumi daratan adalah dataran tinggi.
Dataran tinggi juga bisa disebut dengan plateau dan berada di ketinggian lebih dari 700 mdpl.
Karakter dari dataran tinggi adalah kondisi topografi yang bergelombang dengan tingkat kecuraman yang tinggi, serta suhu udara yang lebih dingin dibandingkan dengan dataran rendah.
Selain itu, dataran tinggi juga memiliki karakter tanah yang subur, dan karena kondisinya yang miring, kegiatan persawahan menerapkan teknik terasering.
Salah satu contoh dataran tinggi terkenal di Indonesia adalah dataran tinggi Dieng yang terletak di Jawa Tengah.
5. Dataran Rendah
Selanjutnya adalah dataran rendah. Dataran rendah memiliki karakter yang berbeda dengan dataran tinggi.
Dataran rendah mempunyai kondisi tanah yang cenderung datar, dan berada di ketinggian 0 – 200 mdpl.
Tidak terdapat topografi bergelombang di dataran rendah, selain itu suhu udara di dataran rendah cenderung lebih panas.
Umumnya wilayah dataran rendah terletak di sekitar pantai, sehingga tidak mengherankan jika cuaca di dataran rendah terasa lebih panas.
Halaman:

