9 Bentuk Permukaan Bumi dari Daratan dan Perairan beserta Penjelasannya
Sudahkah kamu tahu berbagai bentuk permukaan bumi? Kalau belum, baca contoh dan penjelasannya di artikel berikut ini.
6. Lembah
Bentuk permukaan bumi daratan yang terakhir adalah lembah. Lembah merupakan satu kesatuan dengan wilayah pegunungan dan dataran tinggi.
Lembah adalah kondisi tanah di dataran tinggi atau pegunungan yang menjorok ke bawah.
Di bawah lembah bisa jadi terdapat sungai yang mengalir atau hanya rimbun pepohonan.
Bentuk Permukaan Bumi Perairan
Selanjutnya yang menjadi ulasan dalam artikel bentuk permukaan bumi daratan dan perairan adalah bentuk permukaan bumi di wilayah perairan.
Pada wilayah perairan, bentuk permukaan bumi dapat dikategorikan ke dalam tiga macam, antara lain, wilayah perairan lautan, sungai, dan danau.
Di setiap wilayah perairan tersebut kemudian terdapat pemeriannya tersendiri. Berikut ulasan selengkapnya.
1. Bentuk Permukaan Bumi Wilayah Perairan Lautan
a. Laut
Bentuk permukaan bumi di perairan pada wilayah perairan lautan yang pertama adalah laut.
Laut merupakan sebuah bagian bentuk permukaan bumi yang tersusun dari perairan yang luas.
Meski demikian, laut tersebut masih relatif tidak terlalu jauh dari bibir pantai.
b. Samudra
Selanjutnya adalah samudra yang menjadi contoh bentuk permukaan bumi di perairan.
Berbeda dengan laut, samudra terletak di tempat yang lebih jauh dari bibir pantai, artinya di sekelilingnya hanya terdapat hamparan air yang luas.
Selain itu, kedalaman air di samudra lebih dalam daripada laut karena terletak jauh dari bibir pantai atau daratan.
c. Selat
Bentuk permukaan bumi dari wilayah perairan laut selanjutnya adalah selat.
Selat merupakan perairan laut sempit yang memisahkan dua pulau yang jaraknya tidak terlalu jauh, contohnya adalah Selat Bali, Selat Sunda, dst.
d. Teluk
Teluk adalah ujung laut yang menjorok ke arah daratan. Contoh daerah dengan teluk di Indonesia antara lain Teluk Lombok, Teluk Banten, Teluk Gilimanuk, dst.
Ciri-ciri dari teluk adalah terletak di kawasan pinggir laut, tersusun dari berbagai batuan keras dan batuan lembut, tempat yang ideal untuk berdirinya kampung nelayan dan pelabuhan, serta cocok untuk menjadi dermaga.
e. Tanjung
Tanjung juga bisa dipahami sebagai semenanjung, yakni kondisi bentuk permukaan bumi yang memiliki bentuk daratan yang menjorok ke laut.
Tanjung dengan ukuran besar sekaligus memanjang disebut dengan jazirah. Contoh dari tanjung di Indonesia adalah Tanjung Puting, Tanjung Benoa, dan Tanjung Kodok.
Halaman:
