Advertisement
Source : Pixabay/WikiImages

9 Bentuk Permukaan Bumi dari Daratan dan Perairan beserta Penjelasannya

Sudahkah kamu tahu berbagai bentuk permukaan bumi? Kalau belum, baca contoh dan penjelasannya di artikel berikut ini.

26 Agustus 2024 Fajar Laksana

6. Lembah

Bentuk permukaan bumi daratan yang terakhir adalah lembah. Lembah merupakan satu kesatuan dengan wilayah pegunungan dan dataran tinggi.

Lembah adalah kondisi tanah di dataran tinggi atau pegunungan yang menjorok ke bawah.

Di bawah lembah bisa jadi terdapat sungai yang mengalir atau hanya rimbun pepohonan.

Bentuk Permukaan Bumi Perairan

Selanjutnya yang menjadi ulasan dalam artikel bentuk permukaan bumi daratan dan perairan adalah bentuk permukaan bumi di wilayah perairan.

Pada wilayah perairan, bentuk permukaan bumi dapat dikategorikan ke dalam tiga macam, antara lain, wilayah perairan lautan, sungai, dan danau.

Di setiap wilayah perairan tersebut kemudian terdapat pemeriannya tersendiri. Berikut ulasan selengkapnya.

1. Bentuk Permukaan Bumi Wilayah Perairan Lautan

a. Laut

Bentuk permukaan bumi di perairan pada wilayah perairan lautan yang pertama adalah laut.

Laut merupakan sebuah bagian bentuk permukaan bumi yang tersusun dari perairan yang luas.

Meski demikian, laut tersebut masih relatif tidak terlalu jauh dari bibir pantai.

b. Samudra

Selanjutnya adalah samudra yang menjadi contoh bentuk permukaan bumi di perairan.

Berbeda dengan laut, samudra terletak di tempat yang lebih jauh dari bibir pantai, artinya di sekelilingnya hanya terdapat hamparan air yang luas.

Selain itu, kedalaman air di samudra lebih dalam daripada laut karena terletak jauh dari bibir pantai atau daratan.

c. Selat

Bentuk permukaan bumi dari wilayah perairan laut selanjutnya adalah selat.

Selat merupakan perairan laut sempit yang memisahkan dua pulau yang jaraknya tidak terlalu jauh, contohnya adalah Selat Bali, Selat Sunda, dst.

d. Teluk

Teluk adalah ujung laut yang menjorok ke arah daratan. Contoh daerah dengan teluk di Indonesia antara lain Teluk Lombok, Teluk Banten, Teluk Gilimanuk, dst.

Ciri-ciri dari teluk adalah terletak di kawasan pinggir laut, tersusun dari berbagai batuan keras dan batuan lembut, tempat yang ideal untuk berdirinya kampung nelayan dan pelabuhan, serta cocok untuk menjadi dermaga.

e. Tanjung

Tanjung juga bisa dipahami sebagai semenanjung, yakni kondisi bentuk permukaan bumi yang memiliki bentuk daratan yang menjorok ke laut.

Tanjung dengan ukuran besar sekaligus memanjang disebut dengan jazirah. Contoh dari tanjung di Indonesia adalah Tanjung Puting, Tanjung Benoa, dan Tanjung Kodok.

Halaman:

Advertisement