Biografi Soeharto Presiden Indonesia ke-2 secara Singkat tapi Lengkap

Yuk, pelajari biografi Soeharto yang telah Mamikos rangkum secara lengkap berikut ini!

02 Januari 2024 Zakiyah

Biografi Soeharto Presiden Indonesia ke-2 secara Singkat tapi Lengkap – Soeharto adalah salah satu presiden di Indonesia dengan masa kepemimpinan terlama.

Beliau mundur dari jabatannya di tahun 1999 yang kemudian digantikan oleh wakil presiden saat itu, yakni BJ Habibie.

Yuk, simak biografi Soeharto yang telah Mamikos rangkum secara singkat dan lengkap berikut ini!

Masa Muda, Pendidikan, dan Pernikahan

Biografi Soeharto Presiden Indonesia ke-2 Secara Singkat Tapi Lengkap
CNN Indonesia

Soeharto merupakan presiden kedua Indonesia yang lahir pada 8 Juni 1921 di Kemusuk, Yogyakarta. 

Masa kecil Soeharto tidak terlepas dari konteks kehidupan di Jawa pada awal abad ke-20. 

Ayah Soeharto adalah Kertosudiro, seorang petani dengan kehidupan ekonomi yang sederhana. 

Namun, ketiadaan informasi rinci tentang ayah Soeharto membuat sedikit yang diketahui tentang latar belakangnya.

Ibunya adalah Sukirah, seorang wanita yang berasal dari keluarga petani. Seperti suaminya, Sukirah hidup dalam kondisi ekonomi yang serba sederhana.

Meskipun demikian, Soeharto mampu melanjutkan pendidikannya di sekolah dasar Belanda, di mana ia kemudian mengembangkan keterampilan militer dan kepemimpinan.

Soeharto menikah dengan Siti Hartinah, atau yang akrab dipanggil Ibu Tien, pada tahun 1947. 

Mereka memiliki enam anak: Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut), Sigit Harjojudanto, Bambang Trihatmodjo, Siti Hediati Harijadi (Titiek), Hutomo Mandala Putra (Tommy), dan Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek).

Keluarga Soeharto memiliki peran yang signifikan dalam politik dan bisnis Indonesia selama pemerintahannya, dan beberapa anggota keluarga menduduki posisi penting dalam berbagai sektor.

Pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) selama Perang Dunia II, Soeharto bergabung dengan romusha (pekerja paksa) yang dipekerjakan oleh Jepang. 

Pengalaman ini membentuk pemahaman dan pengalaman Soeharto tentang organisasi dan kepemimpinan, yang nantinya sangat berpengaruh dalam kariernya di militer.

Setelah Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada tahun 1945, Soeharto bergabung dengan tentara nasional Indonesia. 

Dalam biografi Soeharto dijelaskan beliau ikut berjuang dalam perang kemerdekaan melawan Belanda. 

Dalam perjalanan kariernya, Soeharto menunjukkan bakat militer yang kuat dan mendapatkan promosi secara bertahap. 

Pada tahun 1965, ia memainkan peran kunci dalam peristiwa G30S/PKI (Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia) yang berujung pada kudeta militer dan pemberangusan PKI.

Close