Advertisement
Source : unsplash.com/solenfeyissa

Cara Aktifkan TikTok Paylater yang Tidak Muncul untuk Belanja, Apakah Aman?

Beberapa pengguna TikTok kerap mengeluhkan tidak bisa menggunakan fitur TikTok Paylater. Baca cara aktifkannya dalam artikel berikut.

22 Agustus 2025 Bella Carla

Cara Menggunakan TikTok Paylater

Buat kamu pengguna baru TikTok Paylater, berikut adalah langkah-langkah menggunakan TikTok Paylater yang perlu diketahui.

1. Pilih Produk yang Ingin Dibeli

Pertama, tentunya kamu harus temukan barang yang ingin dibeli, lalu klik tombol “Beli Sekarang”.

Pada opsi pembayaran, pilih “TikTok Paylater” jika sudah aktif, namun jika belum lakukan verifikasi data dulu dengan KTP dan foto selfie. Setelah itu, sistem akan memvalidasi limit kreditmu sebelum melanjutkan proses checkout.

2. Konfirmasi Metode Pembayaran

Jika kamu sudah memilih metode pembayaran, silahkan cek detail tenor dan jumlah cicilan per bulan yang mampu kamu bayar, biasanya terdapat opsi 3, 6, atau 12 kali cicilan.

Setelah itu, tekan “Konfirmasi” untuk proses selanjutnya. Jika kamu tidak mampu bayar melunasi dalam waktu dekat, jangan pilih tenor lebih kecil.

3. Verifikasi dengan PIN

Aplikasi TikTok akan memintamu untuk memasukkan PIN khusus yang sudah dibuat untuk konfirmasi agar transaksi lebih aman.

Setelah PIN yang dimasukan benar, maka pembayarannya dinyatakan berhasil dan orderan akan diproses oleh penjual. Kamu tinggal menunggu barangnya sampai dan jangan lupa bayar cicilannya sampai lunas.

4. Pantau Tagihan dan Bayar

Semua transaksi Paylater di TikTok Shop akan tercatat di menu khusus “Paylater.” Di sana juga akan tertera riwayat cicilan, jumlah tagihan dan tanggal jatuh tempo.

Pastikan kamu selalu bayar tagihan tepat waktu sebelum jatuh tempo untuk terhindari dari denda dan skor kredit yang buruk, ya.

6 Cara Mendapatkan Uang dari TikTok dengan Cepat, Cocok untuk Pemula 

Tips Bijak Menggunakan TikTok Paylater

Meskipun terdengar menarik, penggunaan TikTok Paylater juga perlu dipertimbangkan dengan bijaksana agar tidak menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

Berikut ada beberapa tips bijak tentang bagaimana menggunakan layanan TikTok Paylater dengan bijaksana.

1. Pahami Skema Pembayaran TikTok Paylater dan Bunganya

Sebelum menggunakan TikTok Paylater sangat penting untuk kamu memahami skema pembayarannya.

Kamu perlu mengetahui jumlah cicilan yang wajib dibayarkan beserta besaran bunganya. Setiap penyedia paylater seperti TikTok Paylater tentu memiliki skema tersendiri pada layanannya.

Misalnya, sebagian penyedia layanan menetapkan tanggal jatuh tempo pada tanggal 1 setiap bulannya, serta membebankan bunga sebesar 1,5% dan biaya transaksi 1% dari nilai transaksi.

Selain itu, TikTok Paylater juga mengenakan denda, jika pengguna terlambat membayar tagihannya.

Oleh karena itu, sebelum menggunakan fasilitas TikTok Paylater, kamu perlu menerapkan mindset menggunakan paylater sama dengan berutang.

2. Sertakan Penggunaan TikTok Paylater dalam Perhitungan Rasio Utang

Apapun sebutannya, TikTok Paylater merupakan salah satu bentuk utang. Oleh karenanya, kamu harus memasukkan jumlah penggunaannya ke dalam rasio utang.

Dalam rumus perencanaan keuangan, jumlah rasio utang yang ideal berada di bawah 30% dari pendapatan per bulan.

Misalnya, jika penghasilan kamu per bulan sebesar Rp10.000.000, artinya besaran utang kamu, termasuk dengan penggunaan paylater, sebaiknya tidak lebih dari Rp3.000.000.

Walau persentasenya bukan merupakan angka mutlak yang wajib diikuti, secara garis besar rumusan ini bisa membantu kamu memastikan pendapatan bulanan tidak habis hanya untuk melunasi utang-utang yang sebenarnya tidak perlu.

3. Gunakan Hanya untuk Kebutuhan yang Penting

Ketika menggunakan layanan TikTok Paylater, pastikan untuk hanya menggunakan dana tersebut untuk kebutuhan yang benar-benar penting.

Hindari menggunakan TikTok Paylater untuk membeli barang-barang yang tidak kamu butuhkan atau untuk memenuhi keinginan yang bersifat konsumtif.

Dengan membatasi penggunaan TikTok Paylater untuk kebutuhan yang penting, kamu dapat memastikan bahwa kewajiban pembayaran yang kamu tanggung tidak akan melebihi kemampuan finansialmu. S

Selain itu, hal ini juga akan membantu kamu untuk tetap fokus pada tujuan keuangan kamu yang lebih besar, seperti tabungan atau investasi.

Halaman:

Advertisement