7 Cara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi yang Baik dan Benar

7 Cara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi yang Baik dan Benar — Jika kamu masih belum memahami apa yang dimaksud dengan teks cerita sejarah pribadi, simak ulasan Mamikos berikut.



Pasalnya di sini Mamikos akan memberikan kamu penjelasan selengkapnya seputar tata cara membuat teks sejarah pribadi yang baik dan benar.

Bukan hanya cara membuatnya saja, Mamikos juga akan sertakan struktur dari teks cerita sejarah pribadi untuk kamu di artikel ini.

Simak Cara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi yang Tepat di Sini

freepik.com/@freepik

Sebelum masuk pada pembahasan utama mari pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan teks cerita sejarah pribadi tersebut.

Untuk penjabaran dari makna teks cerita sejarah pribadi sudah Mamikos lampirkan pada uraian berikut ini.


Makna dari Teks Cerita Sejarah Pribadi

Teks sejarah pribadi merupakan sebuah teks/naskah yang akan berpusat pada pengalaman berharga dari individu tertentu dan akan fokus pada penceritaan mengenai hidupnya di masa lalu.



Teks cerita sejarah peribadi tersebut cukup punya peranan penting dalam kehidupan masyarakat sebab dapat digunakan sebagai bahan observasi, menelaah, hingga mengambil hikmah atas kejadian yang pernah terjadi (menimpa individu tersebut).

Teks cerita sejarah pribadi dapat digunakan untuk mendeskripsikan sebuah peristiwa dari kehidupan di masa kecil hingga saat ini, yang dapat dibuat sendiri oleh individu bersangkutan.

Secara umum, jenis teks satu ini akan memakai dan menerapkan kosakata ‘lampau/silam’ dan memiliki sosok tokoh dalam penulisannya.


Seperti yang terjadi pada cerita kebanyakan, dalam teks cerita sejarah pribadi juga terdapat latar waktu, tempat, dan unsur penting lain sebagai fondasi dari cerita secara keseluruhan.


Supaya kamu dapat membuat teks cerita sejarah pribadi dengan benar, maka kamu wajib tahu seperti apa struktur dan cara membuatnya sebagaimana ulasan yang sudah Mamikos himpun di artikel ini.

Struktur Teks Cerita Sejarah Pribadi

Untuk struktur teks cerita sejarah pribadi ini sesungguhnya masih sama saja dengan struktur teks cerita sejarah lainnya. Sebab di dalamnya masih memiliki orientasi, insiden/urutan peristiwa, dan reorientasi.

Konsep teks cerita sejarah pribadi memiliki dua jenis yakni novel sejarah (fiksi) dan teks sejarah (nonfiksi) itu sendiri. Untuk struktur antara teks cerita sejarah fiksi dan nonfiksi tentu saja memiliki struktur yang berbeda.


Pada kesempatan ini, Mamikos akan menginformasikan struktur dari teks cerita sejarah pribadi nonfiksi yang bisa kamu pahami.


1. Orientasi

Dalam struktur teks cerita sejarah pribadi yang pertama ada Orientasi yang pada bagian ini kamu akan memperkenalkan sedikit mengenai topik yang akan dibahas.

Orientasi juga dapat disebut sebagai bagian dari pembuka teks cerita yang menjelaskan secara singkat suatu kejadian atau siapa tokoh yang akan dikisahkan dalam teks cerita.


Biasanya pada orientasi akan menggunakan kalimat deskriptif.


2. Insiden atau Urutan Peristiwa

Struktur kedua dari agar dapat menuliskan teks cerita sejarah pribadi adalah insiden atau urutan peristiwa.

Pada bagian ini penulis akan menyampaikan rekaman peristiwa sejarah yang hendak disampaikan secara runtut sesuai waktu.

Jadi, penjabaran akan dimulai dari awal mula kejadian hingga kejadian tersebut berakhir/selesai. Pada bagian ini biasanya akan menjadi bagian pokok (inti) dari teks cerita sejarah pribadi.


Sebab di sana akan dituliskan secara rinci dan mendetail agar para pembaca dapat memahami mengenai apa yang terjadi sebenarnya dari tokoh/individu yang diceritakan.


3. Reorientasi

Struktur ketiga dalam proses penulisan teks cerita sejarah pribadi adalah reorientasi yang akan menjelaskan mengenai pendapat/komentar pribadi tentang peristiwa atau kejadian yang terjadi saat ini.

Untuk teks cerita sejarah pribadi, ada juga yang tidak melampirkan reorientasi ini sebab dianggap bersifat opsional saja.

Langkah dan Cara Membuat Teks Cerita Sejarah Pribadi

Sampailah juga kita pada pembahasan utama yakni mengenai cara membuat teks cerita sejarah pribadi yang baik dan benar.


Kamu bisa langsung menyimak rangkaian cara membuat teks cerita sejarah pribadi yang sudah Mamikos rangkum sebagai berikut apabila memerlukan inspirasi dalam membuat teks cerita sejarah.


1. Menentukan Topik Utama yang Akan Dibahas

Langkah dan cara membuat teks cerita sejarah pribadi yang baik di urutan pertama adalah menentukan topik utama yang hendak kamu bahas dalam teks cerita.

Biasanya topik ditentukan setelah kamu mengetahui pesan apa yang hendak disampaikan. Ada juga yang sebelum menulis keseluruhan teks cerita, topik nya sudah dipikirkan atau muncul di kepala.

Jadi, bisa dibilang bagian ini kembali ke pilihan penulis dari teks cerita sejarah pribadi itu sendiri. Namun, untuk lebih memudahkan dan tak melenceng, maka pikirkan topik sejak awal.


2. Menerangkan/jabarkan Topik ke Dalam Judul dan Sebagian Isi

Cara membuat teks cerita sejarah pribadi berikutnya setelah menentukan topik adalah kamu bisa langsung beranjak dengan menjabarkan topik tersebut dalam judul teks cerita dan sebagian lagi pada isi.


3. Mengumpulkan Data dan Fakta Sejarah dari Pribadi Bersangkutan

Bagian ini bisa disebut sebagai yang cukup esensial sebab data dan fakta tak boleh dipalsukan atau disamarkan.

Jika memang ada kejadian penting yang mengubah keseluruhan cerita atau jalan hidup dari individu yang bersangkutan, maka penulis perlu merangkum dulu berbagai data dan fakta yang ada.

4. Membangun Kerangka Karangan dari Teks Cerita

Dalam rangkaian cara membuat teks cerita sejarah pribadi berikutnya adalah membangun kerangka karangan.

Percayalah langkah ini akan sangat memudahkan saat kamu menyusun teks cerita sejarah pribadi nantinya.

5. Menentukan Ide Pokok/utama yang Akan Digunakan

Ide pokok yang akan kamu gunakan bisa kamu segera pikirkan dan eksekusi setelah menyusun kerangka karangan.

6. Proses Mengembangkan Kerangka Karangan

Ini adalah bagian tersulit sekaligus menyenangkan karena kamu akan mulai menulis seperti apa teks cerita sejarah pribadi dari individu yang bersangkutan.


7. Menyunting Karangan Untuk Meminimalisir Salah Ejaan

Usai menyusun dan membuat teks cerita sejarah pribadi dengan mengikuti langkah-langkah di atas, maka kini saatnya kamu mengedit dan menyunting karangan yang telah kamu buat.

Tujuannya untuk meminimalisir salah ketik, tulis dan ejaan yang bisa saja terjadi. Jangan pernah jemawa dengan mengatakan karya tulisanmu tanpa cela dengan mengabaikan proses sunting ini.

Selain untuk meminimalisir salah ejaan, dengan menyunting keseluruhan teks cerita sejarah, kamu juga bisa mengecek lagi kesinambungan kalimat agar tidak rumpang.

Itulah akhir dari artikel Mamikos pada kesempatan ini terkait cara membuat teks cerita sejarah pribadi yang baik dan benar berikut contoh teks cerita sejarah pribadi.

Mamikos harap apa yang sudah kamu baca mengenai cara membuat teks cerita sejarah pribadi di atas dapat memberi inspirasi sekaligus wawasan bermanfaat.

Terutama untuk kamu yang sedang dihadapkan dengan soal latihan tentang teks cerita sejarah pribadi.


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idaman mu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta