Advertisement
Source : unsplash.com/@sammywilliams

11 Cara Mengatasi Rasa Ngantuk saat Kerja di Bulan Puasa Ramadan, padahal Kerjaan Masih Banyak

Mudah mengantuk saat puasa padahal sedang fokus kerja? Baca cara untuk mengatasi rasa kantuk yang muncul di bulan puasa.

20 Februari 2026 Lailla

7. Melakukan Meditasi Ringan

Meditasi ringan di sela-sela waktu kerja sangat mungkin kamu lakukan. Sebab, meditasi tidak harus dilakukan di matras yoga sambil duduk dalam waktu lama.

Carilah tutorial meditasi yang bisa dikerjakan selama 5 menit. Sambil menutup mata, fokuskan pikiran pada momen yang sedang kamu jalani.

Meditasi sangat cocok diterapkan untuk kamu yang bekerja di lingkungan penuh target dan tekanan. Dengan demikian, otak yang sudah penuh dengan informasi bisa kembali lega. Pikiran pun kembali tajam dan kamu bisa fokus bekerja kembali.

8. Memutar Murattal

Perbaiki suasana hati dengan memutar murattal Al Quran untuk membuat rileks dan menjaga fokus. Dengan mendengarkan murattal, batin menjadi lebih tenang dan pastinya mendatangkan pahala di bulan Ramadan.

Gunakan earphone agar tidak mengganggu teman kerja di sekitarmu. Sambil mengerjakan pekerjaan kantor, rasa stres dan kantuk pun bisa hilang.

9. Menyelesaikan Pekerjaan yang Mudah

Rasa kantuk yang tiba-tiba muncul pada pagi hari bisa jadi disebabkan karena beban kerja yang terlalu sulit. Otak ingin menghindari tekanan tersebut dan mengaktifkan mode istirahat dengan mengantuk.

Agar kamu tidak lelah saat pagi hari ketika bekerja, cobalah untuk memecah tugas-tugas besar dan sulit tersebut menjadi bagian-bagian kecil yang mudah diselesaikan.

Kerjakan tugas yang paling mudah dan membutuhkan waktu singkat, misalnya membuat daftar dokumen, mengecek data perusahaan, dan pekerjaan lainnya yang tidak membutuhkan fokus tinggi.

Setiap kamu berhasil menyelesaikan target kecil, otak akan melepaskan hormon rasa puas, sehingga kamu pun terus bersemangat untuk menyelesaikan tugas berikutnya.

Saat kamu mulai bergerak dan menyelesaikan suatu pekerjaan, secara tidak langsung kamu sudah mengajak tubuh keluar dari mode malas.

Kamu pun bisa menyelesaikan seluruh pekerjaan dengan baik karena otak terbiasa dalam mode kerja yang aktif serta produktif.

10. Memperbaiki Postur Tubuh Saat Duduk

Postur duduk yang tidak bagus, seperti terlalu membungkuk atau terus bersandar bisa mempengaruhi asupan oksigen.

Sebab, posisi tubuh yang keliru akan menekan paru-paru, sehingga asupan oksigen berkurang akibat paru-paru yang tidak dapat mengembang sempurna.

Tidak hanya itu, posisi tubuh yang santai bisa mengundang rasa kantuk karena sinyal istirahat dikirim ke otak. Untuk mengatasi kantuk yang tiba-tiba datang saat kamu sedang duduk, cobalah mengubah posisi.

Misalnya duduk dengan punggung yang tegak, membuka bahu dengan lebar, dan menapakkan kaki di lantai. Perubahan posisi tersebut memerlukan berbagai otot, sehingga tubuh akan terjaga. Duduk dengan posisi yang baik juga berpengaruh pada kelancaran aliran darah menuju otak.

Jika di tempatmu bekerja terdapat standing desk, sesekali bekerja sambil berdiri bisa kamu lakukan. Alternatif lainnya adalah dengan duduk di kursi yang ergonomis agar postur tubuh yang ideal dapat dipertahankan.

11. Gunakan Aromaterapi yang Menyegarkan

Aromaterapi yang menyegarkan seperti peppermint dan lemon ternyata bisa mengusir rasa kantuk. Teteskan aromaterapi di sekitar meja kerjamu, ditempatkan di dalam diffuser, atau langsung oleskan di pergelangan tangan.

Secara klinis, beberapa jenis aromaterapi tertentu bisa meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Saat kantuk muncul, hirup aromaterapi untuk mengaktifkan otak kembali, sehingga tubuh tetap terjaga.

Penutup

Setelah membaca artikel tentang cara mengatasi rasa ngantuk saat kerja di bulan puasa Ramadan, apakah ada yang bisa kamu terapkan?

Tantangan menahan rasa kantuk saat awal Ramadan mungkin akan berat jika dibandingkan dengan hari-hari berikutnya. Jangan khawatir jika saat ini kamu masih kesulitan dan belum berhasil mengatasinya.

Dapatkan tips-tips lain untuk memaksimalkan Ramadan di blog Mamikos. Selamat beribadah! 🕌📿

Referensi:


Halaman:

Advertisement