Cara Menghitung Biaya Listrik per Bulan Dilengkapi dengan Contoh Kasus
Belum tau cara menghiutng biaya listrik per bulan? Cari tahu di artikel ini agar kamu bisa tahu pemakaian apa saja yang bisa dikurangi supaya bisa menghemat.
Tips Hemat Listrik
Setelah tahu cara menghitung biaya listrik per bulan, maka bisa didapatkan beberapa cara untuk menghemat biaya listrik. Berikut ini tips berhemat dalam menggunakan listrik:
- Matikan alat elektronik yang bisa dimatikan dan tidak perlu menyala selama 24 jam. Contohnya: laptop, komputer, lampu, rice cooker, dll.
- Kurangilah durasi penggunaan untuk bisa meringankan biaya listrik setiap bulan.
- Cuci pakaian tidak perlu setiap hari sehingga bisa mengurangi beban biaya listrik harian. Mencucilah 2 kali seminggu atau bahkan seminggu sekali. Cucian ditumpuk dulu, baru dicuci pada saat weekend. Banyak atau tidaknya jumlah cucian, biaya per harinya akan sama. Jadi dengan melakukan penjadwalan, listrik pun bisa jadi hemat.
- Matikanlah lampu saat kamu tidak ada di ruangan.
- Matikanlah lampu saat kamu bepergian jauh dalam jangka waktu yang lama misalnya untuk mudik lebaran.
- Cabut charger HP saat sudah penuh.
- Beritahu pentingnya menghemat listrik kepada semua anggota keluarga agar setiap orang paham dan peduli.
- Buat signage atau tulisan di dekat alat elektronik atau colokan listrik dengan bunyi “Hematlah Listrik” atau “Cabut saat selesai digunakan” atau “Matikan lampu bila keluar ruangan”.
Demikianlah beberapa tips yang bisa berguna untuk menghemat listrik. Ingat, listrik adalah energi yang tak bisa didaur ulang maka wajib untuk berhemat!
Kesimpulan
Itulah ulasan cara menghitung biaya listrik per bulan serta contoh kasusnya. Mendapatkan energi listrik untuk keperluan sehari-hari memang mudah namun kita tetap harus berhemat.
Fakta bahwa sebagian besar listrik di Indonesia bersumber dari batu bara yang bisa habis suatu hari nanti maka berhemat adalah solusinya.
Semoga setelah tahu cara menghitung biaya listrik per bulan, pengeluaran per bulan keluargamu makin terkendali, ya!
FAQ
Cara menghitung tagihan listrik: daya alat (Watt) x lama pemakaian (jam), kemudian dibagi seribu untuk dijadikan satuan kWh listrik, lalu dikalikan dengan tarif listrik per kWh yang berlaku.
Listrik 1300 watt per bulan itu sekitar Rp699.892 per bulan.
Tagihan listrik dihitung dari total pemakaian listrik dalam jangka waktu tertentu.
Listrik 400 watt dengan asumsi pemakaian 2 jam sehari adalah Rp12.000 per bulan.
Rumus untuk menghitung daya listrik adalah P = V²/R.
Halaman:
