Cara Menghitung Bunga Majemuk beserta Contoh Soal Kelas 11

Dalam artikel kali ini Mamikos akan mengajak kalian untuk mengenal salah satu jenis bunga yang terdapat dalam proses investasi, yakni bunga majemuk.

22 Desember 2022 Bella Carla

Cara Menghitung Bunga Majemuk beserta Contoh Soal Kelas 11 – Pernahkah kamu mendengar istilah bunga majemuk?

Bunga majemuk memiliki perhitungan yang berbeda dengan bunga tunggal. Yuk ulik informasi lengkap terkait bunga majemuk, mulai dari cara menghitungnya hingga contoh soalnya di bawah ini.

Berikut Cara Menghitung Bunga Majemuk beserta Contoh Soalnya

Cara Menghitung Bunga Majemuk beserta Contoh Soalnya
unsplash.com/micheiledotcom

Di dalam pelajaran Ekonomi, tentu kamu pernah mendengar istilah bunga bukan?

Nah, dalam artikel kali ini Mamikos akan mengajak kalian untuk mengenal salah satu jenis bunga yang terdapat dalam proses investasi, yakni bunga majemuk.

Lantas, sebenarnya apa sih bunga majemuk? Pentingkah untuk menghitung bunga majemuk sendiri? Jika iya, berarti kamu tentunya harus mengetahui juga terkait rumus bunga majemuk bukan?

Nah, supaya semua pertanyaan terjawab, langsung aja yuk kita bahas cara menghitung dan menggunakan rumus bunga majemuk, contoh soal hingga penjelasan lengkapnya.

Apa itu Bunga Majemuk?

Sebelum mengetahui cara menghitung bunga majemuk, tentu kamu harus paham terlebih dahulu mengenai apa itu bunga majemuk.

Diketahui, bunga yang diberikan oleh pemberi pinjaman kepada peminjam terdiri dari dua jenis yakni bungga tunggal dan bunga majemuk.

Bunga tunggal besarnya akan selalu sama dari awal hingga akhir dikarenakan perhitungannya berdasarkan modal awal.

Sementara, bunga majemuk memiliki cara perhitungan yang berbeda. Untuk itu, cara menghitung bunga majemuk dan bunga tunggal juga memiliki perbedaan.

Bunga majemuk pada prinsipnya diberikan berdasarkan modal awal dan akumulasi dari bunga periode sebelumnya, sehingga besaran bunga setiap periodenya tidaklah sama.

Jadi singkatnya, bunga majemuk merupakan bunga yang dihitung berdasarkan pokok awal, yang juga mencakup semua bunga akumulasi dari deposito atau pinjaman periode sebelumnya.

Singkatnya, ketika kamu menabung di bank dengan suku bunga majemuk, maka penghitungan bunga yang akan kamu terima adalah modal awal tabunganmu ditambah dengan akumulasi bunga yang kamu dapatkan di setiap periodenya.

Ini artinya, pokok tabungan/investasi/pinjaman setiap bulan adalah hasil penjumlahan antara jumlah tabungan sebelumnya dan bunga.

Inilah yang melatarbelakangi mengapa sistem seperti ini disebut denegan bunga majemuk atau bunga berbunga.

Perhitungan seperti ini menunjukkan adanya pola eksponensial dan sudah lazim dilakukan di dunia investasi maupun perbankan.

Faktanya, konsep bunga majemuk tidak hanya berlaku di dunia perbankan atau investasi saja, melainkan juga bisa diterapkan dalam permasalahan lainnya.

Contohnya saja seperti menghitung pertumbuhan penduduk, produksi perusahaan, penurunan nilai jual mobil, dan peluruhan radioaktif.

Bagaimana Cara Menghitung Bunga Majemuk?

Untuk memudahkan perhitungan, besaran yang diperlukan untuk menghitung bunga majemuk disimbolkan dengan huruf tertentu.

Misalnya, besar pinjaman atau investasi awal disimbolkan dengan M, besar presentasi bunga majemuk sebagai p (dalam persen), dan besar pinjaman atau investasi di akhir periode sebagai w. Hubungan antara M, p, dan w, dirumuskan sebagai berikut.

rumus bunga majemuk
quipper.com

Ketika kamu berinvestasi atau menabung dengan sistem bunga majemuk, maka pembayarannya akan menggunakan pola periode tertentu seperti bulanan, 4 bulanan, tahunan, dan sebagainya.

Jika pembayaran bunga dilakukan setiap 4 bulan, maka perhitungan dalam satu tahun harus dibagi tiga.

Persamaan yang digunakan sama dengan persamaan yang telah disebutkan sebelumnya adalah sebagai berikut:

rumus bunga majemuk

quipper.com

Contoh Soal Bunga Majemuk

Agar kamu dapat lebih mudah memahami materi Bunga Majemuk, berikut ini adalah beberapa contoh soal bunga majemuk yang Mamikos rangkum dari berbagai sumber lengkap dengan pembahasannya.

Close