Advertisement
Source : Canva/@chrisboy2004

5 Cara Menghitung Harga Wajar Saham untuk Investasi dan Contohnya

Kalau kamu tidak mau merugi saat berinvesatsi melalui saham, maka harus menyimak artikel Mamikos kali ini.

18 September 2025 Lintang Filia

Studi Kasus Contoh Perhitungan Harga Wajar Saham

Agar gambaran perhitungan harga wajar saham lebih mudah dimengerti, Mamikos akan memberikan contoh berdasarkan studi kasus.

Disclaimer terlebih dahulu bahwa harga saham pada contoh perhitungan ini Mamikos ambil dari website Stockbit per Rabu, 17 September 2025. Sedangkan EPS dan PER didapat dari data terbaru Q2 masing-masing bursa yang bersumber dari IPOTNEWS indopremier.com.

Contoh Perhitungan Harga Wajar Saham BBCA

Mari kita ambil contoh saham Bank Central Asia (BBCA) dengan data terbaru kuartal II 2025:

  • EPS (Earnings Per Share): Rp237,84
  • PER (Price to Earnings Ratio): 35,21x
  • Laba bersih semester 1 2025: Rp29,02 triliun
  • BVPS (Book Value per Share): Rp2.145,17
  • Harga saham per 17 September 2025: Rp7.850

Menggunakan Metode PER

Rumus dasar:

Harga Wajar= EPS×PER Industri

Jika menggunakan rata-rata PER industri perbankan (12x – 18x), maka:

  • PER 12x → Rp237,84 × 12 = Rp2.854
  • PER 15x → Rp237,84 × 15 = Rp3.568
  • PER 18x → Rp237,84 × 18 = Rp4.281

Hasilnya: harga wajar BBCA dengan asumsi PER industri berada di kisaran Rp2.854 – Rp4.281.

Menggunakan Metode PBV (Price to Book Value)

Rumus dasar

Harga Wajar = PBV Industri × BVPS  

Misalnya, rata-rata PBV sektor perbankan ada di kisaran 2x – 3x. Maka:

  • PBV 2x → Rp2.145,17 × 2 = Rp4.290
  • PBV 3x → Rp2.145,17 × 3 = Rp6.435

Hasilnya: harga wajar BBCA dengan asumsi PBV sektor ada di rentang Rp4.290 – Rp6.435.

Kesimpulan

Jika dilihat dari dua pendekatan:

  • PER → Rp2.854 – Rp4.281
  • PBV → Rp4.290 – Rp6.435

Sedangkan harga pasar BBCA per 17 September 2025 ada di Rp7.850. Itu berarti harga BBCA saat ini lebih tinggi dibanding estimasi nilai wajarnya, sehingga bisa disebut diperdagangkan pada valuasi premium.

Artinya, potensi keuntungan jangka panjang menjadi lebih kecil, sementara risikonya justru lebih besar. Malah kalau harga saham suatu saat turun mendekati nilai wajarnya (misalnya ke Rp4.000–Rp6.000), justru investor bisa mengalami kerugian.

14 Aplikasi Trading Online Terpercaya di Indonesia yang Resmi Terdaftar di OJK

Contoh Perhitungan Harga Wajar Saham BBRI

Selain BBCA, mari kita coba menghitung harga wajar saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan data terbaru kuartal II 2025. Berikut datanya:

  • EPS (Earnings Per Share): Rp175,18
  • PER (Price to Earnings Ratio) BBRI saat ini: 21,18x
  • Harga saham per 17 September 2025: Rp4.140

Menggunakan Metode PER

Rumus perhitungan:

Harga Wajar = EPS×PER Industri

Dengan asumsi rata-rata PER sektor perbankan 12x – 18x:

  • PER 12x → Rp175,18 × 12 = Rp2.102
  • PER 15x → Rp175,18 × 15 = Rp2.627
  • PER 18x → Rp175,18 × 18 = Rp3.153

Harga wajar BBRI dengan pendekatan PER ada di kisaran Rp2.102 – Rp3.153 per lembar.

Selanjutnya kita bandingkan dengan harga saham BBRI per 17 September 2025 yang berada di Rp4.140, maka lebih tinggi dari estimasi harga wajarnya.

Kesimpulan

Berdasarkan perhitungan sederhana ini, saham BBRI diperdagangkan di atas nilai wajar. Artinya, jika investor membeli di harga sekarang, risikonya adalah harga bisa saja turun mendekati kisaran harga wajarnya (sekitar Rp2.100 – Rp3.100). Potensi keuntungan menjadi lebih terbatas, sementara potensi rugi justru lebih besar.

Margin of Safety sebagai Keamanan dalam Investasi

Selain belajar cara menghitung harga wajar saham, ada satu hal penting yang tidak boleh dilewatkan oleh investor, yaitu Margin of Safety (MoS).

Dalam analisis saham, hasil perhitungan harga wajar biasanya masih berupa estimasi. Tidak ada jaminan bahwa harga pasar akan selalu bergerak sesuai angka yang kita hitung. Untuk itulah banyak investor menggunakan prinsip Margin of Safety (MoS) sebagai bentuk pengaman.

Margin of Safety berarti membeli saham dengan harga yang lebih rendah dari nilai wajarnya. Tujuannya agar investor tetap memiliki ruang aman jika perhitungan meleset atau jika kondisi pasar berubah.

Contoh sederhana

  • Jika hasil analisis menunjukkan harga wajar suatu saham ada di kisaran Rp5.000,
  • Investor sebaiknya membeli saham tersebut di bawah harga tersebut, misalnya Rp4.000.

Melalui strategi ini investor bisa mengurangi atau menekan risiko kerugian ketika pasar bergejolak atau terjadi koreksi, sekaligus menjaga peluang keuntungan jangka panjang.

20 Saham yang Bagus untuk Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan

Penutup

Semoga pembahasan Mamikos mengenai pengertian, cara menghitung harga saham wajar dan contoh nyatanya tadi sudah cukup jelas, ya. 😉

Selanjutnya, kalau kamu ingin belajar lebih banyak tentang investasi seperti reksadana, emas, atau keuangan lainnya, jangan lupa mampir ke blog Mamikos.

Referensi:


Halaman:

Advertisement