Advertisement
Source : unsplash.com/MathieuStern

Rahasia! 7 Cara Orang Kaya Memutar Uang yang bisa Kamu Tiru, Siap-siap jadi Sultan!

Tahukah kamu bahwa menabung tidak membuat uang kita bertambah berkali kali lipat? Itulah sebabnya banyak orang kaya yang berusaha keras untuk memutar uang demi mencapai kekayaan.

2 September 2025 Bella Carla

3. Diversifikasi Portofolio dan Lokasi Aset

Orang kaya sangat memahami bahwa kekayaan mereka tidak boleh hanya fokus di satu jenis aset atau satu lokasi geografis.

Mereka menerapkan diversifikasi bukan hanya sebagai perlindungan, namun juga sebagai strategi untuk mengoptimalkan return dalam berbagai kondisi ekonomi.

Diversifikasi modern yang diterapkan orang kaya meliputi berbagai kelas aset, mulai dari saham blue chip, real estate di berbagai negara, cryptocurrency pilihan, obligasi pemerintah dan korporasi private equity, hingga aset alternatif seperti seni, barang koleksi, dan bahkan tanah pertanian.

Kamu bisa mengikut jejak mereka dengan membangun portofolio yang mencakup reksa dana saham, obligasi, emas, dan mungkin sedikit cryptocurrency.

Dengan perkembangan fintech, platform investasi global juga memungkinkan kamu untuk berinvestasi di pasar luar negeri dengan modal yang relatif terjangkau.

Tabel KUR Angsuran BRI Bulan Maret 2025 dan Cara Mengajukan agar Diterima

4. Membangun Multiple Streams of Income

Salah satu prinsip fundamental yang membedakan orang kaya dari kebanyakan orang adalah komitmen mereka untuk membangun berbagai sumber penghasilan.

Faktanya, orang kaya tidak hanya mengandalkan satu bisnis atau gaji saja. Mereka juga secara sistematis membangun berbagai sumber pendapatan, seperti obligasi, dividen saham, penghasilan sewa properti, hingga penghasilan dari staking cryptocurrency dan yield farming.

Keuntungan dari memiliki beragam sumber pendapatan tidak hanya tentang jumlah total yang lebih besar, namun juga keamanan finansial yang lebih baik. Jika satu sumber mengalami penurunan, sumber lain dapat mengkompensasinya.

Kamu bisa mengikuti jejak orang kaya ini dengan mulai dengan membangun satu sumber penghasilan pasif sederhana, seperti blog atau channel YouTube yang dimonetisasi, hingga investasi dividen kecil-kecilan.

Setelah satu sumber stabil, kamu bisa menambahkan sumber berikutnya, dan terus berlanjut. Ingat, konsistensi dalam jangka panjang adalah kuncinya, ya.

Perlu diingat kembali bahwa membangun berbagai sumber penghasilan bukan proses instan, tetapi investasi waktu dan tenaga yang sangat berharga.

5. Memiliki atau Membangun Bisnis Sendiri

Statistik menunjukkan bahwa sebagian besar miliarder di dunia adalah self-made, artinya mereka membangun kekayaan mereka melalui bisnis, bukan warisan.

Memiliki bisnis sendiri tentu dapat memberikan kontrol finansial yang tidak bisa didapatkan dengan hanya menjadi karyawan, baik itu berskala kecil maupun besar.

Dengan memiliki bisnis, orang kaya memungkinkan mereka untuk bisa mengontrol arus kas, mengatur kompensasi, memanfaatkan penghematan pajak legal, dan membangun ekuitas yang bisa dijual di masa depan.

Bisnis juga bisa menjadi kendaraan yang memungkinkan mereka membeli aset melalui perusahaan, bukan secara pribadi, yang sering kali memberikan keuntungan pajak dan perlindungan aset yang lebih baik.

Jika ingin mengikuti jejak orang kaya, kamu tidak perlu langsung membangun perusahaan besar. Kamu bisa memulai dengan bisnis sampingan, atau bisnis online dengan modal minimal.

Situs e-commerce, jasa konsultasi, atau bisnis berbasis konten bisa menjadi pilihan yang kamu pertimbangkan.

Contoh Akuntansi Anggaran dan Cara Membuatnya Lengkap dengan Tujuan Serta Pengertiannya

6. Menggunakan Holding Company dan Optimasi Pajak

Salah satu strategi finansial terpenting yang digunakan orang kaya adalah penggunaan struktur perusahaan dan strategi pajak legal untuk memaksimalkan kekayaan mereka.

Nah, ini bukan tentang penghindaran pajak yang ilegal, namun perencanaan pajak yang cerdas dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Sering kali orang kaya menggunakan struktur holding company atau family office untuk mengelola investasi dan bisnis mereka.

Dengan struktur seperti ini, mereka bisa memanfaatkan berbagai insentif pajak, seperti reinvestasi keuntungan, kredit pajak untuk investasi tertentu, dan pengurangan untuk pengeluaran bisnis.

Jika ingin mengikuti jejak mereka, kamu bisa mulai dengan berkonsultasi dengan akuntan pajak untuk memahami struktur bisnis yang paling menguntungkan untuk situasimu.

Atau, kamu bisa memanfaatkan program pensiun yang ditawarkan di Indonesia seperti DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan) yang memberikan insentif pajak.

Optimasi pajak sendiri merupakan langkah penting dalam memaksimalkan kekayaan, namun strategi ini harus diimbangi dengan perspektif jangka panjang dan keberanian untuk mengambil peluang di saat yang tepat, seperti yang akan kita bahas selanjutnya.

Halaman:

Advertisement