Advertisement
Source : Canva/@oduaimages

3 Cerita Dongeng Anak Islami tentang Akhlak Kejujuran hingga Sholat Penuh Pesan Moral

Masih mencari cerita dongeng anak islami yang mengajarkan nilai-nilai keutamaan dan penuh dengan pesan moral? Yuk, temukan contohnya dalam artikel berikut!

2 September 2025 Zuly Kristanto

Karena kalah jumlah dan tidak memiliki senjata, kafilah yang membersamai Abdul Qadir Jilani hanya bisa pasrah dengan nasib yang akan diterimanya.

Perampok itu lalu menanyai orang-orang yang satu rombongan dengan Abdul Qadir Jilani. Tujuannya adalah ingin mengetahui apa yang dibawa para pengelana.

Semua yang ditanyai perampok mengatakan jawaban yang sama. Semua yang ditanyai mengatakan bahwa tidak membawa harta.

Namun saat perampok itu bertanya kepada Abdul Qadir Jilani yang memberikan jawaban berbeda dan membuat perampok ternganga.

“Apakah kamu memiliki barang berharga?” tanya pimpinan perampok memastikan.

“Tentu, aku memiliki barang yang berharga,” jawab Abdul Qadir Jilani tanpa sedikitpun rasa takut.

Ketua perampok lantas meminta anak buahnya mencari barang berharga milik Abdul Qadir Jilani. Tetapi, sayangnya sang anak buah tidak berhasil menemukannya.

“Di manakah kamu sembunyikan barang berhargamu? Atau jangan-jangan kamu sedang berdusta?” tanya pemimpin perampok.

“Tidak. Aku tidak berdusta. Aku memang membawa barang berharga. Carilah dengan teliti niscaya kamu akan menemukannya!”

Pimpinan perampok itu lalu membantu anak buahnya mencari barang berharga yang dimaksud oleh Abdul Qadir Jilani.

Akhirnya barang berharga milik Abdul Qadir Jilani berhasil ditemukan. Bentuknya berupa koin emas yang dijahit sedemikian rupa.

“Lantas untuk apakah ini?”

“Sebenarnya aku ingin menuntut ilmu di Baghdad. Ibuku memberikan uang ini sebagai bekalku untuk menuntut ilmu!”

Jawaban dari Abdul Qadir Jailani ini memberikan dampak yang ajaib. Sang perampok menjadi sadar bahwa yang dilakukannya selama ini adalah salah.

Ia lalu meminta maaf dan bertobat. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatan buruknya lagi. Para perampok ini sekarang menjadi kelompok yang menjadi penjaga keamanan bagi mereka yang hendak menuju Baghdad.

15 Contoh Cerita Imajinasi Singkat Bahasa Indonesia dan Cara Membuatnya

2. Ali dan Penjual Mainan Misterius

Siang saat hendak akan main ke rumah Aldo, di tengah perjalanan Ali mendengar suara adzan dari Masjid Nurul Iman.

Ali selalu ingat pesan dari ibunya bahwa sholat itu adalah suatu kewajiban yang harus disegerakan dan tidak boleh sampai ditinggalkan.

Saat itu Ali juga ingat pesan ibunya tentang pentingnya shalat berjamaah. Teringat akan pesan ibunya ini membuat Ali ingin segera menemukan masjid yang barusan mengumandang adzan.

Tidak butuh lama bagi Ali untuk menemukannya. Tetapi, saat hendak menuju masjid dia melihat sosok penjual mainan yang misterius.

Sosoknya tinggi besar dan memakai masker. Mainan yang dijualnya bermacam-macam. Selain bagus, mainan yang dijual pedagang itu juga jauh lebih murah.

Ali tertarik ingin membeli mainan itu. Apalagi hari ini dia membawa uang yang cukup banyak dari hasil dia mengumpulkan uang sakunya sendiri.

Sesaat perhatian Ali teralihkan pada mainan yang dijual oleh lelaki bermasker itu. Ali semakin lupa dengan tujuannya yang hendak sholat ke masjid ketika lelaki itu ingin memberikan hadiah khusus kepada Ali.

“Kamu adalah pembeliku yang ke-25 hari ini. Kalau kamu mau ikut denganku. Aku akan memberimu hadiah ekstra. Bagaimana? Apakah kamu mau?” tanya lelaki itu.

Hampir saja Ali menyetujui permintaan lelaki itu. Namun, saat akan pergi bersama lelaki itu terdengarlah suara iqomat dari masjid Nurul Iman.

Ali segera teringat dengan tujuannya semula. Apalagi bersamaan dengan itu orang-orang mulai bergegas menuju masjid Nurul Iman.

“Wah, maaf Pak. Saya mau sholat dulu, takut terlambat. Saya tidak jadi mengambil hadiahnya,” ujar Ali.

Lelaki itu mencoba meyakinkan dan mengatakan bahwa Ali bisa sholat di rumahnya. Tetapi, keinginan Ali sudah bulat.

Setelah membayar mainan yang diinginkan, Ali langsung bergegas ke masjid. Beberapa saat kemudian Ali sudah selesai shalat dhuhur berjamaah di masjid.

Saat keluar dari masjid ada pemandangan yang membuat Ali terkejut. Ia melihat lelaki penjual mainan itu diamankan polisi.

15 Contoh Cerpen Kehidupan Sehari-hari di Rumah Seorang Pelajar yang Menarik

Berdasarkan keterangan orang-orang yang menyaksikan penangkapan itu mengatakan kalau lelaki penjual mainan itu ditangkap karena terlibat penculikan anak.

Seketika Ali lemas dan mengucap rasa syukur yang tidak terkira kepada Allah Swt. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana nasibnya apabila mengikuti permintaan lelaki itu tadi.

Ali merasa sangat bersyukur bahwa Allah Swt telah melindunginya berkat keteguhan Ali menjalankan pesan dari ibunya.

Halaman:

Advertisement