5 Ciri-Ciri Pinjol Ilegal dan Resikonya, Benarkah Uang Pinjaman Tidak Usah Dibayar?
Bagi kamu yang ingin mengetahui bagaimana ciri-ciri pinjol ilegal, dalam artikel ini Mamikos akan berikan beberapa tandanya. Baca, yuk!
2. Identitas Layanan Pinjol yang Tidak Jelas
Selain mengecek legalitasnya melalui OJK, kamu juga harus mewaspadai layanan pinjol yang tidak memberikan informasi terkait identitas perusahaannya secara jelas.
Pinjol legal umumnya akan memberikan informasi sedetail mungkin terkait layanan mereka mulai dari nama perusahaan yang menyediakan kredit, alamat, kontak, dan platform digital resmi mereka.
Informasi identitas yang jelas tentunya akan memudahkan kamu sebagai peminjam dalam mengajukan keluhan atau hal-hal yang berkaitan dengan pinjamanmu.Â
Jika menemukan layanan pinjol yang identitasnya tidak jelas, berubah-ubah, atau tidak profesional. Maka, sebaiknya kamu hindari.
3. Tawaran Pinjaman Mencurigakan dan Besaran Bunga Tidak Transparan
Kamu mungkin pernah mendapatkan spam telepon, chat, atau SMS yang menawarkan pinjamanan online. Penawaran pinjol menggunakan metode tidak etis tersebut patut untuk dicurigai, apalagi jika bersifat memaksa. Pinjol legal tentunya memiliki SOP atau prosedur yang pasti dan lebih beretika.
Kemudian, besaran bunga, denda, atau biaya lainnya terkait pinjaman juga harus ditentukan dengan transparan. Pinjol ilegal biasanya tidak memberikan gambaran atau perhitungan yang transparan terkait bunga dan biaya.Â
Informasi terkait bunga atau biaya juga biasanya tidak diberikan secara jelas kepada peminjam. Dalam beberapa kasus, terkadang terdapat biaya-biaya tambahan atau tersembunyi yang diberikan tanpa pemberitahuan kepada peminjam terlebih dahulu.
Hal tersebut tentunya sangat merugikan peminjam karena jumlah kredit yang harus dibayarkan naik secara signifikan tanpa pemberitahuan.
4. Prosedur Pemberian Pinjaman dalam Nominal yang Besar Sangatlah Mudah
Pinjol memang digandrungi karena kecepatan dan kemudahannya dalam mengajukan pinjaman. Namun, biasanya hal tersebut hanya berlaku dalam batas atau limit jumlah pinjaman yang wajar.Â
Setiap pinjol tentunya memiliki limit yang berbeda satu sama lain. Namun, pinjol ilegal biasanya dapat memberikan limit pinjaman dalam nominal yang sangat besar dalam waktu tenor yang cukup panjang. Biasanya, ini tidak dilakukan oleh pinjol legal.
Jika dilihat secara sekilas, penawaran tersebut mungkin menggiurkan dan dapat memudahkan peminjam dalam membayar cicilan karena semakin panjang durasinya maka semakin kecil pula nominal yang harus dibayarkan setiap bulannya.
Namun, hal tersebut dapat menjadi sebuah masalah yang menjerat pengguna karena dapat menimbulkan risiko keuangan jangka panjang. Limit pinjaman dengan jumlah yang besar yang dibayarkan dalam waktu tento yang panjang biasanya memiliki bunga yang tinggi sehingga sulit untuk diselesaikan.
5. Meminta Akses Data Pribadi Secara Berlebihan
Ketika mendownload dan menjalankan aplikasi pinjol, biasanya aplikasi akan meminta akses kepada hal dasar seperti kamera, lokasi, atau mikrofon.Â
Jika, pinjol meminta akses data pribadi secara berlebihan seperti akses ke galeri atau kontak, maka kamu dapat mencurigai pinjol tersebut.
Biasanya, pinjol-pinjol ilegal yang meminta akses kepada data pribadimu secara berlebihan dapat menggunakannya sebagai alat untuk melakukan hal-hal tidak bertanggung jawab yang dapat merugikanmu, seperti intimidasi penagihan yang tidak manusiawi.
Halaman:

