7 Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah dan Manfaatnya Bagi Pembaca

7 Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah dan Manfaatnya Bagi Pembaca – Dalam dunia pendidikan, karya tulis ilmiah sudah seperti menjadi sebuah tulisan yang biasa ditemui dan ditulis, terutama setelah adanya penelitian. Bahkan, pada tingkat Perguruan Tinggi juga tugas yang diberikan tidak jauh dari pembuatan karya tulis ilmiah itu sendiri. Penulisan karya tulis ilmiah ini sendiri juga tidak dapat dilakukan secara sembarangan dan penulis perlu untuk mengetahui apa saja struktur yang membentuknya. Selain itu, ciri-ciri karya tulis ilmiah juga cukup khas yang membuat kamu lebih mudah untuk membedakan mana yang dinamakan dengan karya tulis ilmiah.

Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah

unsplash.com/@dandimmock

Pembahasan pertama yang akan diberikan yaitu berkaitan dengan apa saja ciri-ciri karya tulis ilmiah yang membedakannya dengan jenis tulisan lain. Ciri-ciri ini sendiri nantinya akan mempermudah pula dalam proses kamu membuat tulisan satu ini. Mengingat di dalamnya juga mengandung begitu banyak karakteristik yang membentuk tulisan untuk bisa menjadi sebuah karya ilmiah. Selain itu, karakteristik atau ciri-ciri ini bisa membantu kamu untuk proses penulisan yang lebih sistematis.

Berikut ini merupakan karakteristik atau ciri-ciri karya tulis ilmiah yang perlu untuk diketahui, diantaranya:

  1. Tulisan harus menggunakan teori sebagai acuan dan juga landasan berpikir untuk membahas topik permasalahan yang diangkat.
  2. Penulisan dilakukan dalam gaya yang lugas dan berdasarkan fakta tanpa dibuat untuk menimbulkan interpretasi lain dari pembaca.
  3. Penulisan dilakukan dengan pembahasan yang logis dan rasional serta sistematis sehingga mudah untuk dibaca dan dipahami.
  4. Menggunakan tulisan dengan cara yang efisien dan sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar atau EYD. 
  5. Penulisan dibuat dengan padat dan ringkas tanpa harus bertele-tele. Penulis sebaiknya juga menghindari untuk memasukkan opini yang tidak relevan dengan topik pembahasan yang diangkat.
  6. Penulisan didasarkan pada fakta dan data ilmiah yang benar tanpa ditambahi atau dikurangi. Dalam kata lain, penulisan sesuai dengan yang ada dan kebenarannya bisa dibuktikan dengan data yang valid.
  7. Penulisan dilakukan secara sistematis dan tidak menggunakan pembahasan yang maju mundur sehingga membuat pembaca menjadi bingung untuk memahami.

Struktur Karya Tulis Ilmiah

Selain mengetahui apa saja ciri-ciri karya tulis ilmiah, kamu juga perlu untuk memahami struktur penulisan yang digunakan. Memahami struktur ini nantinya dapat membantu kamu untuk bisa membuat karya tulis ilmiah yang sistematis dan jelas. Secara umum, struktur dari karya tulis ilmiah ini terbagi menjadi tiga bagian. Struktur tersebut diantaranya yaitu pendahuluan, isi atau pembahasan, dan kesimpulan seperti yang akan dijelaskan di bawah ini.

1. Pendahuluan

Pada bagian pertama yang merupakan pendahuluan memegang peranan penting dalam pembuatan karya tulis ilmiah. Di dalamnya memuat dasar-dasar dari permasalahan yang diangkat, penelitian yang dijalankan, serta penyelesaiannya. Dalam kata lain, pendahuluan ini menjadi pengantar dari seluruh isi dari karya tulis ilmiah yang kamu buat. Maka dari itu, tanpa adanya pendahuluan ini bisa membuat pembaca menjadi bingung untuk mulai memahaminya.

2. Isi atau Pembahasan

Bagian kedua yaitu tentu saja isi atau pembahasan dari masalah yang diangkat serta penelitian yang dijalankan. Pada bagian isi, penulis memaparkan dengan jelas dan sistematis seperti apa pembahasan masalah tersebut dilakukan. Selain itu, penulis biasanya juga akan menyajikan data yang terbilang relevan dengan masalah yang diangkat tersebut. Bagian ini bisa ditulis dalam satu bab maupun lebih, disesuaikan dengan tingkat kerumitan dari masalah tersebut.

3. Kesimpulan

Bagian terakhir yaitu kesimpulan yang menyajikan hasil analisis yang didapatkan dari bagian sebelumnya yaitu isi atau pembahasan. Penjelasan yang diberikan juga terbilang cukup singkat dan padat serta jelas untuk dipahami pembacanya. Dalam kata lain, bagian ini digunakan untuk menjelaskan kembali isi yang telah disampaikan untuk memperkuat pembahasan yang diberikan. Biasanya penulisan dari kesimpulan hanya membutuhkan sebanyak satu bab saja.

Jenis Karya Tulis Ilmiah

Setelah kamu memahami apa saja yang termasuk ke dalam ciri-ciri karya tulis ilmiah, kamu juga perlu untuk mengetahui jenisnya. Karya tulis ilmiah sendiri memiliki beberapa jenis yang perlu untuk diketahui oleh para penulis. Hal ini dikarenakan setiap jenisnya memiliki tujuan dan kaidah penulisannya masing-masing. Beberapa jenis yang diketahui secara umum akan dijelaskan seperti di bawah ini.

1. Makalah

Jenis pertama yaitu terdapat makalah yang mungkin sudah lebih familiar untuk kamu buat selama berada di bangku sekolah. Isi dari makalah ini yaitu karya tulis ilmiah yang membahas sebuah permasalahan tertentu. Pembahasan ini akan didukung dengan adanya bukti yang sifatnya logis dan empiris. Makalah ini banyak digunakan untuk membantu melakukan presentasi di kelas maupun kegiatan seminar.

2. Skripsi

Jenis karya tulis ilmiah kali ini akan kamu temui ketika akan menyelesaikan studi di universitas sebagai syarat untuk kelulusan. Penyusunan skripsi ini tentu saja memuat kaidah serta ciri-ciri karya tulis ilmiah yang ada. Penulisannya juga dilakukan berdasarkan data yang empiris dan logis. Skripsi ini sendiri hanya akan kamu temui pada saat mengejar gelar diploma atau sarjana S1. 

3. Jurnal Ilmiah

Kali ini terdapat jenis dalam bentuk jurnal ilmiah yang merupakan hasil publikasi yang berisi artikel ilmiah dari hasil penelitian yang dilakukan. Biasanya di dalamnya juga memuat data yang akurat untuk mendukung penelitian itu tadi. Jurnal ilmiah ini sendiri akan diterbitkan oleh institusi pendidikan maupun juga penerbit khusus dalam bidang ini. Biasanya dosen yang merupakan pihak dengan kewajiban untuk menulisnya sebagai bentuk dari menjalankan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi.

4. Kertas Kerja

Jenis yang keempat yaitu terdapat work paper atau kertas kerja yang biasa dibuat untuk keperluan tertentu. Misalnya untuk mengisi seminar dan dipresentasikan kepada audiens maupun juga untuk dijelaskan di kelas. Penulisan kertas kerja ini memuat juga ciri-ciri karya tulis ilmiah yang ada di dalamnya. Selain itu, pembahasan yang dilakukan di dalamnya juga bisa dibilang dilakukan dengan cukup mendalam.

Tujuan Pembuatan Karya Tulis Ilmiah

Tentu saja selain adanya ciri-ciri karya tulis ilmiah, penulisan ini juga memiliki tujuan tertentu. Berikut ini merupakan tujuan yang dimiliki dalam penulisan karya tulis ilmiah diantaranya:

  1. Menjadi media yang digunakan untuk berlatih dalam menyampaikan hasil penelitian atau ide dengan baik dan sistematis.
  2. Isi dari karya tulis ilmiah diharapkan mampu untuk menjadi media dalam penyaluran pendidikan dan juga pengetahuan kepada masyarakat. Karya tulis ini juga bisa menjadi pemantik akan adanya transformasi pendidikan di dalam sekolah maupun lingkungan masyarakat.
  3. Melatih mahasiswa untuk tidak hanya mengkonsumsi pengetahuan tanpa mengolahnya dan hanya menerimanya secara mentah. Melainkan karya tulis ilmiah menjadi cara untuk membuat mahasiswa mampu memproduksi ilmu pengetahuan baru yang memberikan kontribusi kepada dunia pendidikan dan sains.
  4. Menjadi barang bukti akan kemampuan serta potensi yang dimiliki oleh siswa atau masyarakat. Hal ini dilakukan dengan cara bagaimana pembahasan atas topik masalah yang ada dilakukan dengan cara yang sistematis dan menyeluruh.
  5. Melatih keterampilan yang dimiliki oleh penulis untuk bisa menjalankan penelitian dengan baik dan lancar.

Manfaat Dibuatnya Karya Tulis Ilmiah

Adanya ciri-ciri karya tulis ilmiah ini sendiri tentu saja bukan tanpa maksud dan tujuan yang jelas. Selain itu, tentu sudah banyak yang mengatakan bahwa karya tulis ilmiah sendiri membawa begitu banyak manfaat untuk ilmu pengetahuan. Namun, apa saja sebenarnya manfaat yang diberikan terhadap aspek kehidupan ini? Lalu, dalam bidang apa saja manfaat ini ada dan hadir untuk penulis serta ilmu pengetahuan?

Berikut ini merupakan manfaat yang diberikan berkat adanya karya tulis ilmiah, diantaranya:

  1. Menjadi media untuk berlatih dalam menuliskan hasil bacaan yang dilakukan dari berbagai sumber terpercaya dan terbukti validitasnya.
  2. Menjadi kesempatan bagi penulis untuk bisa menyatukan hasil bacaan tersebut dengan gagasan yang dirinya miliki.
  3. Menjadi media untuk penulis dalam mengembangkan dan menuangkan pemikiran yang dimilikinya.
  4. Membuat penulis menjadi lebih akrab dengan kegiatan yang sifatnya mengacu ke perpustakaan, seperti mencari referensi buku yang dibutuhkan.
  5. Meningkatkan kemampuan dalam mengolah dan menyajikan data serta fakta dalam tulisan yang sistematis dan mudah untuk dipahami.
  6. Menjadi bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan dengan menjadikan karya tulis ilmiah sebagai acuan untuk perencanaan penelitian yang lebih lanjut.
  7. Membantu untuk menyebarkan pengetahuan kepada masyarakat dan berperan dalam pengembangannya.

Di atas tadi sudah disebutkan apa saja karakteristik maupun ciri-ciri karya tulis ilmiah yang bisa kamu temukan ketika membacanya. Selain itu, kamu juga sudah mengetahui apa saja tujuan dan juga manfaat yang diberikan bagi penulis serta ilmu pengetahuan itu sendiri. Kamu juga bisa mulai untuk membuat karya tulis ilmiah sesuai dengan struktur yang telah dijelaskan di atas agar lebih sistematis. Untuk informasi dan tips terkait penulisan yang lainnya, kamu juga bisa mencarinya hanya di blog Mamikos.


Klik dan dapatkan info kost di dekat mu:

Kost Jogja Harga Murah

Kost Jakarta Harga Murah

Kost Bandung Harga Murah

Kost Denpasar Bali Harga Murah

Kost Surabaya Harga Murah

Kost Semarang Harga Murah

Kost Malang Harga Murah

Kost Solo Harga Murah

Kost Bekasi Harga Murah

Kost Medan Harga Murah