Advertisement
Source : Canva/@mkarco

13 Contoh Asam Nukleat beserta Struktur, Fungsi, Ciri-ciri, dan Penjelasannya

Yuk, kenali berbagai contoh asam nukleat yang ada di dalam tubuh kita bersama Mamikos!

26 Maret 2024 Lintang Filia

4. Mempunyai Muatan Negatif

Gugus fosfat dalam nukleotida menyebabkan asam nukleat memiliki muatan negatif.

5. Terbagi menjadi DNA dan RNA

Ada dua jenis utama asam nukleat, yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat).

Fungsi Diafragma dalam Proses Pernapasan beserta Gambar dan Cara Kerjanya Lengkap

6. Spesifikitas Pasangan Basa

Dalam DNA, adenin selalu berpasangan dengan timin, dan guanin selalu berpasangan dengan sitosin. Dalam RNA, urasil menggantikan timin.

7. Mengandung Informasi Genetik

Asam nukleat menyimpan informasi genetik yang memengaruhi karakteristik dan fungsi organisme.

Struktur Asam Nukleat

Struktur DNA

contoh asam nukleat - struktur DNA
iStockphoto/@Rujirat Boonyong

Struktur DNA adalah polimer berbentuk heliks ganda yang terdiri dari dua untai panjang nukleotida yang saling berpilin.

Struktur DNA ini ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick pada tahun 1953, dan modelnya dikenal sebagai model double helix (heliks ganda).

Berikut adalah komponen-komponen utama dari struktur DNA:

1. Nukleotida

Merupakan unit pembangun dari DNA. Setiap nukleotida terdiri dari tiga komponen: gula deoksiribosa, gugus fosfat, dan satu dari empat basa nitrogen: adenin (A), sitosin (C), guanin (G), atau timin (T).

2. Gugus Fosfat

Gugus ini terhubung ke gula deoksiribosa dan memberikan muatan negatif pada molekul DNA.

3. Gula Deoksiribosa

Gula ini membentuk bagian “tangga” dalam struktur heliks ganda DNA. Gula-gula ini berinteraksi dengan basa nitrogen dan gugus fosfat.

4. Basa Nitrogen

Ada empat basa nitrogen yang terdiri dari adenin (A), sitosin (C), guanin (G), dan timin (T).

Pasangan basa dalam struktur DNA adalah adenin (A) berpasangan dengan timin (T), dan guanin (G) berpasangan dengan sitosin (C). Ikatan antara pasangan basa ini membentuk “tangga” dalam struktur heliks ganda DNA.

5. Struktur Heliks Ganda

Struktur ini terdiri dari dua untai polinukleotida yang saling berpilin secara spiral. Heliks ganda DNA memiliki struktur yang stabil karena adanya ikatan hidrogen antara pasangan basa yang saling berpasangan.

Struktur heliks ganda DNA memiliki berbagai fungsi penting dalam sel, termasuk menyimpan informasi genetik, mereplikasi diri selama pembelahan sel, dan mengatur ekspresi gen.

Struktur ini juga penting dalam proses seperti transkripsi dan translasi, yang melibatkan pembacaan informasi genetik dan pembentukan protein dalam sel.

Halaman:

Advertisement