13 Contoh Asam Nukleat beserta Struktur, Fungsi, Ciri-ciri, dan Penjelasannya
Yuk, kenali berbagai contoh asam nukleat yang ada di dalam tubuh kita bersama Mamikos!
4. Mempunyai Muatan Negatif
Gugus fosfat dalam nukleotida menyebabkan asam nukleat memiliki muatan negatif.
5. Terbagi menjadi DNA dan RNA
Ada dua jenis utama asam nukleat, yaitu DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat).
6. Spesifikitas Pasangan Basa
Dalam DNA, adenin selalu berpasangan dengan timin, dan guanin selalu berpasangan dengan sitosin. Dalam RNA, urasil menggantikan timin.
7. Mengandung Informasi Genetik
Asam nukleat menyimpan informasi genetik yang memengaruhi karakteristik dan fungsi organisme.
Struktur Asam Nukleat
Struktur DNA

Struktur DNA adalah polimer berbentuk heliks ganda yang terdiri dari dua untai panjang nukleotida yang saling berpilin.
Struktur DNA ini ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick pada tahun 1953, dan modelnya dikenal sebagai model double helix (heliks ganda).
Berikut adalah komponen-komponen utama dari struktur DNA:
1. Nukleotida
Merupakan unit pembangun dari DNA. Setiap nukleotida terdiri dari tiga komponen: gula deoksiribosa, gugus fosfat, dan satu dari empat basa nitrogen: adenin (A), sitosin (C), guanin (G), atau timin (T).
2. Gugus Fosfat
Gugus ini terhubung ke gula deoksiribosa dan memberikan muatan negatif pada molekul DNA.
3. Gula Deoksiribosa
Gula ini membentuk bagian “tangga” dalam struktur heliks ganda DNA. Gula-gula ini berinteraksi dengan basa nitrogen dan gugus fosfat.
4. Basa Nitrogen
Ada empat basa nitrogen yang terdiri dari adenin (A), sitosin (C), guanin (G), dan timin (T).
Pasangan basa dalam struktur DNA adalah adenin (A) berpasangan dengan timin (T), dan guanin (G) berpasangan dengan sitosin (C). Ikatan antara pasangan basa ini membentuk “tangga” dalam struktur heliks ganda DNA.
5. Struktur Heliks Ganda
Struktur ini terdiri dari dua untai polinukleotida yang saling berpilin secara spiral. Heliks ganda DNA memiliki struktur yang stabil karena adanya ikatan hidrogen antara pasangan basa yang saling berpasangan.
Struktur heliks ganda DNA memiliki berbagai fungsi penting dalam sel, termasuk menyimpan informasi genetik, mereplikasi diri selama pembelahan sel, dan mengatur ekspresi gen.
Struktur ini juga penting dalam proses seperti transkripsi dan translasi, yang melibatkan pembacaan informasi genetik dan pembentukan protein dalam sel.

