Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka beserta Tujuan dan Perbedaannya
Apakah kamu sedang mencari informasi tentang contoh asesmen formatif dan sumatif? Yuk, baca artikel ini sampai selesai, ya!
Contoh Asesmen Formatif dan Sumatif Kurikulum Merdeka beserta Tujuan dan Perbedaannya – Dalam dunia pendidikan, tidaklah asing dengan istilah asesmen.
Asesmen atau penilaian biasanya akan dilakukan oleh guru kepada siswa untuk mengevaluasi pemahaman dan pemecahan masalah siswa terhadap materi yang sudah diberikan.
Di dalam asesmen juga terdapat dua jenis, yaitu asesmen formatif dan sumatif. Apa saja contoh asesmen formatif dan sumatif itu? Yuk, simak penjelasan dari Mamikos di artikel ini, ya.
Pengertian Asesmen
Daftar Isi [hide]

Asesmen adalah proses pengumpulan informasi dan penilaian terhadap kemampuan, pengetahuan, keterampilan, sikap, dan karakteristik individu atau kelompok.
Sebenarnya, tujuan dari asesmen adalah untuk memahami tingkat pencapaian atau perkembangan seseorang dalam suatu bidang tertentu.
Nah, asesmen biasanya ditemukan atau digunakan juga dalam dunia pendidikan, lho. Asesmen tersebut dapat berupa berbagai metode seperti tes, tugas akhir, observasi, wawancara, dan sebagainya.
Tujuan Asesmen
Tujuan asesmen dapat berbeda tergantung pada konteks dimana asesmen dipergunakan.
Namun secara umum, asesmen bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kemampuan, kebutuhan, atau karakteristik individu atau kelompok.

Advertisement
Berikut penjelasan lebih rinci tentang tujuan asesmen:
1. Dipergunakan untuk Mengukur Pencapaian
Asesmen digunakan untuk mengevaluasi sejauh mana seseorang telah mencapai tujuan pembelajaran atau standar tertentu dalam suatu bidang.
2. Digunakan sebagai Bahan Identifikasi Kelebihan dan Kekurangan
Melalui asesmen pengajar dapat mengevaluasi dan mengidentifikasi area di mana seseorang memiliki kekurangan atau kelebihan.
Selain itu pengajar juga dapat mengetahui kekurangan seseorang tersebut, sehingga memudahkan untuk memetakan atau memberikan solusi yang terbaik.
3. Mengarahkan Pembelajaran
Hasil asesmen dapat memberikan panduan bagi pengajar untuk merancang pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan individu atau kelompok.
4. Dapat Menyediakan Umpan Balik
Asesmen juga dapat memberikan umpan balik yang berharga kepada individu tentang kemajuan mereka.
Hal lainnya adalah asesmen dipergunakan untuk membantu mereka posisi dan bagaimana mereka dapat meningkatkan kemampuannya.
5. Membantu dalam Pengambilan Keputusan
Tujuan lain dari asesmen adalah dapat digunakan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penempatan siswa, promosi, pemilihan karyawan, dan keputusan lainnya.