Advertisement
Source : freepik.com/brgfx

9 Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda Lengkap

Memahami contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda itu penting supaya tahu strukturnya dengan baik.

17 November 2025 Ikki Riskiana

7. Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda tentang Ikan, Kepiting dan Bangau

Sungai mulai mengering karena kemarau, ikan dan kepiting mulai kehausan dan ingin mencari tempat aman yang masih banyak airnya. Di seberang sana terdapat danau yang airnya masih penuh karena dekat sumber mata air. Itulah tujuan keduanya.

Bangau yang terbang mengitari langit melihat ikan dan kepiting kepayahan berjalan menuju danau. Ia lalu menghampiri keduanya “hai teman-teman, mau kemana kalian?” “Hai bangau, aku dan kepiting mencari danau untuk kami tinggali, bisakah kau membantu?” Bangau langsung setuju “tentu saja, aku bantu kau dulu ikan, mari aku jepit dengan paruhku karena aku tak punya tangan”. Ikan langsung bersedia. Tak lama kemudian bangau kembali menghampiri kepiting. “Hai, kepiting sekarang giliranmu ayo aku antar.” “Baik, tapi aku berpegangan sendiri, aku punya capit untuk melakukannya”. Bangau menolak “tidak, sebaiknya kau kujepit dengan paruh saja sama seperti ikan”

Kepiting tetap menolak dan langsung melompat ke arah leher bangau untuk menjepitkan capitnya. “Aku lebih suka berpegangan seperti ini saja bangau”. “Hai, kau bisa membunuhku karena aku tak bisa bernapas”. Kepiting justru semakin mencengkeram leher Bangau menggunakan capitnya. “Bagaimana dengan ikan temanku tadi? Kau juga memakannya dengan alasan mengantarkannya ke danau itu bukan?” “Ah, ampun Kepiting ampun, jangan capit aku”. Bangau akhirnya mati karena dicapit lehernya oleh kepiting karena telah menipu ikan.

Cerita di atas bagian orientasi adalah kondisi kemarau, kemudian pengenalan tokoh yaitu ikan dan kepiting. Bangau dimunculkan setelahnya. Kemudian lanjut pada bagian komplikasi.

Komplikasi atau pengenalan masalah pada contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda di atas adalah perseteruan antara kepiting dengan bangau. Bahwa sebelumnya bangau telah menipu ikan dan memakannya.

Resolusinya adalah kepiting yang kemudian mencapit bangau untuk memberikan pelajaran. Pada akhirnya bangau mati karena kehabisan napas. Ini adalah karma dari ulahnya menipu si ikan.

Pesan moral dari fabel di atas adalah, kejahatan akan dibalas kejahatan pula. Aksi menipu si bangau ternyata tercium oleh kepiting yang seolah tidak tahu.

Pada akhirnya kepiting membalas perbuatan buruk bangau agar tidak memangsa ikan lain lagi.

8. Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda tentang Burung Pipit dan Serigala

Seekor Burung Pipit bernama Pino tinggal di padang rumput yang luas bersama hewan-hewan lain. Pino dikenal baik hati dan suka menolong siapa pun yang kesusahan.

Pada suatu hari, ia melihat seekor Serigala bernama Raga terbaring lemas karena kakinya terperosok ke dalam tanah berlumpur. “Tolong aku… kakiku sakit,” keluh Raga. Sebagai hewan kecil, Pino sebenarnya takut, namun ia tetap membantu dengan mengambil air dan daun herbal untuk mengobati luka Raga.

Setelah Raga sembuh, bukannya berterima kasih, ia justru berniat memakan Pino. “Kau hewan kecil yang bodoh, sudah menolong tetapi tetap menjadi santapanku,” ucapnya sambil bersiap menerkam. Pino ketakutan, namun ia mencoba menenangkan diri. “Kalau kau memakanku, siapa lagi yang akan menolongmu jika terluka lagi?” kata Pino.

Raga tak peduli dan maju mendekat, namun tanah tempat ia berdiri kembali ambles sehingga ia jatuh ke lubang yang sama. Pino yang belum jauh langsung menolong lagi. Raga akhirnya menyesal dan berjanji tidak akan menyerang hewan kecil lagi.

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda di atas diawali pengenalan Pino dan Raga.

Komplikasi terjadi saat Raga ingin memakan Pino meski sudah ditolong.

Resolusi muncul ketika Raga jatuh kembali dan akhirnya ditolong Pino untuk kedua kalinya.

Koda atau pesan moralnya adalah kebaikan tidak boleh dibalas dengan kejahatan.

9. Contoh Cerita Fabel beserta Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda tentang Kupu-Kupu dan Semut Hitam

Di tepi hutan hiduplah seekor Kupu-kupu biru bernama Lira yang senang terbang ke mana saja. Ia bersahabat dengan Semut Hitam bernama Simo yang rajin mengumpulkan makanan.

Lira sering mengejek Simo yang selalu berjalan di tanah. “Kasihan sekali kau tidak bisa terbang, Simo,” kata Lira sambil tertawa. Meskipun sering diejek, Simo tetap sabar dan tetap menganggap Lira sebagai teman.

Suatu hari angin kencang berhembus. Lira terhempas dan tersangkut pada semak berduri. Sayapnya terjepit sehingga ia tidak bisa bergerak. “Tolong! Siapa pun!” teriak Lira panik. Simo yang sedang membawa makanan mendengar suara itu dan berlari menghampiri.

Melihat Lira kesakitan, Simo memanggil teman-temannya. Para semut bekerja sama menggigit ranting dan menarik duri yang menjepit sayap Lira hingga ia berhasil bebas. Lira menangis terharu dan merasa bersalah karena telah meremehkan Simo.

Contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda dimulai dari pengenalan tokoh Lira dan Simo.

Komplikasi terjadi ketika Lira meremehkan Simo lalu terjebak dalam semak berduri.

Resolusi terjadi saat Simo dan para semut menolong Lira.

Koda atau pesan moralnya adalah bahwa setiap makhluk memiliki kelebihan masing-masing dan tidak boleh meremehkan siapa pun.

Masih banyak contoh yang bisa dibuat berdasarkan struktur fabel. Kamu bisa mengembangkannya sendiri dengan terlebih dulu memilih karakter, tokoh dan tema cerita.

Kemudian, ikuti seperti contoh cerita fabel beserta orientasi, komplikasi, resolusi dan koda.

25 Cerita Fabel 1, 2, 3 Paragraf beserta Pesan Moralnya Lengkap

Halaman:

Advertisement